Muh Haikal Nur Fikri
Universitas Islam Negeri Mataram

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Evaluasi Pembelajaran PAI Berbasis Peran Murobbi: Analisis Objektivitas Penilaian dan Persepsi Siswa Muh Haikal Nur Fikri; Lubna Lubna; Mukhlis Mukhlis
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4847

Abstract

Evaluasi pembelajaran merupakan komponen penting dalam menentukan keberhasilan proses pendidikan, khususnya dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) yang tidak hanya menilai aspek kognitif, tetapi juga afektif dan spiritual peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi evaluasi pembelajaran PAI berbasis peran murobbi, dengan fokus pada objektivitas penilaian dan persepsi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru PAI dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi evaluasi berbasis peran murobbi berjalan efektif dengan mengintegrasikan penilaian kognitif, afektif, dan psikomotorik secara holistik. Guru tidak hanya berperan sebagai penilai, tetapi juga sebagai pembimbing yang memahami kondisi spiritual siswa, sehingga memberikan dampak positif terhadap pembinaan karakter dan motivasi belajar. Namun demikian, terdapat potensi subjektivitas dalam penilaian akibat kedekatan relasional antara guru dan siswa. Kesimpulannya, evaluasi pembelajaran PAI berbasis peran murobbi merupakan pendekatan yang efektif dan humanis serta relevan dengan tujuan pendidikan Islam, namun tetap memerlukan penguatan kompetensi guru dan sistem penilaian yang terstandar untuk menjaga objektivitas.
Tujuan Pendidikan Nasional dan Relevansinya dengan Kompetensi Abad 21 Muh Haikal Nur Fikri; Abdul Qudus; Syukri Syukri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4848

Abstract

Pendidikan nasional Indonesia memiliki tujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, berakhlak mulia, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang bertanggung jawab sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. Pada era abad ke-21, tuntutan pendidikan semakin kompleks dengan adanya kebutuhan penguasaan kompetensi berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi antara tujuan pendidikan nasional Indonesia dengan kerangka kompetensi abad ke-21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai literatur, dokumen kebijakan, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara substantif tujuan pendidikan nasional telah selaras dengan kompetensi abad ke-21. Namun demikian, masih terdapat kesenjangan dalam implementasinya, terutama pada desain kurikulum dan praktik pembelajaran yang belum sepenuhnya mengintegrasikan kompetensi tersebut. Kesimpulannya, diperlukan penguatan kebijakan pendidikan serta pengembangan kurikulum yang lebih adaptif dan responsif terhadap perkembangan global agar tujuan pendidikan nasional dapat tercapai secara optimal.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Muh Haikal Nur Fikri; Dwi Wahyudiati; Nurul Lailatul Khusniah; Abdul Manap
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10706

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the low learning outcomes in Islamic Religious Education caused by limited student engagement in the learning process. The purpose of this study was to determine the effect of the probing prompting learning model on students’ learning outcomes in Islamic Religious Education on the topic of good deeds (amal saleh) and positive thinking (husnuzan) among eighth-grade students of SMP Negeri 2 Kopang in the 2023/2024 academic year. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design. The sample consisted of 86 students divided into an experimental class and a control class selected through simple random sampling. Data were collected using a multiple-choice test instrument that had met validity and reliability criteria. Data analysis was conducted using parametric statistical tests to examine differences in learning outcomes between the two groups. The results indicated that the probing prompting learning model had a significant effect on students’ learning outcomes. The implementation of this model enhanced student engagement, understanding, and participation during the learning process. Therefore, the probing prompting model can be considered an effective alternative instructional strategy to improve students’ learning outcomes in Islamic Religious Education.ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Pendidikan Agama Islam yang disebabkan oleh kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran probing prompting terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam pada materi amal saleh dan husnuzan siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kopang tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment). Sampel penelitian berjumlah 86 siswa yang terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol yang dipilih secara simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes pilihan ganda yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan uji statistik parametrik untuk menguji perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penggunaan model pembelajaran probing prompting terhadap hasil belajar siswa. Penerapan model ini mampu meningkatkan keaktifan, pemahaman, dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, model probing prompting dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa.