Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

KONSTRUKSI DISTINGSI KEILMUAN PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN INTERDISIPLINER DAN MULTIDISIPLINER PADA PROGRAM PASCASARJANA: indonesia Jaenullah; Mispani; Choirudin
Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Idarah Vol. 6 No. 02 (2021): Volume 06 NO 02 2021
Publisher : LPPM STIT PRINGSEWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This paper discusses the construction of the scientific distinction of the Islamic study prograrm (PAI) through an interdisciplinary and multidisciplinary learning approach at the Institut Agama Islam Ma’arif NU (IAIMNU) Metro Lampung Postgraduate Program. This type of study used qualitative methods with a phenomenological approach. This research concludes firstly that the construction of the scientific distinction of the PAI Masters Program in the IAIMNU Metro Lampung Postgraduate Program has superior characteristics, namely to become educators, researchers, and practitioners who are able to design Islamic Islamic Studies curriculum based on Nusantara Islam, the second paradigm of learning interdisciplinary and multidisciplinary approaches in the Study Program. Postgraduate Program is carried out by applying the integration of interdisciplinary and multidisciplinary knowledge seen in the curriculum structure applied in the PAI Study Program, which then affects student thesis studies that are integrated with other disciplines. Keywords: Interdisciplinary and Multidisciplinary Learning Approach, Islamic Study, Scientific Distinction Construction, Postgraduate Program Abstrak Tulisan ini membahas mengenai konstruksi distingsi keilmuan Prodi PAI melalui pendekatan pembelajaran interdisipliner dan multidisipliner pada Program Pascasarjana IAIMNU Metro Lampung. Jenis penelitian yang digunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini menyimpulkan pertama bahwa konstruksi distingsi keilmuan prodi S2 PAI Program Pascasarjana IAIMNU Metro Lampung telah memiliki karakteristik keunggulan, yaitu untuk menjadi tenaga pendidik, peneliti, dan praktisi yang mampu mendesain kurikulum PAI berbasis Islam Nusantara, kedua paradigma pembelajaran pendekatan interdisipliner dan multidisipliner pada Prodi S2 PAI dilakukan dengan pengaplikasian integrasi ilmu yang interdisipliner dan multidisipliner terlihat pada struktur kurikulum yang diterapkan di Prodi PAI, yang kemudian berpengaruh pada kajian tesis mahasiswa yang terintegrasi dengan keilmuan lain. Kata Kunci: Konstruksi Distingsi Keilmuan, Pendidikan Agama Islam, Pendekatan Interdisipliner dan Multidisipliner, Program Pascasarjana
Empowerement of Innovation Food Processing Cassava at Tegal Rejo Siswo Bangun Village Jaenullah; Nur Laili; Ikhwan Aziz Q; Dedi Setiawan; Habib Shulton Asnawi
International Journal of Community Engagement Payungi Vol. 2 No. 2 (2022): International Journal of Community Engagement Payungi
Publisher : Yayasan Payungi Smart Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.289 KB) | DOI: 10.58879/ijcep.v2i2.21

Abstract

The natural resources owned by Tegal Rejo Siswo Bangun Village, include cassava, rubber, rice, and cattle breeding. From these natural resources, the community of Tegal Rejo Siswo Bangun Village are used as a source of income, but they are still limited to selling the produce to the market, not being empowered optimally. The article gave an empowerement of communuty in innovation of food processing based on cassava into cassava pudding, ice tape, and getuk chocolate at Tegal Rejo Siswo Bangun Village, Seputih Banyak Districts. The researchers used ABCD (Asset Based Community Development). The sample was teachers The steeps in giving assistance involve Inkulturasi, Discovery, Design, and Define. The result showed that the community could  give innoavation in adding value of natural resources especially cassava, namely cassava pudding, cassava pudding ice, and Getuk cassava chocolate. The types of products can increase the income of the community of Tegal Rejo Siswo Bangun Village. Through providing training to make product diversification from cassava, this community of Tegal Rejo could help increase family income.
Teacher Training in the Development of Video-Based Learning Media by Using Bandicam Application Nur Laili; Lutfi Fadillah; Jaenullah; Muhammad Zaini; Tamar Lolishvili
International Journal of Community Engagement Payungi Vol. 2 No. 2 (2022): International Journal of Community Engagement Payungi
Publisher : Yayasan Payungi Smart Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.487 KB) | DOI: 10.58879/ijcep.v2i2.22

