Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Program peningkatan kreativitas siswa melalui proyek kerajinan tangan dalam aktivitas P5 Kurikulum Merdeka Ade Ica Adis Tia Pratama; Rita Kusumah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i1.29118

Abstract

Kreativitas siswa merupakan aspek penting dalam pendidikan yang dapat membantu beradaptasi dengan perubahan zaman dan dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Program Peningkatan kreativitas siswa melalui proyek kerajinan tangan dalam aktivitas P5 Kurikulum Merdeka di SDN 2 Sakerta Timur. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa peran guru sebagai fasilitator dan motivator memiliki peranan penting dalam membimbing siswa, memberikan contoh, serta membangun suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan. Siswa menunjukkan minat tinggi, semangat, dan kemampuan berkreasi sescara mandiri. Dukungan lingkungan sekolah, keterlibatan guru, serta pemanfaatan barang bekas mendorong pengembangan kreativitas siswa. Namun, terdapat hambatan seperti keterbatasan sarana prasarana, tingkat kesulitan proyek. Kegiatan kerajinan tangan dalam P5 terbukti efektif meningkatkan kreativitas siswa bila didukung oleh perencanaan, pendampingan, dan lingkungan yang kondusif. Kata Kunci: kreativitas, P5, kerajinan tangan
Efektivitas Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Hasil Belajar Siswa di Kelas IV pada Pelajaran IPAS Materi Kekayaan Budaya Indonesia Ira Rahmawati; Rita Kusumah
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.6232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS materi kekayaan budaya Indonesia di SDN 2 Cikeleng Kabupaten Kuningan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental) dan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas 34 siswa yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tes hasil belajar. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran berdiferensiasi dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,008 (< 0,05). Selain itu, hasil uji paired sample t-test menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan setelah penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Ketuntasan belajar klasikal pada kelas eksperimen mencapai 88,2%, yang menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS pada materi kekayaan budaya Indonesia. Penelitian ini masih terbatas pada satu sekolah dan satu materi pembelajaran sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas untuk memperoleh hasil yang lebih komprehensif.
THE EFFECT OF INFORMATION AND TECHNOLOGY BASED ENGKLEK CARD LEARNING MEDIA ON ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS LEARNING OUTCOMES IN EDUCATION AND CITIZENSHIP SUBJECTS Laela Ferani; Rita Kusumah
Al-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 10 No 2 (2025): September
Publisher : PGMI Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/alashr.v10i2.4691

Abstract

The presence of increasingly sophisticated technology has caused the current generation to ignore and abandon the cultural values ​​inherited from previous generations. Young people are no longer familiar with traditional games. They are more interested in playing modern games, namely online games. This study aims to determine the effect of using IT-based engklek card learning media on the learning outcomes of fourth-grade students in Civics at SDN 2 Koreak, Cigandamekar District, Kuningan Regency. This study used a quantitative research design with a pre-experimental one-group pretest-posttest and a test as the research instrument. The research data were analyzed descriptively and inferentially using a t-test. Based on the data obtained from the t-test, the significance value is greater than 0.05, so it can be concluded that there is a significant effect of the use of IT-based engklek card learning media on student learning outcomes. The average pre-test obtained before treatment was given was 52. After the action was carried out using IT-based card-based hopscotch learning media, the average post-test score was 69. It can be concluded that the use of IT-based card-based hopscotch learning media applied to the Civics subject has an effect on student learning outcomes.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA CANVA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS 5 SEKOLAH DASAR Padli Ibnu Naji; Rita Kusumah
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol. 15 No. 3 (2025): SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sejpgsd.v15i3.68017

Abstract

This study aims to analyze the effect of Canva media on students' learning interest in Natural and Social Sciences (IPAS) in fifth grade elementary schools. Initial observations showed low student interest due to monotonous media use, with only 16 out of 40 students achieving the Minimum Completion Criteria (KKM). This methodology involved two meetings: one meeting without Canva media and one meeting with Canva media. Data were collected using a valid questionnaire, measuring indicators such as student attention and engagement. The results showed an increase in student learning interest from 72% to 84% after the use of Canva media. These findings indicate that Canva helps create an engaging learning environment with presentation designs, infographics, and interactive quizzes, effectively enhancing student creativity and learning outcomes.
PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP MELALUI KEGIATAN BERSIH-BERSIH LINGKUNGAN DAN SOSIALISASI KLASIFIKASI SAMPAH DI DESA LURAGUNG LANDEUH Tri Maulani Akbar; Rita Kusumah; Muhamad Ikbal Fauzie; Mahandari Desvita Salsabila; Reza Meisa Ningrum; Riva Nanda Wulandari; Sinta Mutiara
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 03, September 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.2521

