Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EDUKASI MENABUNG MELALUI SEMINAR INTERAKTIF BERBASIS BERMAIN, CERITA DAN PRAKTIK PADA ANAK USIA DINI DI DESA CISIMEUT RAYA Dwisapto Yusuf Pradana; Yeni Khoirunnisa Agustiani; Fat'Chatus Chanifa Jikhan; Muhammad Lukman Hakim
SEBA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2026)
Publisher : SEBA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The low understanding of early childhood children regarding the concept of saving in rural areas is a problem that needs to be addressed through planned educational approaches appropriate to the child's developmental stage. This community service activity was carried out as part of the Student Community Service (KKM) program at PAUD Al-Fatha, Cisimeut Raya Village, Leuwidamar District, Lebak Regency, Banten Province, with the aim of instilling saving awareness and motivation from an early age in preschool-aged children. The method used was an integrated combination of play, storytelling, and direct practice. The implementation was divided into three stages: preparation, interactive seminar, and evaluation. During the seminar, children were engaged in a simulation, listened to a short story conveying the value of saving, and practiced saving directly using a piggy bank which they then brought home as a tool for daily habituation. The results showed that children responded enthusiastically to all activities, and the combined method proved effective in conveying the message about the importance of saving in a fun and memorable way. PAUD teachers and parents were also involved to ensure the continuation of saving habits after the program ended. This program demonstrates that basic financial literacy education can be implemented from an early age through creative approaches without requiring complex facilities, and has potential to be replicated in other PAUD institutions in rural areas. Keywords: Early Childhood Education, Saving Education, Financial Literacy, Saving Habits
ANALISIS PENGELOLAAN MUSEUM MULTATULI SEBAGAI PUSAT EDUTAINMENT DI KABUPATEN LEBAK Sierfi Rahayu; Tiwi Rizkiyani; Yeni Khoirunnisa Agustiani; Dwisapto Yusuf Pradana; Fat'Chatus Chanifa Jikhan; Muhammad Lukman Hakim
Jurnal Administrasi dan Kesekretarisan Vol 11 No 1: Maret 2026
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/a4z3a023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan Museum Multatuli sebagai pusat edutainment masyarakat di Kabupaten Lebak melalui kerangka kerja fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dari George R. Terry. Sebagai museum antikolonial pertama di Indonesia, Museum Multatuli menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan fungsi pelestarian sejarah dan tuntutan kebutuhan rekreasi modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi non partisipasi, wawancara, dan studi dokumentasi dengan analisis data menggunakan model interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Museum Multatuli sebagai pusat edutainment masyarakat di Kabupaten Lebak sudah berjalan dengan baik melalui penerapan fungsi manajemen POAC yang konsisten seperti aspek perencanaan sudah ada penetapan tujuan yang jelas dibuktikan adanya visi misi museum multatuli. Aspek pengorganisasian sudah melakukan penyusunan struktur organisasi yang jelas namun untuk pengalokasian sumber daya masih kurang khususnya bagian konservator. Aspek penggerakan sudah baik terlihat dari kepemimpinan, wewenang dan tanggungjawab seperti bagian eduktor diarahkan menjadi pemandu setiap kegiatan tour yang dilakukan pada museum multatuli. Terakhir aspek pengawasan sudah baik terlihat dari laporan pelaksanaan kegiatan yang dibuat setiap tahun, bisa diakses juga oleh masyarakat melalui website, selain itu tersedia survei kepuasan masyarakat yang dilakukan oleh museum multatuli.  
PENGUATAN KESADARAN ANTI-BULLYING DALAM MEWUJUDKAN LINGKUNGAN SEKOLAH AMAN DI SDN 2 PADEK KECAMATAN KASEMEN Sierfi Rahayu; Tiwi Rizkiyani; Nikki Prafitri; Yeni Khoirunnisa Agustiani; Fat’Chatus Chanifa Jikhan; Dwisapto Yusuf Pradana; Muhammad Lukman Hakim
PANDAWA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): PANDAWA: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/pandawa.v5i1.9342

Abstract

Perundungan merupakan kekerasan sistematik yang digunakan untuk mengintimidasi dan memelihara dominasi. Perundungan memiliki beberapa dampak negatif bagi para korban seperti merasa ketakutan, tidak aman,  terintimidasi, merasa rendah diri, tidak berharga, sulit berkonstrasi saat belajar, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, edukasi mengenai anti perundungan sangat penting untuk dilakukan khususnya bagi anak-anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di salah satu Sekolah Dasar yang ada di Kota Serang yaitu SDN 2 Padek, Kecamatan Kasemen. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pendekatan partisipatif dengan memberikan edukasi kepada para siswa, mengadakan sesi tanya jawab, dan diakhiri dengan kuis. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan antusiasme dari para siswa untuk belajar mengenai anti perundungan. Hal tersebut juga dapat dilihat dari keaktifan siswa dalam menceritakan pengalaman pribadi mereka, maupun menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi yang disampaikan. Kegiatan ini dapat memberikan dampak yang positif bagi para siswa agar dapat memahami bahaya dan dampak negatif dari perundungan, sehingga mereka dapat menghindari perbuatan tersebut.