Abstract

Online learning is a challenge for the world of education with the situation of Indonesia which has thousands of islands. Distance learning  has set the education process in the country towards digitalization. But on the other hand, it also creates obstacles. This challenge is also an opportunity for educators about how the use of technology can help bring students to be competent for the 21st century. This article aimed to give training in developing of teachers in using media learning that is bandicam application. The service community used Service Learning (SL) method. It was as a medium for integrating voluntary community services with active reflection which is expected to enrich and strengthen training materials in community development with the use of existing assets and potential.  The sample was 30 teachers at Institut Agama Islam Ma’arif NU (IAIMNU) Metro Lampung. The result showed that Bandicam application is a layer recording utility that is very easy to use.  This training can increase the knowledge of teachers in using application features in making learning videos and can improve the skills of teachers in making learning videos using the Bandicam application.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SDN 10 WAY SERDANG Rian Wigi; Jaenullah; Ihsan Mustofa
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 3 (2024): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v3i3.97

Abstract

Implementing the Project Based Learning learning model is the right way and can be a solution in overcoming problems with student learning outcomes in Islamic Religious Education subjects. This research uses a qualitative descriptive approach method. The results of implementing Project Based Learning show an increase in scores to between 70 and 82, above the Minimum Completion Criteria (KKM), namely 9 students or 75% of all students, and the results of the summative evaluation of students show an increase in scores, namely between 70 and 76, exceeding the Completion Criteria scores. Minimum (KKM) or there are 9 students or 75% of the total number of students. From the results of this research, it can be concluded that student learning outcomes in implementing the Project Based Learning learning model in Islamic Religious Education lessons in class 5 of the 10 Way Serdang State Elementary School have increased quite significantly, which is reflected in student learning outcomes before using the Project Based Learning learning model. The conclusion in this research is that the implementation of the Project Based Learning learning model significantly influences the learning outcomes of Islamic Religious Education.
Pelatihan dan Pendampingan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Bagi Guru di Lingkungan Lembaga Pendidikan Ma’arif PCNU Kota Metro Lampung Finny Ligery; Jaenullah; Nur Laili; Dedi Setiawan; Hanif Amrulloh; Nur Aini
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002024041198000

Abstract

Pengembangan profesionalitas merupakan proses karir panjang di mana guru menyempurnakan mengajar mereka untuk memenuhi kebutuhan siswa. Seorang guru wajib melakukan upaya pengembangan diri secara berkelanjutan dalam rangka untuk meningkatkan profesionalitas terhadap tugas dan tanggung jawab profesinya. Salah satu kegiatan pengembangan diri yang dapat dilakukan oleh guru adalah melaksanakan penelitian. Untuk mewujudkan hal tersebut guru harus mempunyai kemampuan meneliti, khususnya Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Salah satu yang menjadi permasalahan mitra, dalam hal ini adalah bagi guru di lingkungan Lembaga Pendidikan Ma’arif PCNU Kota Metro Lampung antara lain adalah pemahaman dan pengetahuan guru terhadap PTK masih kurang. Disamping itu guru yang melaksanakan PTK masih sedikit, serta penyelenggaraan pelatihan atau workshop terkait dengan PTK belum begitu optimal dilakukan oleh pihak mitra. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru berkaitan dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pendekatan yang digunakan dalam Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah Participatory Action Research (PAR) yang memiliki tiga pilar utama, yaitu metodologi penelitian, aksi dimensi, dan dimensi partisipasi. PAR diimplementasikan dengan referensi metodologi tertentu, harus bertujuan untuk mendorong transformative tindakan, dan harus melibatkan kelompok mitra yang menjadi fokus pengebadian. sebagai pelaksanaan PAR itu sendiri. Hasil pengabdian ini nantinya adalah guru mampu menulis menyusun laporan Penelitian Tindakan Kelas. Kemudian Implikasi pengabdian ini adalah sebagai acuan oleh praktisi pendidikan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menulis PTK.
Sustaining Tradition in Modern Times: The Educational System of Salafiyah Boarding School at Darul A’mal Metro City Abdul Ghofururrohim; Amirudin; Jaenullah
Bulletin of Pedagogical Research Vol. 5 No. 1 (2025): Bulletin of Pedagogical Research
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bpr.v5i1.1793