Abstract

Waste management problems and low public awareness of environmental cleanliness are serious challenges in many areas, including Luragung landeuh village. This community service activity aims to increase residents' awareness and understanding of the importance of maintaining environmental cleanliness and proper waste management through two main activities: environmental clean-up and socialization of waste classification. The implementation method uses a participatory approach involving 30 residents (10 male and 20 female) in RT 01 Luragung Landeuh village. This activity proves that community-based educational approaches are effective in improving public knowledge and behavior toward sustainable environmental management.
EDUKASI PENGENDALIAN PEMBAKARAN SAMPAH MELALUI MEDIA INFOGRAFIS DALAM MENDUKUNG SDGS DAN KONSERVASI LINGKUNGAN Mila Sintia; Rita Kusumah; Pepih Nurhalipah; Ridha Amalia; Reta Aulia Unisa; Fahmi Ramadhan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15012

Abstract

Pembakaran sampah secara terbuka masih menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang sering ditemukan di masyarakat, khususnya di daerah pedesaan. Praktik ini dianggap sebagai cara yang mudah dan cepat untuk mengurangi volume sampah rumah tangga, padahal dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya pembakaran sampah melalui media infografis sebagai upaya mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan dan konservasi lingkungan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kadugede dengan sasaran masyarakat yang masih melakukan pembakaran sampah secara terbuka. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, pembuatan media infografis, sosialisasi secara door-to-door , serta evaluasi kegiatan secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mulai memahami dampak pembakaran sampah terhadap kesehatan dan lingkungan setelah diberikan edukasi menggunakan media infografis. Kegiatan ini mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan tentang kehidupan sehat dan sejahtera, udara bersih dan sanitasi layak, serta kota dan organisasi berkelanjutan. Media infografis dinilai efektif karena mampu menyampaikan informasi secara visual, menarik, dan mudah dipahami masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dapat terus meningkat sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
INOVASI INFOGRAFIS PRODUK BANK SAMPAH SEBAGAI MEDIA EDUKASI LINGKUNGAN DI SDN SINDANGSARI Indah Gita Cahyani; Rita Kusumah; Agisna Nurlatifah; Triana Gita Septiani; Fani Rahmawati; Agung Priatna
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15234

Abstract

This study aims to analyze the environmental cleanliness conditions at SDN Sindangsari and design a Waste Bank program as an environmental education medium. This research employed a qualitative method with direct observation as the data collection technique conducted on May 7, 2026. The findings revealed that the school environment was not optimally clean, as indicated by scattered litter, the absence of waste segregation facilities, and low student awareness of environmental cleanliness. In addition, environmental education activities related to waste management were not carried out regularly. To address these issues, a Waste Bank program supported by educational infographics was designed to improve students’ understanding of waste management and environmental conservation. The program is expected to encourage clean living habits, increase student participation in maintaining environmental cleanliness, and create a cleaner, healthier, and more comfortable school environment.
GERAKAN JUMAT BERSIH DESA LENGKONG SEBAGAI WUJUD NYATA PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP Alifah Nur Habibah; Bintang Kleo La Neni; Fajar Fajriansyah; Fuji Rahmawati; Ridho Juliano; Siti Fatimah; Rita Kusumah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.17168

Abstract

This study examines the implementation of the Friday Clean Movement (Jumsi) in Lengkong Village as a concrete manifestation of community-based environmental education. The background of this research is the increasing problem of environmental cleanliness in rural areas that requires a collective and sustainable solution. The purpose of this study is to describe the implementation of Jumsi, identify its impact on community environmental awareness, and find the supporting and inhibiting factors of the activity. This qualitative case study involved 12 informants through participatory observation, in-depth interviews, and document analysis. Data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana model. Results show that: (1) Jumsi is carried out every Friday morning involving all elements of the Lengkong Village community; (2) the program significantly increased residents' ecological awareness; (3) the main supporting factors are strong village leadership and the spirit of mutual cooperation; (4) inhibiting factors include limited facilities and uneven participation. This study concludes that Jumsi is an effective non-formal environmental education model that can be replicated in other villages.