Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Pengelolaan Administrasi Transaksi UMKM Berbasis Document Flow Mapping: Studi Kasus Ud. Tani Makmur Kabupaten Rembang Putri Faroh Dina; Muhamad Nukha Murtadlo
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/8dq0vk57

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengelolaan administrasi transaksi pada usaha mikro dengan memanfaatkan pendekatan Document Flow Mapping sebagai alat diagnostik untuk menelaah alur dokumen secara sistematis. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan rancangan studi kasus pada UD. Tani Makmur, sebuah usaha penggilingan padi di Kabupaten Rembang yang mengelola empat jenis transaksi harian. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, observasi lapangan, serta telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan kerangka Business Process Management. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem administrasi masih dijalankan secara manual, berpusat pada pemilik usaha, serta belum memiliki klasifikasi dokumen yang terstruktur. Pemetaan alur dokumen mengungkap lima titik kritis utama, yaitu pencatatan yang belum standar, penyimpanan yang tidak terorganisasi, proses penelusuran dokumen yang tidak efisien, pemanfaatan data masih terbatas, serta ketergantungan tinggi pada individu. Temuan tersebut menegaskan bahwa permasalahan utama bukan terletak pada keterbatasan teknologi, melainkan pada struktur proses kerja yang belum tertata. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis berupa rumusan model konseptual pengelolaan administrasi berbasis struktur proses, serta kontribusi praktis dalam bentuk rekomendasi perbaikan yang aplikatif dan sesuai dengan karakteristik usaha mikro.
DINAMIKA REORIENTASI KARIER MAHASISWA PENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN DALAM KONTEKS TRANSFORMASI DUNIA KERJA Anggita Banowati; Muhamad Nukha Murtadlo
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol. 12 No. 1 (2026): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Lembaga Pengembangan Profesi Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v12i1.557

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengeksplorasi dinamika reorientasi karier pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Semarang angkatan 2022. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi, melibatkan lima partisipan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil analisis menunjukkan adanya tiga tema utama, yaitu: (1) reorientasi karier mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran, yang meliputi perubahan arah karier mahasiswa, pencarian kesesuaian diri dengan pilihan karier, serta pengaruh signifikan pengalaman PPL sebagai titik balik pilihan profesi; (2) pertimbangan antara minat pribadi dan realitas dunia kerja, yang ditandai oleh faktor finansial sebagai penentu keputusan, peran lingkungan sosial dan keluarga, serta dinamika ketidakpastian dan kecemasan karier pascakelulusan; dan (3) strategi adaptasi karier dan pemaknaan kerja, yang mencakup strategi adaptasi terhadap dunia kerja melalui pengembangan diri serta pemaknaan pekerjaan sebagai sarana aktualisasi diri. Dapat disimpulkan bahwa reorientasi karier mahasiswa merupakan proses dinamis yang dipengaruhi oleh interaksi antara faktor internal, faktor eksternal, dan pengalaman praktis dalam membentuk pilihan karier.
ANALISIS KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENUNJANG PENGELOLAAN KEARSIPAN Bernessawati Hilary Cahya Ningrum; Muhamad Nukha Murtadlo
Jurnal Serasi Vol 24, No 1 (2026): Jurnal Serasi Vol 24 No 1 April 2026
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/js.v24i1.4197

Abstract

Pengelolaan kearsipan yang efektif di perguruan tinggi menuntut kompetensi sumber daya manusia, kepatuhan regulatif, serta kesiapan infrastruktur agar proses penciptaan, penataan, penyimpanan, dan temu balik berjalan akuntabel. Penelitian ini menyoroti kondisi pada tingkat fakultas yang kerap luput dari kajian kelembagaan.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus intrinsik di Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Negeri Semarang. Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur terhadap tiga peran kunci pengelola arsip, dilengkapi telaah dokumen dan observasi terbatas. Analisis dilakukan secara tematik melalui pengodean terbuka, aksial, dan selektif dengan triangulasi sumber dan metode serta konfirmasi kepada informan. Kompetensi sumber daya manusia belum merata sehingga penerapan siklus arsip aktif, inaktif, dan statis belum konsisten. Digitalisasi melalui sistem internal telah membantu penciptaan dan temu balik arsip baru, namun pengelolaan fisik belum terpusat dan arsip lama sulit diakses. Kendala utama meliputi ketiadaan formasi arsiparis yang khusus, motivasi yang dipengaruhi latar pendidikan, serta keterbatasan sarana fisik seperti ruang simpan dan lemari berstandar. Kolaborasi antarsubunit mulai terbentuk dan praktik hibrida digital dan fisik berjalan, tetapi belum seragam.Temuan menegaskan hubungan erat antara kompetensi individu, kepatuhan terhadap standar, dan kesiapan infrastruktur. Rekomendasi meliputi rekrutmen arsiparis berlatar kearsipan, program pelatihan berjenjang dan terjadwal, standardisasi klasifikasi, penamaan berkas, retensi, serta konsolidasi ruang simpan terpusat yang terintegrasi dengan sistem digital agar efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas meningkat.
Ancaman Fraud di Balik Digitalisasi: Seberapa Siap UMKM dengan Pengendalian Internal dan Literasi Digital Iva Sofi Gunawati; Muhamad Nukha Murtadlo; Erni Harlina Isdiati
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 7 No. 6 (2026): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v7i6.12839