Abstract

Salafiyah Islamic boarding schools (Pondok Pesantren Salafiyah) are traditional Islamic educational institutions that have long played a crucial role in preserving and developing Islamic teachings, particularly through the instruction of classical Islamic texts (kitab kuning) and other religious sciences. However, in the face of rapid technological advancement, evolving educational demands, and swift social change, these institutions encounter significant challenges. Despite this, Salafiyah pesantren continue to uphold deep-rooted Islamic values while preparing students (santri) to contribute meaningfully to both religious and societal spheres. Their sustained relevance in the modern era highlights their capacity to nurture not only religious scholarship but also practical skills and strong moral character. This study aims to analyze the existence and resilience of the Salafiyah pesantren education system amid the currents of modernization. Employing a qualitative research approach with a case study design, data were collected through observation, interviews, and documentation. Data validity was ensured through triangulation, and analysis was conducted using data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that Pondok Pesantren Darul A’mal continues to implement traditional learning methods such as sorogan and bandongan, both of which remain effective for in-depth study of classical texts and religious sciences. Sorogan allows students to engage in individualized learning directly with a teacher, who provides immediate correction and guidance. In contrast, bandongan involves collective learning, where students listen to a teacher’s reading and explanation of texts, followed by group discussions. These complementary methods effectively enhance the students’ comprehension of Islamic knowledge, demonstrating the continued relevance of traditional pedagogical approaches in a modern educational context.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Dalam Pembinaan Sikap Siswa di SD Negeri 3 Siraman Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur Verdinan Wiranata; Jaenullah; Ahmad Muhlisin
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 23 No. 2 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2025.23.2.208-219

Abstract

Sikap siswa merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan karakter siswa sejak usia dini, khususnya di tingkat sekolah dasar. Di SD Negeri 3 Siraman Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memegang peran sentral dalam membina sikap siswa agar sejalan dengan nilai-nilai keislaman. Tantangan utama yang dihadapi adalah faktor lingkungan, di mana beberapa siswa kurang mendapatkan dukungan untuk mengembangkan sikap keagamaan mereka. Oleh karena itu, sekolah berupaya menjadi sumber dukungan dan inspirasi bagi siswa, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini untuk: 1) untuk menganalisis strategi Guru PAI dalam pembinaan sikap siswa di SD Negeri 3 Siraman Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur.. 2) untuk menganalisis penilaian sikap siswa di SD Negeri 3 Siraman Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Teknik pengempulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Kemudian untuk teknik analisis datanya yaitu reduksi data, penyajian data, kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Strategi guru PAI dalam pembinaan sikap siswa di SD Negeri 3 Siraman Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur dilakukan secara terstruktur dan menyeluruh melalui pendekatan edukatif, humanis, dan kolaboratif. Guru PAI memanfaatkan berbagai strategi seperti pendekatan langsung, tidak langsung, interaktif, berbasis pengalaman, dan mandiri, serta menerapkan metode pembinaan berupa keteladanan, pembiasaan, cerita, dan nasihat. Nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kedisiplinan ditanamkan secara konsisten dengan dukungan kepala sekolah, sehingga menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif untuk pembentukan pribadi siswa yang berkarakter kuat. 2) Penilaian sikap siswa di SD Negeri 3 Siraman Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur dilakukan secara menyeluruh melalui pengamatan langsung terhadap perilaku siswa dalam kegiatan belajar maupun sosial. Guru tidak hanya menilai hasil akhir, tetapi juga memperhatikan proses dan kebiasaan sehari-hari siswa, khususnya dalam hal kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesantunan. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam menumbuhkan semangat ibadah, pembiasaan doa, serta nilai-nilai karakter seperti kesopanan, empati, kejujuran, dan rasa percaya diri. Meskipun sebagian besar siswa menunjukkan perkembangan positif, beberapa di antaranya masih membutuhkan pendampingan agar dapat lebih konsisten dalam menerapkan sikap-sikap tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Program Pendidikan Vokasional Untuk Pengelolaan Sumber Daya Alam Di Wilayah Hadimulyo Timur Alif Ilham Akbar Fatriansyah1; Aan Budianto; Dinda Salsa Dwi Febriany; Irfan Azhari; Jaenullah
Wisanggeni: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 Desember (2022) Wisanggeni : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Ma’arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/wisanggeni.v2i2.6515

