Said Jalalul Akbar
Jurusan Teknik Sipil, Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Evaluasi Kelayakan Dermaga dan Pelayanan Terminal Kapal Roro di Pelabuhan Penyeberangan Simeulue Didit Arya Putra; Lis Ayu Widari; T. Mudi Hafli; Said Jalalul Akbar; Burhanuddin Burhanuddin
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2025): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v1i1.25279

Abstract

Pelabuhan Feri Simeulue merupakan akses utama transportasi laut yang melayani pergerakan penumpang dan barang ke wilayah daratan Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian dimensi dan kondisi dermaga terhadap kapal KMP Aceh Hebat 1, mengevaluasi tingkat pemanfaatan dermaga melalui indikator Berth Occupancy Rasio (BOR), serta menilai kelayakan terminal penumpang berdasarkan standar pelayanan pelabuhan. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pengumpulan data primer melalui observasi lapangan dan data sekunder dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dermaga eksisting dengan panjang 70 meter masih tergolong layak meskipun idealnya dibutuhkan panjang 134,06 meter untuk satu kapal. BOR tercatat sebesar 54%, melebihi standar UNCTAD sebesar 40%. Terminal penumpang diklasifikasikan sebagai kelas C dengan kapasitas 250 penumpang dan luas 840 m², serta dinilai telah memenuhi standar pelayanan minimal.
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja pada Pekerjaan Overlay Aspal Jalan Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1B dengan Metode Construction Safety Analysis (CSA) Tofiq Rinaldi; Said Jalalul Akbar; T. Mudi Hafli
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v1i2.25309

Abstract

Peningkatan pembangunan infrastruktur jalan tol di Indonesia diikuti dengan meningkatnya potensi kecelakaan kerja pada sektor konstruksi. Salah satu upaya pencegahan kecelakaan adalah penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) melalui penyusunan Construction Safety Analysis (CSA). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan menyusun rekomendasi pengendalian risiko pada pekerjaan Overlay aspal di Proyek Jalan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1B, khususnya pada Sta. 4+200–5+200. Metode yang digunakan berupa analisis kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan ahli K3 dan konsultan pengawas, serta studi dokumen. Tahapan pekerjaan yang dianalisis meliputi pekerjaan persiapan, penyemprotan prime coat, dan laston lapis pondasi (AC-Base) yang mencakup penghamparan dan pemadatan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 15 potensi bahaya pada pekerjaan Overlay aspal, dengan kategori risiko didominasi oleh risiko sedang dan tinggi, serta tidak ditemukan risiko pada kategori sangat tinggi. Pengendalian risiko yang direkomendasikan disusun berdasarkan hierarki pengendalian, yaitu eliminasi, pengendalian teknis, pengendalian administratif, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Penerapan CSA terbukti membantu penyusunan langkah mitigasi yang lebih sistematis untuk meningkatkan keselamatan kerja di proyek Overlay aspal.
Analisis Kapasitas Lahan Parkir Di Lingkungan Universitas Malikussaleh Abi Fahira; Burhanuddin Burhanuddin; Nura Usrina; Said Jalalul Akbar; Nanda Savira Ersa
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik parkir, menghitung kebutuhan ruang parkir, serta menyusun rekomendasi desain parkir yang sesuai dengan kondisi eksisting kampus. Pengumpulan data dilakukan melalui survei langsung di lapangan selama 14 hari efektif kegiatan belajar-mengajar, yaitu dari Senin hingga Kamis pada pukul 08.00–17.00, dengan pembagian pengamatan berdasarkan zona parkir. Data primer meliputi volume parkir, sedangkan data sekunder berupa layout kampus serta data jumlah civitas akademika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sepeda motor merupakan jenis kendaraan yang paling dominan. Volume parkir tertinggi tercatat di Zona A sepeda motor sebesar 2.261 kendaraan, sedangkan mobil penumpang tertinggi sebanyak 132 kendaraan. Akumulasi parkir maksimum sepeda motor mencapai 889 kendaraan di Zona B, sementara mobil penumpang tertinggi tercatat 45 kendaraan di Zona A. Sebagian besar kendaraan termasuk kategori Parkir Waktu Sedang atau Middle Parkers dengan durasi satu hingga dua jam. Kebutuhan parkir mencapai 2.965 SRP untuk sepeda motor dan 140 SRP untuk mobil penumpang. Hasil ini menunjukkan bahwa kapasitas parkir sepeda motor belum mencukupi, sementara parkir mobil relatif mencukupi namun distribusinya belum merata, sehingga diperlukan penataan dan perluasan ruang parkir.
Analisis Stabilitas Lereng Jalan Tol Ruas Sigli - Banda Aceh Muhammad Iqbal Alfathan; Fasdarsyah Fasdarsyah; Lis Ayu Widari; Said Jalalul Akbar; Muthmainnah Muthmainnah
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26465

