Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Sustainable HR Practices dan Green Commitment terhadap Kinerja Karyawan melalui Organizational Identification PT XYZ Moh
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 3 No. 6 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v3i6.242

Abstract

Peningkatan tuntutan keberlanjutan mendorong organisasi untuk mengintegrasikan nilai lingkungan dalam pengelolaan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sustainable HR Practices dan Green Commitment terhadap Kinerja Karyawan melalui Organizational Identification di PT XYZ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-eksplanatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive, meliputi manajer SDM, pimpinan unit kerja, serta karyawan yang terlibat dalam program keberlanjutan perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT XYZ telah menerapkan Sustainable HR Practices melalui kebijakan rekrutmen berwawasan lingkungan, pelatihan keberlanjutan, serta aturan kerja yang mendukung efisiensi sumber daya. Green commitment karyawan relatif baik, meskipun tingkat internalisasi nilai lingkungan masih bervariasi. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa Sustainable HR Practices dan Green Commitment berkontribusi dalam membentuk Organizational Identification, yang tercermin dari rasa bangga, keterikatan, dan loyalitas karyawan terhadap perusahaan. Organizational identification berperan sebagai mekanisme penting yang memperkuat pengaruh praktik SDM berkelanjutan dan komitmen lingkungan terhadap kinerja karyawan. Karyawan yang memiliki tingkat identifikasi organisasi yang tinggi cenderung menunjukkan kinerja yang lebih optimal dan bertanggung jawab.Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan SDM berbasis keberlanjutan yang disertai dengan penguatan aspek psikologis karyawan mampu mendorong kinerja karyawan secara berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia berkelanjutan serta kontribusi praktis bagi perusahaan dalam merumuskan kebijakan SDM yang berorientasi pada keberlanjutan.
Pengalaman Karyawan Generasi Z terhadap Penerapan Flexible Working Arrangement di Era Digital Pada PT Cahaya Makmur Moh; Hendra
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 2 (2026): JANUARY 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i2.257

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong organisasi menerapkan Flexible Working Arrangement (FWA) untuk meningkatkan efektivitas kerja. Generasi Z yang tumbuh di era digital memiliki preferensi tinggi terhadap fleksibilitas dan pemanfaatan teknologi. Penelitian ini bertujuan memahami pengalaman karyawan Generasi Z terhadap penerapan FWA di PT Cahaya Makmur.Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dipilih melalui purposive sampling, yaitu karyawan Generasi Z yang menjalankan sistem FWA. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa FWA memberikan pengalaman positif bagi karyawan Generasi Z. Fleksibilitas waktu dan lokasi kerja meningkatkan kenyamanan, produktivitas, serta keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance). Dukungan teknologi digital juga mempermudah komunikasi dan penyelesaian pekerjaan. Selain itu, FWA meningkatkan kepuasan kerja karena karyawan merasa lebih dipercaya dalam mengelola tugasnya. Namun, terdapat tantangan seperti kendala komunikasi, berkurangnya interaksi langsung, dan sulitnya memisahkan waktu kerja dengan kehidupan pribadi.Penelitian menyimpulkan bahwa FWA sesuai dengan karakteristik Generasi Z di era digital dan memberikan dampak positif terhadap pengalaman kerja. Oleh karena itu, perusahaan perlu terus mengembangkan sistem kerja fleksibel yang didukung teknologi, komunikasi yang efektif, dan kebijakan yang jelas guna meningkatkan produktivitas serta loyalitas karyawan.
Pemberdayaan Perempuan melalui Pelatihan Keterampilan, Manajemen Usaha, Literasi Keuangan, dan Pendampingan Pemasaran Produk Lokal desa Sukma Jaya Miya Dewi; Moh; Burhan
Jurnal Ekonomi, Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): JULI
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jependimas.v2i3.60