Abstract

Abstract This community service program was implemented in Hadimulyo Timur, a region characterized by underutilized household yards with significant potential for agricultural productivity. The main problem addressed was the limited use of these yards and the low value added to harvested products, affecting local economic resilience. The program aimed to empower the community by enhancing practical skills in yard management and post-harvest processing to increase economic benefits and food security. The theoretical framework was based on community-based vocational education and participatory action research (PAR), emphasizing active community involvement and skill acquisition tailored to local resources. The method involved participatory planning, training on sustainable yard cultivation techniques, product processing workshops, and ongoing field assistance. Results indicated improved yard utilization, formation of farmer groups, and development of value-added products such as herbal teas and snacks. These changes contributed to increased household income, strengthened social cohesion, and heightened awareness of sustainable resource management. The findings suggest that community-based vocational training supported by participatory approaches effectively fosters both economic empowerment and environmental stewardship in rural settings. Keywords: Vocational Education Program, Natural Resource Management
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS DI SMP KARTIKATAMA METRO Agus Susetyo; Jaenullah; Muhammad Syaifulloh
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 3 No. 2: Maret 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelajaran agama islam di sekolah memainkan peran penting dalam memberikan nilai nilai agama kepada siswa dan meningkatkan akhlak mereka. Tujuan pendidikan agama islam adalah untuk membuat siswa religius, disiplin, bertanggung jawab, cinta tanah air, jujur, peduli terhadap lingkungan, dan peduli terhadap sesama. Menurut survei yang dilakukan oleh peneliti di SMP Kartikatama Metro, Banyak siswa yang dalam pembentukan karakter bagus dan baik kemudian ternyata guru agama islam tidak hanya mengajarkan agama secara resmi di kelas, tetapi juga mengadakan kegiatan yang membantu menumbuhkan akhlak, seperti membaca Al-Qur'an sebelum belajar, sholat dhuha, sholat berjamaah zuhur, hafalan surat pendek. Penelitian kualitatif ini menggunakan guru PAI, kepala sekolah, guru, dan siswa untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan agama islam dalam pembentukan akhlak siswa di SMP Kartikatama Metro dan untuk mengetahui hambatan dalam pelaksanaannya. Untuk mengumpulkan data, wawancara, observasi, dokumentasi, dan triangulasi digunakan. Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa metode penyebaran efektif dan mudah dilakukan. Hasil penelitian menunjukan implementasi pendidikan agama islam dalam pembentukan akhlak siswa yaitu melalui kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh guru PAI, dan juga kegiatan lainnya. Namun dalam kegiatan tersebut terdapat faktor pendukung penghambat, faktor pendukung seperti terdapat sarana dan prasarana yang mendukung yang mudah untuk dijangkau guru dalam mengimplementasikan pendidikan agama islam, adanya kerjasama antara siswa dan guru, sedangkan faktor penghambatnya yaitu terbatasnya waktu, kurangnya kesadaran siswa, kesulitan guru dalam menasihati siswa diluar jam pelajaran, guru terlalu sering membebankan tugas kepada siswa
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRADISI PANGGIH MANTEN PADA UPACARA PERNIKAHAN ADAT JAWA (Studi Kasus Desa Tulung Itik Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah) Wulandari, Erlin; Jaenullah; Muhammad Saidun Anwar
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 3 No. 2: Maret 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Panggih Manten traditional ceremony is a local culture that is still preserved and maintained to this day, this is because it is a form of cultural acculturation. The aim of this research is to describe the value of religious education in the Panggih Manten tradition, describe the value of moral education in the Panggih Manten tradition, describe the value of worship education in the Panggih Manten tradition. This research uses a qualitative field research method with a phenomenological approach. The data collection technique uses observation, interviews and documentation. Inductive data analysis includes data reduction, data presentation, verification (conclusion). From the research results, it has been found (1) the value of aqidah education in the mijil, tanem jero, and balangan gantal (believing in the destiny of Allah SWT) processions. (2) the value of moral education, the procession of wiji dadi (responsibility, respect and loyalty towards one's partner), sinduran (filial piety towards parents, sincerity, courage), dulangan (love and respect for one's partner), sungkeman (respect and devotion to others old), (3) the educational value of worship includes the process of kacar kacur (responsibility), dulangan (serving one's partner, providing for one's life), sungkeman (devotion to one's parents).