Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Penguatan Nilai Karakter Religius Pada Anak Melalui Kegiatan Bercerita di MIN 6 Cilacap Sarno Hanipudin; Riki Fitriansyah
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): November
Publisher : Lembaga Penerbitan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v4i1.2553

Abstract

Pengabdian ini dilaksanakan berdasarkan fakta umum bahwa terdapat hal yang mengkhawatirkan dari karakter siswa yang menunjukan tren menurun. Pengabdian dilaksanakan di MIN 6 Cilacap dengan target peserta pengabdian kelas 4. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi sejak dini kepada anak-anak pentingnya karakter, terlebih karakter religius, serta mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah ceramah, braind storming dan analisis nilai cerita. Hasil pelaksanaan pengabdian menunjukkan hasil yang positif dan memuaskan, dimana peserta didik kelas 4 MIN 6 Cilacap menunjukan respon positif selama pendampingan dan mampu menunju kan perilaku-perilaku terpuji yang berbasis kepada suri tauladan Nabi Muhammad SAW. Pihak sekolah juga turut mengapresiasi kegiatan pendampingan, mereka menyampaikan terbantu dalam implementasi peningkatan pendidikan karakter religious di sekolah mereka, serta mengharapkan ada kegiatan-kegiatan serupa kedepannya.
Penyuluhan Proteksi Anak dari Bahaya Gadjet bagi Ibu-Ibu Desa Segaralangu Kabupaten Cilacap Hanipudin, Sarno; Hana Oktaviani; Riki Fitriansyah; Miftahurrohim; Ahmad Nur Multazam; Melita Nurohmah; Arisa Maratus Sholihah; Anisa Rachmawati; Anisatun Muanasah
JANITA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/pengabdian.v3i2.826

Abstract

Penyuluhan ‘Proteksi Anak Dari Bahaya Gadjet’ menjadi perlu dilakukan dengan beberapa pertimbangan: 1). Gadjet sudah menjadi ‘barang mainan’ anak. 2). Penggunaan Gadjet anak yang tidak terkontrol oleh orangtua. 3). Orangtua kurang peduli dengan resiko dan bahaya gadjet. Penyuluhan ini dilaksanakan di Desa Segaralangu Kabupaten Cilacap dengan bekerjasama dengan IPNU dan Muslimat NU Desa Segaralangu, tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi tentang penggunaan sekaligus bahaya dari gadjet. Hasil kegiatan menunjukan antusiasme orangtua sebagai peserta dalam mengikuti kegiatan penyuluhan dan orangtua terdorong untuk mengaplikasikan materi.
Analisis Kesiapan Guru Dalam Mengimpelementasikan Kurikulum Berbasis Cinta Di Mi Bustanul ‘Ulum Jaya Sakti Anak Tuha Lampung Tengah Riki Fitriansyah; Illa Nailissa'adah; saediirawan; prima wisnu; Ahmad Daqiqi Syahrulloh; Jaenullah
At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2026): Ahwal Syakhsiyah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tullab.vol8.iss2.art16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru dalam mengimplementasikan kurikulum berbasis cinta pada materi Fiqih di MI Bustanul 'Ulum. Kurikulum berbasis cinta merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai kasih sayang, empati, dan hubungan emosional yang positif antara guru dan peserta didik sebagai fondasi proses belajar-mengajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Informan penelitian ini yakni guru Fiqih MI Bustanul 'Ulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di MI Bustanul 'Ulum memiliki kompetensi pedagogik dan kepribadian yang cukup baik dalam menerapkan prinsip kurikulum berbasis cinta, meski masih terdapat keterbatasan dalam kompetensi profesional terkait pemahaman teoretis tentang kurikulum ini. Faktor pendukung implementasi meliputi budaya madrasah yang religius, dukungan kepala madrasah, dan komunikasi yang harmonis antarwarga madrasah. Adapun faktor penghambat antara lain minimnya pelatihan khusus, keterbatasan media pembelajaran, dan beban administratif guru yang tinggi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkelanjutan dan penyusunan modul ajar berbasis cinta yang kontekstual untuk pembelajaran Fiqih di tingkat madrasah ibtidaiyah.