Adam Malik
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Penguatan Nilai-Nilai Moderasi Beragama Berbasis Kearifan Lokal pada Santri TPQ Mushola Miftakhul Hidayah di Wonosari, Tanggamus Adam Malik
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan moderasi beragama mendesak untuk diinternalisasikan sejak usia dini guna membentuk generasi yang inklusif dan toleran di tengah dinamika masyarakat multikultural. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai moderasi beragama (tasamuh, tawazun, i’tidal, dan musawah) kepada santri di TPQ Mushola Miftahul Hidayah, Dusun Wonosari, Pekon Ngarip, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahapan pemetaan sosial (social mapping), perencanaan partisipatif, aksi pendampingan, dan refleksi evaluatif. Program dilaksanakan melalui strategi joyful learning yang mengintegrasikan metode storytelling kisah teladan Nabi, permainan edukatif kebangsaan, dan praktik pembiasaan sosial. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman kognitif dan sikap sosial santri. Indikator keberhasilan terlihat dari: (1) Tumbuhnya budaya antre sebagai manifestasi nilai keadilan (i’tidal); (2) Menurunnya perilaku perundungan verbal (verbal bullying) sebagai dampak internalisasi nilai toleransi (tasamuh); dan (3) Meningkatnya semangat kebangsaan melalui rutinitas lagu nasional. Artikel ini menyimpulkan bahwa internalisasi moderasi beragama di wilayah pedesaan efektif jika disinergikan dengan pendekatan budaya lokal dan keteladanan guru.
Optimalisasi Website dan Media Sosial Instagram sebagai Sarana Informasi dan Profil Branding Pada Program Studi Pendidikan Bahasa Arab UIN Raden Intan Lampung Adam Malik
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan website dan media sosial Instagram sebagai sarana informasi dan profil branding pada Program Studi Pendidikan Bahasa Arab UIN Raden Intan Lampung. Permasalahan yang dihadapi meliputi minimnya pembaruan konten, pengelolaan yang reaktif, serta rendahnya tingkat engagement audiens. Metode yang digunakan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan: (1) analisis kebutuhan melalui survei dan observasi, (2) pembentukan tim digital, (3) penyusunan pedoman pengelolaan media digital, (4) produksi dan publikasi konten terencana, serta (5) monitoring dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kuantitas dan kualitas konten, engagement rate Instagram meningkat 215%, traffic website meningkat 180%, serta terbentuknya sistem pengelolaan media digital yang terstandar melalui kalender konten dan pedoman editorial. Kontribusi praktis yang diberikan berupa model pengelolaan media digital perguruan tinggi yang dapat direplikasi oleh program studi lain, sekaligus memperkuat eksistensi digital dan citra institusional Program Studi Pendidikan Bahasa Arab di ruang publik.
PENERAPAN METODE EDUTAINMENT WORD SEARCH BERBANTU MEDIA PUZZLE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA ARAB PESERTA DIDIK KELAS IV MIN Ocha Rahma Wati; Asti Fauziah; Erni Zuliana; Adam Malik
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.10146

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the Edutainment Word Search method assisted by puzzle media in improving Arabic learning outcomes, particularly vocabulary mastery, among fourth-grade students at MIN 6 Bandar Lampung. The main problem addressed in this study is the low level of students’ Arabic vocabulary mastery, which is influenced by less engaging and less interactive teaching methods. This study employed a Classroom Action Research (CAR) approach consisting of two cycles, each including the stages of planning, action, observation, and reflection. The results showed that the implementation of the method successfully improved both student participation and learning outcomes, as indicated by the increase in learning mastery percentage. In the pre-cycle, the learning mastery percentage was 31.25%. It increased to 37.5% in Cycle I and significantly improved to 87.5% in Cycle II. These findings indicate that the applied method is effective in enhancing students’ learning outcomes. Although vocabulary improvement was achieved, this study recommends that other language skills, such as writing and grammar, should also be emphasized in future Arabic language instruction. This study also provides opportunities for further development of similar methods at various educational levels. ABSTRAK enelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan metode Edutainment Word Search dengan media puzzle dalam meningkatkan hasil belajar bahasa Arab, khususnya dalam penguasaan kosakata, di kelas IV MIN 6 Bandar Lampung. Fokus masalah penelitian ini adalah rendahnya penguasaan kosakata bahasa Arab siswa yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang kurang menarik dan kurang interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode ini berhasil meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa, yang tercermin dari peningkatan persentase ketuntasan belajar. Pada pra-siklus, persentase ketuntasan belajar sebesar 31,25%. Pada siklus I meningkat menjadi 37,5%, dan pada siklus II meningkat secara signifikan menjadi 87,5%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa metode yang diterapkan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Meskipun peningkatan kosakata telah tercapai, penelitian ini merekomendasikan agar keterampilan lain, seperti menulis dan tata bahasa, juga diperhatikan dalam pembelajaran bahasa Arab di masa mendatang. Penelitian ini membuka peluang pengembangan lebih lanjut dalam penggunaan metode serupa di berbagai tingkat pendidikan.    
Hybrid Legality in Imported Thrifting: Navigating the Intersection of Fiqh Muamalah and State Regulatory Authority in Contemporary Indonesia Adam Malik; Rara Mila Hafidzoh; Reva Aulia; Muhammad Sayuti Hasan
NALAR FIQH: Jurnal Hukum Islam Vol. 17 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/nf.v17i1.2175