Abstract

Pembangunan jalan tol sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional memerlukan perencanaan geoteknik yang cermat, khususnya pada pekerjaan timbunan di daerah dengan topografi tidak seragam. Salah satu permasalahan utama yang sering dihadapi adalah ketidakstabilan lereng timbunan akibat variasi sudut kemiringan dan penambahan beban konstruksi, yang berpotensi menimbulkan longsor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai faktor keamanan (safety factor) lereng timbunan pada proyek Jalan Tol Ruas Sigli–Banda Aceh STA 8+650 serta mengevaluasi pengaruh variasi sudut kemiringan lereng terhadap stabilitas timbunan sebelum dan sesudah pembebanan. Metode yang digunakan meliputi perhitungan manual dengan metode Bishop yang disederhanakan dan pemodelan numerik menggunakan perangkat lunak GeoStudio (Slope/W). Data penelitian berupa parameter tanah, geometri lereng, serta beban perkerasan dan lalu lintas diperoleh dari laporan geoteknik proyek. Hasil analisis lereng asli dengan sudut kemiringan 30° bahwa sebelum pembebanan nilai safety factor sebesar 2,32 untuk geostudio dan 2,30 untuk metode bishop, setelah ditambahkan pembebanan nilai faktor keamanan menurun menjadi 1,69 dan 1,67. Pada sudut kemiringan bervariasi menunjukkan kemiringan 25° nilai safety factor sebesar 2,66 dan terus menurun hingga 1,36 pada kemiringan 60° sebelum pembebanan, pola yang sama juga terjadi pada kondisi sesudah pembebanan, dimana nilai safety factor turun dari 1,93 pada kemiringan 25° menjadi 0,94 pada kemiringan 60°. Temuan ini menegaskan bahwa sudut kemiringan lereng merupakan parameter dominan dalam menentukan stabilitas timbunan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan lereng yang lebih landai diperlukan untuk menjaga keamanan konstruksi, serta merekomendasikan penelitian lanjutan dengan mempertimbangkan pengaruh muka air tanah, curah hujan, dan beban gempa.
Perbandingan Anggaran Biaya Menggunakan Analisis AHSP 2016 dan AHSP 2022 Rauzatul Munawarah; Muthmainnah Muthmainnah; Said Jalalul Akbar; Nura Usrina; Fasdarsyah Fasdarsyah
Jurnal Rekayasa Sipil dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jrst.v2i1.26757

Abstract

Perencanaan anggaran biaya merupakan tahapan penting dalam pelaksanaan proyek konstruksi guna menjamin efisiensi, ketepatan perhitungan, dan pengendalian biaya. Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada proyek konstruksi di Indonesia umumnya mengacu pada Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) yang ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Seiring dengan perkembangan teknologi konstruksi, perubahan metode kerja, serta dinamika kondisi ekonomi, pemerintah melakukan pembaruan standar AHSP dari AHSP 2016 menjadi AHSP 2022. Perubahan tersebut berpotensi memengaruhi pembentukan koefisien alat dan tenaga kerja yang berdampak langsung pada besarnya anggaran biaya proyek. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pembentuk koefisien alat dan tenaga kerja antara AHSP 2016 dan AHSP 2022 serta menganalisis pengaruh perbedaan tersebut terhadap total anggaran biaya proyek konstruksi jalan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif komparatif dengan pendekatan studi kasus pada Proyek Preservasi Jalan Buket Rata. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang meliputi dokumen RAB, Bill of Quantity (BoQ), serta data harga bahan, upah tenaga kerja, dan biaya alat. Analisis dilakukan dengan menghitung kembali harga satuan pekerjaan berdasarkan kedua standar AHSP, kemudian membandingkan hasil total biaya yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada nilai koefisien alat dan tenaga kerja antara AHSP 2016 dan AHSP 2022 yang berdampak pada perubahan total anggaran biaya proyek. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dan bahan pertimbangan bagi praktisi konstruksi dalam menyusun estimasi biaya yang lebih akurat dan sesuai dengan regulasi terbaru.