Indriani, Dwi Liza
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi senam hipertensi sebagai upaya efektif dalam menurunkan tekanan darah Sari, Walenda Pitri Novida; Usman, Irindy Inayah; Rohma, Eis Ainun; Ningsih, Indah Wahyu; Nasta, Beatrick Rosali; Sari, Ayi Puspita; Indriani, Dwi Liza; Winanda, Bayu; Maharani, Erliana; Marzuna, Marzuna; Mukti, Adika Dwiki; Agnesta, Desvia Ratin; Ramadan, Defri Wan; Rianty, Dian Asih
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 6 No. 2 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v6i2.3059

Abstract

Background: Hypertension is a non-communicable disease with a high prevalence and a risk of serious complications such as stroke and heart disease. One non-pharmacological effort to control blood pressure is through physical activity, such as hypertension exercises. Purpose: To determine the effectiveness of hypertension exercises on lowering blood pressure in the community. Method: A pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test approach was used. The activity was conducted on 66 respondents in Dusun II Aryo Jipang in April 2026. The hypertension exercises intervention was conducted three times, with approximately 20–25 active participants per session. Blood pressure measurements were taken before and after the intervention using a sphygmomanometer. Results: The results showed that before the intervention, 44 respondents (66.7%) had hypertension with an average blood pressure of 148/92 mmHg. After the hypertension exercises, there was a trend towards a decrease in blood pressure among respondents who actively participated. This indicates that hypertension exercises have a positive effect on blood pressure control. Conclusion: Implementation of hypertension exercises in the community has shown a positive effect on lowering blood pressure. Hypertension exercises, as a form of physical activity, have been shown to be an effective non-pharmacological intervention in helping control blood pressure. Regular and continuous implementation of hypertension exercises is necessary to achieve maximum results in lowering blood pressure and improving public health. Suggestion: The community, especially those with hypertension, is encouraged to engage in physical activity, such as hypertension exercises, at least 3–5 times a week, as an effort to control blood pressure. The community is also encouraged to adopt a healthy lifestyle, including a low-salt diet, maintaining a healthy weight, and having regular blood pressure checks. Keywords: Blood pressure; Community service; Hypertension; Hypertension exercises; Physical activity Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang memiliki prevalensi tinggi dan berisiko menyebabkan komplikasi serius seperti stroke dan penyakit jantung. Salah satu upaya non-farmakologis yang dapat dilakukan untuk mengendalikan tekanan darah adalah melalui aktivitas fisik, seperti senam hipertensi. Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah pada masyarakat. Metode: Menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Kegiatan dilaksanakan pada 66 responden di Dusun II Aryo Jipang pada bulan April 2026. Intervensi berupa senam hipertensi dilakukan sebanyak tiga kali, dengan jumlah peserta aktif sekitar 20–25 orang setiap pertemuan. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan setelah intervensi menggunakan tensimeter. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebanyak 44 responden (66.7%) mengalami hipertensi dengan rerata tekanan darah 148/92 mmHg. Setelah dilakukan senam hipertensi, terdapat kecenderungan penurunan tekanan darah pada responden yang mengikuti kegiatan secara aktif. Hal ini menunjukkan bahwa senam hipertensi memberikan pengaruh positif terhadap pengendalian tekanan darah. Simpulan: Pelaksanaan senam hipertensi pada masyarakat menunjukkan adanya pengaruh positif terhadap penurunan tekanan darah. Senam hipertensi sebagai bentuk aktivitas fisik terbukti dapat menjadi intervensi non-farmakologis yang efektif dalam membantu mengontrol tekanan darah. Diperlukan pelaksanaan senam hipertensi secara rutin dan berkelanjutan agar dapat memberikan hasil yang lebih maksimal dalam menurunkan tekanan darah serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Saran: Diharapkan kepada masyarakat khususnya penderita hipertensi untuk rutin melakukan aktivitas fisik seperti senam hipertensi secara teratur minimal 3–5 kali dalam seminggu sebagai upaya pengendalian tekanan darah. Diharapkan juga kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat secara menyeluruh, seperti mengatur pola makan rendah garam, menjaga berat badan, serta melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala.