Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Sektor Unggulan Komparatif dan Kompetitif di Kabupaten Cilacap Teguh Hardi Raharjo; Ismiyati; Ahmad Jaenudin
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol 15 No 1 (2023): February
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v15i1.265

Abstract

Kabupaten Cilacap merupakan wilayah yang memberikan kontribusi terbesar kedua setelah Kota Semarang terhadap Pendapat Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Jawa Tengah. Namun, dalam kurun waktu 11 tahun terakhir, kon­tri­bu­si PDRB Kabupaten Cilacap tersebut cenderung mengalami penurunan. Kondisi tersebut disebabkan laju pertumbuhan PDRB Kabupaten Cilacap yang juga cenderung mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor per­ekonomian di Kabupaten Cilacap yang memiliki keunggulan secara komparatif dan kompetitif. Diharapkan dengan dike­ta­hui­nya sektor tersebut, Pemerintah Daerah setempat dapat memaksimalkan sektor unggulan tersebut dalam rencana pem­ba­ngunan ekonomi daerah, sehingga pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Cilacap dapat meningkat secara berkelanjutan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meng­gunakan analisa Location Quotient untuk mengetahui sektor yang unggul secara komparatif dan Shift Share untuk mengetahui sektor yang unggul secara kompetitif. Penelitian ini menggunakan jenis data sekunder berupa data PDRB Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Cilacap Tahun 2011 – 2021 yang dipublikasikan secara resmi di situs Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertambangan dan penggalian merupakan sektor yang memiliki keunggulan secara komparatif, sedangkan sektor yang memiliki keunggulan kompetitif adalah pengadaan listrik dan gas, informasi dan komunikasi, jasa perusahaan, serta jasa kesehatan dan kegiatan sosial.
Analisis Kondisi Keuangan PT. Andira Agro Tbk Periode 2022-2024 Menggunakan Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, dan Rasio Profitabilitas Destyan Wahyu Ningtyas; Teguh Hardi Raharjo
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kesehatan keuangan PT Andira Agro Tbk periode 2022–2024 menggunakan rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan time series. Data diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang dipublikasikan secara resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio likuiditas menurun signifikan pada tahun 2023 dan sedikit membaik pada tahun 2024, namun belum mencapai standar ideal. Rasio solvabilitas mengindikasikan peningkatan ketergantungan pada utang, meskipun kemampuan membayar bunga meningkat tajam pada tahun 2024. Rasio profitabilitas menunjukkan kinerja pada tahun 2023, lalu kembali menurun pada tahun 2024 meskipun masih lebih baik dibandingkan tahun 2022. Penelitian ini terbatas pada satu objek dan periode tiga tahun, namun memberikan nilai tambah melalui fokus pada sektor agribisnis dan situasi pascapandemi. Temuan ini dapat digunakan sebagai acuan bagi manajemen, investor, dan pihak terkait dalam masalah keuangan perusahaan.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Publik Terhadap Kepuasan Masyarakat di Kantor Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang Ismy Titis Septianingrum; Teguh Hardi Raharjo
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan public terhadap kepuasan masyarakat di Kantor Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif yang melibatkan populasi sebanyak 121 masyarakat yang datang berkunjung dan menerima pelayanan di Kantor Kecamatan Gajahmungkur. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis regresi linier sederhana yang menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000, koefisien regresi sebesar 0,476, serta nilai Adjusted R Square sebesar 0,714. Dengan kata lain, 71,4% variasi dalam kepuasan masyarakat dapat dijelaskan oleh variabel kualitas pelayanan publik, sedangkan sisanya sebesar 28,6% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar variabel penelitian ini. Penelitian ini memberikan rekomendasi kepada pihak pemberi layanan di kecamatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan lebih memperhatikan kebutuhan yang ada pada masyarakat sebagai pengguna layanan guna menciptakan kepuasan yang baik.
UMKM go digital: pemberdayaan umkm desa wisata wanurejo borobudur melalui digital promotion dan digital administration menuju ekonomi berkelanjutan Nina Oktarina; Dian Fithra Permana; Muhamad Nukha Murtadlo; Teguh Hardi Raharjo; Amanda Dewi Puspita; Muhammad Achdan Zakia
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39654