Abstract

The rapid development of digital technology has transformed the operational activities of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), while simultaneously increasing the risk of fraud. Therefore, effective internal control and adequate digital literacy are essential to mitigate fraud risks. This study aims to examine the influence of internal control and digital literacy on fraud prevention among MSMEs in Boyolali Regency, Indonesia. A quantitative research approach with a survey method was employed. Data were collected through questionnaires distributed to 100 MSME owners selected using purposive sampling. The data were analyzed using multiple linear regression with SPSS software. The results indicate that internal control has a positive and significant effect on fraud prevention, with a significance value of 0.003 (p < 0.05). Digital literacy also has a positive and significant effect on fraud prevention, with a significance value of 0.000 (p < 0.05). Simultaneously, internal control and digital literacy significantly influence fraud prevention, as indicated by an F-test significance value of 0.000, and explain 63.0% of the variance in fraud prevention (R² = 0.630). These findings suggest that strengthening internal control systems, supported by improved digital literacy, is an effective strategy for enhancing fraud prevention among MSMEs in the era of digital transformation.
Ancaman Fraud di Balik Digitalisasi: Seberapa Siap UMKM dengan Pengendalian Internal dan Literasi Digital Iva Sofi Gunawati; Muhamad Nukha Murtadlo; Erni Harlina Isdiati
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 7 No. 6 (2026): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v7i6.12839

Abstract

The rapid development of digital technology has transformed the operational activities of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), while simultaneously increasing the risk of fraud. Therefore, effective internal control and adequate digital literacy are essential to mitigate fraud risks. This study aims to examine the influence of internal control and digital literacy on fraud prevention among MSMEs in Boyolali Regency, Indonesia. A quantitative research approach with a survey method was employed. Data were collected through questionnaires distributed to 100 MSME owners selected using purposive sampling. The data were analyzed using multiple linear regression with SPSS software. The results indicate that internal control has a positive and significant effect on fraud prevention, with a significance value of 0.003 (p < 0.05). Digital literacy also has a positive and significant effect on fraud prevention, with a significance value of 0.000 (p < 0.05). Simultaneously, internal control and digital literacy significantly influence fraud prevention, as indicated by an F-test significance value of 0.000, and explain 63.0% of the variance in fraud prevention (R² = 0.630). These findings suggest that strengthening internal control systems, supported by improved digital literacy, is an effective strategy for enhancing fraud prevention among MSMEs in the era of digital transformation.
UMKM go digital: pemberdayaan umkm desa wisata wanurejo borobudur melalui digital promotion dan digital administration menuju ekonomi berkelanjutan Nina Oktarina; Dian Fithra Permana; Muhamad Nukha Murtadlo; Teguh Hardi Raharjo; Amanda Dewi Puspita; Muhammad Achdan Zakia
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39654

Abstract

AbstrakProgram pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Desa Wisata Wanurejo Borobudur melalui penguatan pemasaran dan administrasi usaha berbasis digital. Permasalahan mitra meliputi rendahnya literasi digital, keterbatasan promosi usaha secara daring, serta belum optimalnya pengelolaan administrasi dan pencatatan keuangan usaha. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, implementasi, dan evaluasi program. Materi pelatihan mencakup digital promotion melalui pemanfaatan media sosial bisnis dan pembuatan konten promosi, serta digital administration berupa pencatatan keuangan dan administrasi usaha berbasis teknologi digital. Evaluasi program dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test terhadap 30 peserta UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 41% meningkat menjadi 83% pada post-test. Peningkatan terjadi pada kemampuan penggunaan media sosial bisnis, pembuatan konten promosi digital, penggunaan aplikasi pembukuan digital, serta pemahaman administrasi usaha berbasis teknologi. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi digital, efektivitas pengelolaan usaha, dan kesiapan UMKM dalam menghadapi transformasi ekonomi digital. Dengan demikian, program UMKM Go Digital mampu menjadi strategi pemberdayaan masyarakat yang mendukung penguatan ekonomi lokal dan keberlanjutan desa wisata. Kata kunci: UMKM Go Digital; digital promotion; digital administration; desa wisata; pemberdayaan UMKM. Abstract This community service program aimed to improve the capacity of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Wanurejo Tourism Village, Borobudur, through strengthening digital-based marketing and business administration. The main problems faced by partners included low digital literacy, limited online business promotion skills, and suboptimal business administration and financial record management. The program was implemented using a participatory approach consisting of observation, needs assessment, training, mentoring, implementation, and evaluation stages. The training materials covered digital promotion through the use of business social media and promotional content creation, as well as digital administration through digital-based financial recording and business administration management. Program evaluation was conducted using pre-test and post-test methods involving 30 MSME participants. The results showed a significant increase in participants’ competencies, with the average pre-test score increasing from 41% to 83% in the post-test. Improvements were found in the use of business social media, digital promotional content creation, digital bookkeeping applications, and understanding of technology-based business administration. This program had a positive impact on improving digital literacy, business management effectiveness, and MSME readiness in facing digital economic transformation. Therefore, the UMKM Go Digital program can serve as a community empowerment strategy that supports local economic strengthening and the sustainability of tourism villages. Keywords: MSME Go Digital; digital promotion; digital administration; tourism village; MSME empowerment.