Nabila Herman
Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Program Edukasi Psikologis Mengenal Perubahan Fisik dan Emosi Saat Pubertas bagi Siswa di Sekolah Dasar Muhammad Amirullah; Nabila Herman; Aswar Aswar; Zulfikri Zulfikri; Dwi Endrasto Wibowo
Journal of Community Services and Development Vol. 2 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v2i1.39

Abstract

Pubertas merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan perubahan fisik, emosional, sosial, dan psikologis yang seringkali belum dipahami secara optimal oleh siswa sekolah dasar. Kurangnya pemahaman mengenai perubahan diri pada masa pubertas dapat menimbulkan kebingungan, kecemasan, rasa malu, hingga perilaku sosial yang kurang adaptif pada anak. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian melalui Program Kemanusiaan PUSPAGA Bacce Kota Makassar dilaksanakan sebagai upaya preventif untuk membantu siswa memahami perubahan tubuh dan emosi secara positif dan sehat. Kegiatan ini dilakukan melalui edukasi psikologis dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan mahasiswa, guru, dan siswa sekolah dasar. Metode pelaksanaan terdiri atas tahap persiapan, pelaksanaan edukasi, diskusi interaktif, permainan edukatif, dan evaluasi kegiatan. Materi yang diberikan meliputi pengenalan masa pubertas, perubahan fisik pada laki-laki dan perempuan, pengelolaan emosi, pentingnya menjaga kebersihan diri, serta penguatan konsep diri positif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai perubahan tubuh dan emosi saat pubertas serta meningkatnya keberanian siswa dalam bertanya dan mengungkapkan perasaannya terkait perubahan yang dialami. Selain itu, guru memberikan respons positif karena kegiatan membantu siswa lebih siap menghadapi masa perkembangan remaja awal. Program ini memberikan kontribusi dalam mendukung kesehatan psikologis dan perkembangan sosial emosional siswa sekolah dasar.