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi perempuan di Desa Sukma Jaya melalui program pemberdayaan berbasis keterampilan dan penguatan usaha. Program ini dilaksanakan melalui empat pendekatan utama, yaitu pelatihan keterampilan produksi, pelatihan manajemen usaha, penguatan literasi keuangan, serta pendampingan pemasaran produk lokal. Metode pelaksanaan meliputi workshop, praktik langsung, pendampingan intensif, dan evaluasi berkala terhadap perkembangan usaha peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam menghasilkan produk yang berkualitas, memahami perencanaan dan pengelolaan usaha, serta meningkatkan kemampuan pencatatan keuangan sederhana. Selain itu, peserta mampu menerapkan strategi pemasaran digital dan offline untuk meningkatkan jangkauan pasar produk lokal. Kegiatan ini berdampak pada tumbuhnya usaha rumahan baru serta meningkatnya kepercayaan diri perempuan dalam berperan aktif pada kegiatan ekonomi desa. Program ini direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkelanjutan agar penguatan ekonomi perempuan dapat semakin optimal.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Pelatihan Pemasaran Digital dan Analisis Biaya Produk di desa gedangan sidoarjo Moh; Mohammad; Hanifah
Jurnal Ekonomi, Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): OKTOBER
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jependimas.v2i4.62

Abstract

Keterbatasan kemampuan pemasaran dan pencatatan biaya produksi masih menjadi permasalahan utama bagi pelaku usaha mikro di Desa Gedangan, Sidoarjo. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya daya saing produk dan ketidakmampuan pelaku usaha dalam menentukan harga jual yang tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan pemasaran digital dan analisis biaya produk bagi pelaku UMKM di Desa Gedangan. Metode pelaksanaan meliputi (1) pemetaan awal kondisi usaha melalui wawancara dan kuesioner, (2) penyuluhan mengenai konsep dasar pemasaran digital dan komponen biaya produksi, (3) pelatihan praktik pembuatan akun dan konten pemasaran di media sosial/marketplace, serta (4) pendampingan penyusunan perhitungan biaya produk dan penetapan harga jual berbasis cost plus pricing. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pemasaran digital dan analisis biaya produk yang tercermin dari perbandingan nilai pre-test dan post-test, serta adanya penerapan langsung berupa pembuatan akun bisnis dan konten promosi oleh peserta. Selain itu, sebagian pelaku usaha mulai menyusun perhitungan biaya produksi sederhana sebagai dasar penentuan harga jual. Kegiatan ini diharapkan berkontribusi pada peningkatan kemandirian ekonomi dan daya saing UMKM di Desa Gedangan secara berkelanjutan.
Penguatan Strategi Pemasaran Desa Wisata Berbasis Digital Melalui Optimalisasi Branding, Konten Media Sosial, Customer Engagement, dan Analisis Pasar desa Catak Gayam Jombang Jawa timur Hendra; Moh; Ari
Jurnal Ekonomi, Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): JULI
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jependimas.v2i3.63

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat strategi pemasaran Desa Wisata Catak Gayam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, melalui optimalisasi branding, konten media sosial, customer engagement, dan analisis pasar berbasis digital. Permasalahan utama mitra meliputi belum kuatnya identitas merek desa wisata, konten promosi yang belum konsisten dan kurang menarik, rendahnya interaksi dengan calon wisatawan di media sosial, serta belum adanya pemetaan pasar yang terstruktur. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif melalui tahapan: (1) asesmen kebutuhan dan pemetaan potensi desa wisata, (2) pelatihan dan workshop penyusunan branding destinasi dan kalender konten media sosial, (3) praktik pembuatan konten digital (foto, video pendek, dan copywriting), (4) pendampingan pengelolaan interaksi dengan pengikut (customer engagement) di media sosial, serta (5) pelatihan analisis sederhana data insight dan tren pasar wisata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan pelaku pengelola desa wisata dalam merancang identitas visual dan narasi branding, menyusun dan memproduksi konten media sosial secara terencana, serta merespons interaksi calon wisatawan dengan lebih proaktif. Selain itu, mitra mulai mampu memanfaatkan data insight media sosial dan umpan balik pengunjung sebagai dasar pengambilan keputusan strategi pemasaran. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada penguatan kapasitas manajerial pemasaran digital Desa Wisata Catak Gayam secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Keputih, Kabupaten Jombang melalui Peningkatan Kapasitas Sosial, Ekonomi, dan Literasi Digital Hendra; Moh; Burhan; Ari; Muslikun
Jurnal Ekonomi, Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jependimas.v3i1.69

