Muthmainnah Muthmainnah
Jurusan Teknik Sipil, Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Crumb Rubber pada Campuran AC-BC Menggunakan Substitusi Filler Abu Sekam Padi terhadap Karakteristik Marshall Wildan Zikrullah; Lis Ayu Widari; Muthmainnah Muthmainnah; Burhanuddin Burhanuddin; Fadhliani Fadhliani; Zuraida Zuraida
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2025): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v1i1.22002

Abstract

AC-BC (Aspal Concrete Binder Course) adalah lapisan perkerasan yang terletak dibawah lapisan aus (wearing course) serta diatas lapisan pondasi (base course). Filler merupakan bahan pengisi campuran yang berfungsi untuk meningkatkan stabilitas dan mengurangi rongga udara dalam campuran lapisan perkerasan. Crumb Rubber dan abu sekam padi merupakan limbah yang terdapat di lingkungan masyarakat yang belum banyak termanfaatkan, Sehingga di masyarakat umum masih menjadi sampah. Pemanfaatan Crumb Rubber selaku bahan tambah pada campuran AC-BC ialah salah satu upaya guna mengurangi limbah, ban bekas yang selama ini cuma dibakar guna mengurangi limbah dimana bisa mencemari lingkungan akibat pembakaran. Begitupun dengan abu sekam padi selain mengurangi limbah beberapa keuntungan yang jelas terlihat dari abu sekam sebagai bahan Filler diantaranya mengingat sulitnya mendapatkan abu batu (dust) yang digunakan sebagai Filler pada campuran laston, maka abu sekam padi dapat dijadikan bahan alternatif material jalan sebagai pengganti Filler. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dan besarnya nilai karakteristik Marshall terhadap penambahan Crumb Rubber pada aspal dan subtitusi Filler abu sekam padi terhadap parameter Marshall pada campuran aspal AC-BC. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode ekperimen yang dilakukan di laboratorium. Hasil penelitian yang telah dilakukan yaitu Berdasarkan hasil pemeriksaan dan analisa karakteristik campuran beraspal panas dengan Penambahan Crumb Rubber 0%, 3%, 4% dan 5%. Pada campuran AC-BC menggunakan Subtitusi Filler abu sekam padi 6% dapat mempengaruhi semua nilai parameter Marshall, Variasi optimum karakteristik Marshall didapat pada variasi penambahan Crumb Rubber (aspal) 3% dan subtitusi Filler abu sekam padi 6%, dimana pada variasi tersebut semua karakteristik  Marshall memenuhi spesifikasi binamarga tahun 2018  revisi 2  untuk menjadi campuran AC-BC.
Analisis Stabilitas Lereng Jalan Tol Ruas Sigli - Banda Aceh Muhammad Iqbal Alfathan; Fasdarsyah Fasdarsyah; Lis Ayu Widari; Said Jalalul Akbar; Muthmainnah Muthmainnah
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26465

Abstract

Pembangunan jalan tol sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional memerlukan perencanaan geoteknik yang cermat, khususnya pada pekerjaan timbunan di daerah dengan topografi tidak seragam. Salah satu permasalahan utama yang sering dihadapi adalah ketidakstabilan lereng timbunan akibat variasi sudut kemiringan dan penambahan beban konstruksi, yang berpotensi menimbulkan longsor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai faktor keamanan (safety factor) lereng timbunan pada proyek Jalan Tol Ruas Sigli–Banda Aceh STA 8+650 serta mengevaluasi pengaruh variasi sudut kemiringan lereng terhadap stabilitas timbunan sebelum dan sesudah pembebanan. Metode yang digunakan meliputi perhitungan manual dengan metode Bishop yang disederhanakan dan pemodelan numerik menggunakan perangkat lunak GeoStudio (Slope/W). Data penelitian berupa parameter tanah, geometri lereng, serta beban perkerasan dan lalu lintas diperoleh dari laporan geoteknik proyek. Hasil analisis lereng asli dengan sudut kemiringan 30° bahwa sebelum pembebanan nilai safety factor sebesar 2,32 untuk geostudio dan 2,30 untuk metode bishop, setelah ditambahkan pembebanan nilai faktor keamanan menurun menjadi 1,69 dan 1,67. Pada sudut kemiringan bervariasi menunjukkan kemiringan 25° nilai safety factor sebesar 2,66 dan terus menurun hingga 1,36 pada kemiringan 60° sebelum pembebanan, pola yang sama juga terjadi pada kondisi sesudah pembebanan, dimana nilai safety factor turun dari 1,93 pada kemiringan 25° menjadi 0,94 pada kemiringan 60°. Temuan ini menegaskan bahwa sudut kemiringan lereng merupakan parameter dominan dalam menentukan stabilitas timbunan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan lereng yang lebih landai diperlukan untuk menjaga keamanan konstruksi, serta merekomendasikan penelitian lanjutan dengan mempertimbangkan pengaruh muka air tanah, curah hujan, dan beban gempa.
Perbandingan Anggaran Biaya Menggunakan Analisis AHSP 2016 dan AHSP 2022 Rauzatul Munawarah; Muthmainnah Muthmainnah; Said Jalalul Akbar; Nura Usrina; Fasdarsyah Fasdarsyah
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26757

Abstract

Perencanaan anggaran biaya merupakan tahapan penting dalam pelaksanaan proyek konstruksi guna menjamin efisiensi, ketepatan perhitungan, dan pengendalian biaya. Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada proyek konstruksi di Indonesia umumnya mengacu pada Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) yang ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Seiring dengan perkembangan teknologi konstruksi, perubahan metode kerja, serta dinamika kondisi ekonomi, pemerintah melakukan pembaruan standar AHSP dari AHSP 2016 menjadi AHSP 2022. Perubahan tersebut berpotensi memengaruhi pembentukan koefisien alat dan tenaga kerja yang berdampak langsung pada besarnya anggaran biaya proyek. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pembentuk koefisien alat dan tenaga kerja antara AHSP 2016 dan AHSP 2022 serta menganalisis pengaruh perbedaan tersebut terhadap total anggaran biaya proyek konstruksi jalan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif komparatif dengan pendekatan studi kasus pada Proyek Preservasi Jalan Buket Rata. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang meliputi dokumen RAB, Bill of Quantity (BoQ), serta data harga bahan, upah tenaga kerja, dan biaya alat. Analisis dilakukan dengan menghitung kembali harga satuan pekerjaan berdasarkan kedua standar AHSP, kemudian membandingkan hasil total biaya yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada nilai koefisien alat dan tenaga kerja antara AHSP 2016 dan AHSP 2022 yang berdampak pada perubahan total anggaran biaya proyek. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dan bahan pertimbangan bagi praktisi konstruksi dalam menyusun estimasi biaya yang lebih akurat dan sesuai dengan regulasi terbaru.