Abstract

AbstrakProgram pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Desa Wisata Wanurejo Borobudur melalui penguatan pemasaran dan administrasi usaha berbasis digital. Permasalahan mitra meliputi rendahnya literasi digital, keterbatasan promosi usaha secara daring, serta belum optimalnya pengelolaan administrasi dan pencatatan keuangan usaha. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, implementasi, dan evaluasi program. Materi pelatihan mencakup digital promotion melalui pemanfaatan media sosial bisnis dan pembuatan konten promosi, serta digital administration berupa pencatatan keuangan dan administrasi usaha berbasis teknologi digital. Evaluasi program dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test terhadap 30 peserta UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 41% meningkat menjadi 83% pada post-test. Peningkatan terjadi pada kemampuan penggunaan media sosial bisnis, pembuatan konten promosi digital, penggunaan aplikasi pembukuan digital, serta pemahaman administrasi usaha berbasis teknologi. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi digital, efektivitas pengelolaan usaha, dan kesiapan UMKM dalam menghadapi transformasi ekonomi digital. Dengan demikian, program UMKM Go Digital mampu menjadi strategi pemberdayaan masyarakat yang mendukung penguatan ekonomi lokal dan keberlanjutan desa wisata. Kata kunci: UMKM Go Digital; digital promotion; digital administration; desa wisata; pemberdayaan UMKM. Abstract This community service program aimed to improve the capacity of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Wanurejo Tourism Village, Borobudur, through strengthening digital-based marketing and business administration. The main problems faced by partners included low digital literacy, limited online business promotion skills, and suboptimal business administration and financial record management. The program was implemented using a participatory approach consisting of observation, needs assessment, training, mentoring, implementation, and evaluation stages. The training materials covered digital promotion through the use of business social media and promotional content creation, as well as digital administration through digital-based financial recording and business administration management. Program evaluation was conducted using pre-test and post-test methods involving 30 MSME participants. The results showed a significant increase in participants’ competencies, with the average pre-test score increasing from 41% to 83% in the post-test. Improvements were found in the use of business social media, digital promotional content creation, digital bookkeeping applications, and understanding of technology-based business administration. This program had a positive impact on improving digital literacy, business management effectiveness, and MSME readiness in facing digital economic transformation. Therefore, the UMKM Go Digital program can serve as a community empowerment strategy that supports local economic strengthening and the sustainability of tourism villages. Keywords: MSME Go Digital; digital promotion; digital administration; tourism village; MSME empowerment.
Model for Sustainability Improvement of Student Satisfaction Based on Service Quality: Testing the American Customer Satisfaction Model in Higher Education Teguh Hardi Raharjo; Ismiyati Ismiyati; Aan Ikhsananto
Dinamika Pendidikan Vol. 19 No. 1 (2024)
Publisher : Economics Education Department Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/dp.v19i1.7995

Abstract

This research aims to empirically investigate the antecedents and consequences of student satisfaction with programs provided by higher education institutions and identify service quality attributes that need to be improved. This research uses the American Customer Satisfaction Model (ACSM) as an analytical lens. The unit of analysis in this research concentrates on students who are studying at Semarang City Universities. Partial Least Squares (PLS) estimation is used to test measurement models, estimate the predictive power of theoretical models, and obtain the SSI score. Although student satisfaction is a complex concept, this model has proven to be an accurate estimator. The research results show that student satisfaction is entirely satisfactory, with an SSI score of 68.75. Through the Structural Measurement Method, it was found that perceived benefits and interactions in the process had the most significant influence on satisfaction. This research contributes to discussions about service quality by highlighting the role of perceived usefulness and aspects of the interaction process as factors shaping service quality. Apart from that, this research also reinforces the discussion regarding the relationship between student satisfaction and complaints by showing that this relationship is negative if managed by producing graduates loyal to the university.
Perceived Service Quality in Indonesian Higher Education: A Test of EDUQUAL Model Teguh Hardi Raharjo; Nina Oktarina; Dian Fithra Permana; Pingkan Anggia Kinaryosih
Dinamika Pendidikan Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : Economics Education Department Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/dp.v21i1.34467

Abstract

This study aims to evaluate educational service quality at a state university in Indonesia by applying the EDUQUAL model, a framework explicitly tailored for higher education. By integrating the Customer Satisfaction Index (CSI) and Importance-Performance Analysis (IPA), this research assesses overall student satisfaction and delineates specific improvement priorities. A quantitative descriptive approach was employed, surveying 337 undergraduate students. Data were gathered through a structured questionnaire covering five EDUQUAL dimensions: Learning Outcomes, Responsiveness, Physical Facilities, Personality Development, and Academic. Construct validity and reliability were rigorously confirmed via Confirmatory Factor Analysis (CFA). The empirical results yielded a CSI score of 71%, reflecting a satisfactory level of perceived service quality among students. Nevertheless, the IPA matrix revealed that Responsiveness and Physical Facilities are critical priorities requiring immediate institutional intervention to resolve communication delays and infrastructure deficits. Academic and Learning Outcomes dimensions performed optimally and warrant maintenance. Ultimately, this study demonstrates that integrating EDUQUAL with CSI and IPA provides actionable insights for strategic decision-making in university management.