Abstract

Pemberdayaan masyarakat desa merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Desa Keputih, Kabupaten Jombang, memiliki potensi sosial dan ekonomi yang cukup besar, namun masih menghadapi keterbatasan dalam kapasitas sosial, pengelolaan ekonomi lokal, dan literasi digital masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Keputih melalui peningkatan kapasitas sosial, ekonomi, dan literasi digital secara terintegrasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif sederhana melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi dan kerja sama masyarakat, peningkatan pemahaman pelaku UMKM dalam pengelolaan usaha dan pengembangan potensi lokal, serta peningkatan literasi digital masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi. Integrasi ketiga aspek tersebut terbukti efektif dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat desa yang adaptif terhadap perkembangan sosial dan teknologi serta berkelanjutan.
Strategi Branding Produk Lokal Melalui Desain Kemasan dan Pemasaran Digital Keripik Pisang Naila Desa Sukmajaya Sri; Ari; Moh
Jurnal Ekonomi, Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): APRIL
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jependimas.v3i2.71

Abstract

Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, namun sering menghadapi kendala dalam hal branding, desain kemasan, dan pemasaran. Keripik Pisang Naila di Desa Sukmajaya merupakan salah satu produk olahan pisang lokal yang memiliki kualitas baik, tetapi masih memiliki keterbatasan dalam desain kemasan dan pemasaran yang masih bersifat konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi branding produk lokal melalui pengembangan desain kemasan dan pemanfaatan pemasaran digital guna meningkatkan daya saing produk. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan desain kemasan dengan penambahan label merek, logo, dan informasi produk mampu meningkatkan daya tarik serta identitas produk. Selain itu, penerapan pemasaran digital melalui media sosial memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan promosi produk secara lebih efektif. Dengan demikian, strategi branding melalui desain kemasan dan pemasaran digital dapat meningkatkan nilai jual produk serta mendukung perkembangan UMKM di Desa Sukmajaya.
MANAJEMEN PEMASARAN BERBASIS EMOSI MIKRO KONSUMEN:STRATEGI MEMBANGUN LOYALITAS DI ERA PASAR YANG TERFRAGMENTASI Moh
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 3 (2026): MARCH 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i3.264

Abstract

Penelitian ini membahas manajemen pemasaran berbasis emosi mikro konsumen sebagai pendekatan strategis dalam membangun loyalitas pada era pasar yang semakin terfragmentasi. Emosi mikro konsumen dipahami sebagai sinyal emosional yang bersifat halus, cepat, dan sering kali tidak dinyatakan secara langsung, tetapi memengaruhi persepsi, keputusan pembelian, kepuasan, serta keterikatan terhadap merek. Fragmentasi pasar yang dipicu oleh digitalisasi, perubahan gaya hidup, personalisasi media, dan meningkatnya pilihan produk menyebabkan strategi pemasaran massal menjadi kurang efektif. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengembangkan kemampuan membaca pengalaman emosional konsumen pada berbagai titik interaksi, baik sebelum, selama, maupun setelah pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka untuk mengkaji konsep emosi, pengalaman pelanggan, hubungan pemasaran, dan loyalitas konsumen. Hasil analisis menunjukkan bahwa loyalitas tidak hanya dibentuk oleh kepuasan rasional, kualitas produk, atau harga, tetapi juga oleh pengalaman emosional kecil yang konsisten, seperti rasa dihargai, aman, dipahami, bangga, dan nyaman. Strategi pemasaran berbasis emosi mikro menuntut integrasi data, empati, komunikasi personal, respons cepat, serta etika pengelolaan informasi konsumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan emosi mikro dapat menjadi sumber keunggulan bersaing yang relevan bagi organisasi yang beroperasi di pasar terfragmentasi.