Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Comparative Effectiveness of Biofertilizer and EM4 in Organic Waste Biodegradation in Soil Fasya Nurul Fachriah; Anisa Ramadani; Dinar Febbyana; Hijrah Nurkholifah; Farhah Auliya; Jherty Sinaga; Amalianneisha Rafadewi Andhanatami Putri
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i2.11839

Abstract

The increasing accumulation of household organic waste poses serious environmental challenges due to inadequate management practices. Biological degradation using microbial activators is considered an effective and environmentally friendly approach to accelerate organic waste decomposition. This study aimed to analyze the effectiveness of biofertilizer and Effective Microorganisms-4 (EM4) in enhancing the biodegradation of household organic waste in soil media. The research employed a simple experimental method with three treatments: control without activator, addition of biofertilizer, and addition of EM4. Organic waste was layered with soil and incubated for four weeks, with periodic observations of physical changes, including aroma, color, waste condition, and residual decomposition. The results showed that EM4 treatment exhibited the most effective biodegradation, characterized by reduced waste residue, brownish-black color, and an earthy aroma. Biofertilizer enhanced biodegradation relative to the control, though the process proceeded more gradually due to microbial adaptation. In contrast, the control treatment demonstrated the slowest degradation rate. In conclusion, the application of microbial activators, particularly EM4, significantly enhances the biodegradation of organic waste in soil media. It is recommended that EM4 be utilized as an alternative, eco-friendly strategy for household organic waste management, with attention to environmental factors such as temperature, pH, and moisture to optimize microbial activity.
Optimalisasi Branding Pangan Lokal Tape Singkong Melalui Sosialisasi Produk Fermentasi Biologis Aziza Karenina; Winda Rachman Putri; Amalianneisha Rafadewi Andhanatami Putri; Nuris Fattahillah; Andyta Ma’rifatul Usnia
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.822

Abstract

Pemanfaatan tape singkong sebagai produk unggulan daerah masih belum optimal karena rendahnya pemahaman masyarakat mengenai proses fermentasi biologis, manfaat produk, serta strategi branding pangan lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat tape singkong sebagai produk fermentasi berbasis biologis serta mengoptimalkan branding pangan lokal melalui kegiatan sosialisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai branding pangan lokal tape singkong sebagai produk fermentasi biologis. dengan subjek kegiatan masyarakat setempat produsen tape singkong. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, diskusi, dan dokumentasi selama kegiatan sosialisasi berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai fermentasi biologis tape singkong, manfaat produk, persepsi terhadap nilai tape singkong, pengetahuan tentang branding, serta meningkatnya partisipasi peserta. Masyarakat juga mulai memahami pentingnya mengaitkan nilai biologis produk dengan identitas visual melalui nama produk, logo, dan kemasan. Kegiatan sosialisasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat serta berkontribusi pada penguatan branding tape singkong sebagai produk pangan lokal berbasis biologis yang bernilai tambah dan berdaya saing. Pemasaran berbasis sains melalui sosialisasi dapat digunakan pada berbagai produk pangan lokal lainnya karena mampu mengintegrasikan nilai ilmiah, kearifan lokal, dan strategi pemasaran sehingga meningkatkan daya saing produk sekaligus memperkuat literasi sains Masyarakat.
Analisis Karakteristik Organoleptik Yogurt dari Berbagai Jenis Susu sebagai Hasil Praktikum Bioteknologi Aisyah Putri Salsabila; Nur Santika Fitroh; Eha Eha; Siti Nurhalimah; Siti Kartika; Risa Rahmawati; Siti Gia Syauqiah Fitri; Amalianneisha Rafadewi Andhanatami Putri
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 1 (2026): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v14i1.23268

Abstract

Yogurt merupakan produk bioteknologi pangan hasil fermentasi susu oleh bakteri asam laktat yang berpotensi dimanfaatkan sebagai media pembelajaran bioteknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik organoleptik yogurt dari berbagai jenis susu dengan dan tanpa penambahan gula serta mengevaluasi potensinya sebagai hasil praktikum bioteknologi pada mahasiswa pendidikan biologi. Penelitian menggunakan desain deskriptif eksperimen sederhana melalui praktikum pembuatan yogurt di laboratorium dengan melibatkan 100 mahasiswa sebagai panelis. Variasi perlakuan meliputi penggunaan susu low fat, susu full cream, dan susu bubuk, dengan dan tanpa penambahan gula. Data diperoleh melalui uji organoleptik deskriptif dan uji hedonik terhadap parameter warna, aroma, tekstur, rasa, dan aftertaste, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan jenis susu dan penambahan gula menghasilkan variasi karakteristik organoleptik yogurt, dengan tingkat penerimaan tertinggi pada yogurt berbahan susu low fat dan full cream dengan penambahan gula, khususnya pada parameter rasa dan aftertaste. Praktikum pembuatan yogurt terbukti efektif sebagai media pembelajaran bioteknologi yang kontekstual dan aplikatif. Kata kunci: Bioteknologi, Pembelajaran Biologi, Organoleptik Yogurt, Yogurt, Praktikum Bioteknologi