Abstract

The rapid expansion of transnational second-hand clothing markets, commonly known as imported thrifting, has generated significant legal controversy in Indonesia, where the government formally prohibited the importation of used clothing through Ministerial Regulation of Trade Number 40 of 2022. This regulatory prohibition creates a complex normative tension, as imported thrifting transactions appear, on their face, to satisfy the contractual pillars and conditions of validity under Islamic commercial jurisprudence (fiqh muamalah), yet are simultaneously subject to state prohibition on grounds of public health protection, domestic industry preservation, and macroeconomic stability. Existing scholarship has addressed these dimensions in isolation, leaving a significant theoretical gap in understanding how Islamic commercial law and state regulatory authority interact within the same economic phenomenon. This study addresses that gap through a normative legal research design employing comparative-normative analysis across three sequential analytical stages: internal assessment of transactional validity under fiqh muamalah, examination of the policy rationale of Indonesian positive law, and dialectical synthesis through the maqasid al-shariah framework. The findings establish that imported thrifting operates simultaneously within two non-contradictory normative registers, private validity under Islamic contract law and public prohibition under state regulation, a condition this study terms "hybrid legality." The analysis further demonstrates that the state's regulatory prohibition carries robust Islamic normative legitimacy through the objectives of hifz al-nafs and hifz al-mal at the collective level, and through the jurisprudential principle of tasarruf al-imam 'ala al-ra'iyyah manut bi al-maslahah. The concept of hybrid legality is proposed as an original analytical model for understanding transnational economic phenomena in contemporary Muslim societies, offering a framework that transcends the binary halal-haram dichotomy and situates Islamic legal reasoning within broader debates on legal pluralism, state authority, and public welfare governance.
Warisan Pendidikan Rahmah El Yunusiyah dalam Gerakan Rahima dan Implikasinya dalam Pendidikan Islam Indonesia Adam Malik
Tadabbur: Jurnal Integrasi Keilmuan Vol. 5 No. 1 (2026): Tadabbur: Jurnal Integrasi Keilmuan
Publisher : Mahad Al Jamiah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tadabbur.v5i1.52365

Abstract

This article examines the continuity and transformation of the educational legacy of Rahmah El Yunusiyah (1900–1969) within the gender-based Islamic education movement run by Rahima (Center for Islamic Education and Information and Women's Rights) in contemporary Indonesia. Rahmah El Yunusiyah is known as a pioneer of Islamic education for women through the establishment of the Sekolah Diniyyah Puteri Padang Panjang on November 1, 1923, which was the first Islamic educational institution specifically for women in Southeast Asia. Meanwhile, Rahima, founded in 2000, exists as a non-governmental organization dedicated to community education, advocacy for women's rights from an Islamic perspective, the development of female ulama (Islamic scholars), and the development of gender-just pesantren modules. This research uses a critical literature review approach with a thematic comparative analysis of primary and secondary scientific sources searched through Google Scholar, ResearchGate, and Scopus. The findings show that there is a strong genealogical thread between the two in terms of expanding women's religious access and authority, emphasizing equality as an inherent Islamic value, and developing institutions that provide structural space for women's leadership. At the same time, there is a real transformation that spans four dimensions: from formal madrasas to NGOs and community education; from a colonial context to a democratic context and global human rights discourse; from classical teaching patterns to training, advocacy, and media campaigns; and from simply providing access to texts to transforming how texts are read through critical hermeneutics (mubadalah).
STRATEGI GURU DALAM MEMBENTUK PEMBIASAAN BAHASA ARAB DI PONDOK PESANTREN ISLAM ULUL ALBAB LAMPUNG Haris Abdurahman Hanafi; Adam Malik; Erni Zuliana
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 5 No. 1 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, September 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v5i1.1482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam membentuk kebiasaan berbahasa Arab, serta menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya di Pondok Pesantren Islam Ulul Albab Lampung. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian mencakup seluruh pihak yang terlibat dalam program pembiasaan bahasa Arab di pesantren, sementara sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling yang melibatkan pimpinan pesantren, guru bahasa Arab, pengurus bahasa, dan santri. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri atas observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber dan metode untuk menjamin validitas data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa strategi guru dalam membentuk pembiasaan bahasa Arab diterapkan secara sistematis, meliputi strategi sima’i, hiwar, penambahan kosa kata (mufradat), pengulangan dan penguatan, islahul lughah, motivasi serta pemberian reward, hukuman edukatif, serta evaluasi berkala. Faktor pendukung mencakup lingkungan bahasa yang kondusif, dukungan dari guru dan pengurus bahasa, kebijakan pesantren, serta sistem motivasi dan penghargaan. Sementara itu, faktor penghambat meliputi inkonsistensi dalam penggunaan bahasa Arab, lemahnya pengawasan, serta keterbatasan pendampingan dalam implementasi program kebahasaan.