Dwi Endrasto Wibowo
Universitas Negeri Makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Program Edukasi Psikologis Mengenal Perubahan Fisik dan Emosi Saat Pubertas bagi Siswa di Sekolah Dasar Muhammad Amirullah; Nabila Herman; Aswar Aswar; Zulfikri Zulfikri; Dwi Endrasto Wibowo
Journal of Community Services and Development Vol. 2 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v2i1.39

Abstract

Pubertas merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan perubahan fisik, emosional, sosial, dan psikologis yang seringkali belum dipahami secara optimal oleh siswa sekolah dasar. Kurangnya pemahaman mengenai perubahan diri pada masa pubertas dapat menimbulkan kebingungan, kecemasan, rasa malu, hingga perilaku sosial yang kurang adaptif pada anak. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian melalui Program Kemanusiaan PUSPAGA Bacce Kota Makassar dilaksanakan sebagai upaya preventif untuk membantu siswa memahami perubahan tubuh dan emosi secara positif dan sehat. Kegiatan ini dilakukan melalui edukasi psikologis dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan mahasiswa, guru, dan siswa sekolah dasar. Metode pelaksanaan terdiri atas tahap persiapan, pelaksanaan edukasi, diskusi interaktif, permainan edukatif, dan evaluasi kegiatan. Materi yang diberikan meliputi pengenalan masa pubertas, perubahan fisik pada laki-laki dan perempuan, pengelolaan emosi, pentingnya menjaga kebersihan diri, serta penguatan konsep diri positif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai perubahan tubuh dan emosi saat pubertas serta meningkatnya keberanian siswa dalam bertanya dan mengungkapkan perasaannya terkait perubahan yang dialami. Selain itu, guru memberikan respons positif karena kegiatan membantu siswa lebih siap menghadapi masa perkembangan remaja awal. Program ini memberikan kontribusi dalam mendukung kesehatan psikologis dan perkembangan sosial emosional siswa sekolah dasar.
Optimalisasi Peran Konselor Sebaya dalam Menciptakan Iklim Sekolah yang Peduli dan Suportif di SMP 49 Makassar: Pengabdian Maslina Maslina; Dwi Endrasto Wibowo; Inayah Ridhayanti Qarimah; Muhammad Isnawan Syafir
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6792

Abstract

Kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis siswa merupakan isu penting dalam pendidikan, terutama pada masa remaja yang ditandai perubahan emosional dan sosial yang kompleks. Banyak siswa mengalami stres akademik, kecemasan ujian, dan masalah pertemanan, namun lebih nyaman berbagi dengan teman sebaya daripada guru atau orang tua. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan peran konselor sebaya dalam menciptakan iklim sekolah yang peduli dan suportif di SMP Negeri 49 Makassar. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis experiential learning melalui analisis kebutuhan, pelatihan keterampilan konseling dasar, simulasi, dan pendampingan. Peserta berjumlah 25 siswa yang dipilih berdasarkan hasil sosiometri dan rekomendasi guru BK. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam mendengarkan aktif, berempati, menjaga kerahasiaan, dan memberikan dukungan emosional kepada teman sebaya. Program ini juga meningkatkan kepedulian sosial serta menciptakan ruang aman bagi siswa untuk berbagi masalah. Program konselor sebaya terbukti efektif sebagai strategi preventif dan suportif dalam penguatan layanan Bimbingan dan Konseling di sekolah, sehingga direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan sekolah dan guru BK.
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK MENGGUNAKAN TEKNIK STORYTELLING UNTUK MENINGKATKAN EMPATI PADA  SISWA SD NEGERI 2 PRINGGAJURANG M. Zainuddin; Dwi Endrasto Wibowo; Reza Zulaifi; Nurul Iman
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 14 No. 2 (2025): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.142.02

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of group guidance services using storytelling techniques in enhancing the empathy of sixth grade elementary school students in East Lombok. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using pre-test and post-test measurements on ten randomly selected participants. The instrument used was an empathy scale covering four dimensions, while the intervention was carried out through story reading and paired retelling activities. Data were analyzed using comparative tests to determine changes in empathy levels after the intervention. The results indicate a significant increase in empathy with an average score improvement of twelve point three. The greatest increase occurred in the perspective taking dimension, followed by empathic concern, imagination, and personal distress. These findings demonstrate that storytelling is an effective guidance strategy for developing students’ ability to understand the feelings of others.
Integrasi Nilai-Nilai Religiusitas dalam Teknik Konseling Restrukturisasi Kognitif Terhadap Penanganan Kecemasan Individu Pasca Bencana Teuku Fadhli; M. Zainuddin; Dwi Endrasto Wibowo
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 15 No. 01 (2026): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.151.05

Abstract

Anxiety is one of the most common psychological problems experienced by individuals in post-disaster contexts and can significantly affect mental well-being and quality of life. This condition requires an intervention approach that is not only psychologically effective but also culturally and spiritually relevant. This study aims to examine the integration of Islamic religiosity values within cognitive restructuring counselling techniques as an approach to managing anxiety among post-disaster individuals. The method employed is a literature review using a descriptive-analytical approach to analyse relevant studies on cognitive restructuring and Islamic religiosity, encompassing the dimensions of Islam, Iman, and Ihsan. The integration is conducted through four main stages: identification, normalisation, distancing, and decatastrophising, which are aligned with religious values as a foundation for modifying maladaptive thought patterns. The findings indicate that the integration of Islamic religiosity values enhances the effectiveness of cognitive restructuring by providing meaning to traumatic experiences, fostering inner peace, and strengthening self-regulation. Therefore, this integrative approach offers a more holistic and contextual intervention model for addressing anxiety among post-disaster individuals, particularly within communities where religious values play a significant role in psychological life