Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Motivasi, Minat, dan Regulasi Diri dalam Belajar: Integrasi Perspektif Psikologi Pendidikan dan Spiritualitas Islam tonikusnanto; saediirawan; Agus Salim; atinnailatunnajah; Siti Roudhotul Jannah
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2026): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol8.iss2.art9

Abstract

Penelitian ini membahas hubungan antara motivasi, minat, dan regulasi diri dalam belajar dengan mengintegrasikan perspektif psikologi pendidikan dan nilai-nilai spiritual dalam Islam. Motivasi merupakan faktor pendorong yang menggerakkan individu untuk melakukan aktivitas belajar, sedangkan minat belajar berperan dalam meningkatkan ketertarikan serta keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Regulasi diri atau self-regulated learning memungkinkan peserta didik mengelola proses belajar secara mandiri melalui perencanaan, pemantauan, serta evaluasi terhadap strategi belajar yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah seperti buku psikologi pendidikan, artikel jurnal, serta sumber keislaman berupa ayat Al-Qur’an dan hadis Nabi. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik dan ekstrinsik memiliki peran penting dalam meningkatkan semangat belajar siswa. Selain itu, kemampuan regulasi diri membantu siswa mengembangkan strategi belajar yang efektif dan meningkatkan kemandirian belajar. Dalam perspektif pendidikan Islam, konsep niat, keutamaan menuntut ilmu, serta nilai spiritualitas dapat menjadi sumber motivasi yang kuat dalam proses pembelajaran. Integrasi antara pendekatan psikologis, pedagogis, dan spiritual dapat menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, berkelanjutan, dan mampu membentuk karakter peserta didik yang unggul secara intelektual maupun spiritual.
Analisis Kesiapan Guru Dalam Mengimpelementasikan Kurikulum Berbasis Cinta Di Mi Bustanul ‘Ulum Jaya Sakti Anak Tuha Lampung Tengah Riki Fitriansyah; Illa Nailissa'adah; saediirawan; prima wisnu; Ahmad Daqiqi Syahrulloh; Jaenullah
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2026): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol8.iss2.art16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru dalam mengimplementasikan kurikulum berbasis cinta pada materi Fiqih di MI Bustanul 'Ulum. Kurikulum berbasis cinta merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai kasih sayang, empati, dan hubungan emosional yang positif antara guru dan peserta didik sebagai fondasi proses belajar-mengajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Informan penelitian ini yakni guru Fiqih MI Bustanul 'Ulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di MI Bustanul 'Ulum memiliki kompetensi pedagogik dan kepribadian yang cukup baik dalam menerapkan prinsip kurikulum berbasis cinta, meski masih terdapat keterbatasan dalam kompetensi profesional terkait pemahaman teoretis tentang kurikulum ini. Faktor pendukung implementasi meliputi budaya madrasah yang religius, dukungan kepala madrasah, dan komunikasi yang harmonis antarwarga madrasah. Adapun faktor penghambat antara lain minimnya pelatihan khusus, keterbatasan media pembelajaran, dan beban administratif guru yang tinggi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkelanjutan dan penyusunan modul ajar berbasis cinta yang kontekstual untuk pembelajaran Fiqih di tingkat madrasah ibtidaiyah.