Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Tingkat Nomofobia pada Anak Berkebutuhan Khusus Dewi, Annisa Dianesti; Rahman, Marlita Andhika; Ilham, Muhammad; Gultom, Hanna Widya; Dianesti, Nadia Puti; Rofiq, Fathur Rahman; Banjarnahor, Desi Juita Sari; Saputra, Nofrans Eka
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat nomofobia pada anak berkebutuhan khusus (ABK) berdasarkan persepsi orang tua atau wali. Penggunaan smartphone yang semakin intensif pada anak dengan karakteristik perkembangan khusus berpotensi memunculkan ketergantungan emosional terhadap perangkat digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain survei cross-sectional. Data dikumpulkan menggunakan Nomophobia Questionnaire (NMP-Q) yang telah dimodifikasi dalam bentuk parent-report agar sesuai dengan karakteristik ABK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak berada pada kategori nomophobia rendah hingga sedang, namun terdapat kelompok anak dengan tingkat yang lebih tinggi sehingga memerlukan perhatian dan pendampingan yang lebih terarah. Temuan ini menunjukkan bahwa nomophobia pada ABK tidak semata-mata berkaitan dengan durasi penggunaan smartphone, tetapi juga berhubungan dengan kebutuhan emosional, regulasi emosi, serta karakteristik perkembangan anak. Penelitian ini memberikan dasar empiris bagi pengembangan strategi pendampingan dan intervensi berbasis keluarga untuk mendukung penggunaan smartphone yang lebih adaptif dan sehat pada anak berkebutuhan khusus.
Analyzing the Influence of Education Level, Ethnicity, and Their Interaction on Social Integration among Juveniles in Conflict with the Law Dewi, Annisa Dianesti; Purwandari, Eny; Dianesti, Nadia Puti; Iranda, Agung; Nofrianda, Rion; Nur, Cut Syarifah
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2025: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the influence of education level, ethnicity, and their interaction on the social integration of juveniles in conflict with the law. Social integration is a crucial aspect in the rehabilitation process, particularly for adolescents who experience social stigma and marginalization due to their legal status. A total of 260 juveniles in conflict with the law, recruited from Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) across several provinces in Java, Indonesia, participated in this quantitative study. Data were collected using a validated and reliable social integration scale and analyzed using a two-way analysis of variance (ANOVA). The findings indicate that neither education level nor ethnicity independently had a statistically significant effect on social integration. However, a significant interaction effect between education and ethnicity was found. Specifically, juveniles from the Betawi ethnic group with junior high school education exhibited a lower level of social integration compared to their Javanese counterparts. These findings suggest that the combination of socio-educational background and cultural identity may influence the success of social integration among at-risk youth. This study highlights the importance of culturally responsive rehabilitation programs that consider both educational and ethnic factors in promoting social harmony and reintegration.