This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Herlina Herlina
UPT SD Negeri 007 Tete Uri, Luwu Utara, Sulawesi Selatan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Edukasi Video Animasi Dibandingkan Pembelajaran Konvensional Dalam Menurunkan Tindakan dan Sikap Bullying Pada Anak Usia Sekolah: Studi Kuasi-Eksperimental Abd Rahman; Chatarina Suryaningsih; Fauziah Rudhiati; Dewi Umu Kulsum; Dwi Hastuti; Herlina Herlina
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55367

Abstract

Bullying pada siswa sekolah dasar masih menjadi masalah yang berdampak pada perkembangan sosial dan emosional anak, sehingga diperlukan strategi edukasi preventif yang efektif. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas komparatif edukasi video animasi dibandingkan edukasi lisan dalam menurunkan tindakan dan sikap bullying pada siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental pretest–posttest control group. Sampel terdiri dari 40 siswa yang dibagi menjadi kelompok intervensi (video animasi ±5 menit) dan kelompok kontrol (edukasi lisan). Instrumen penelitian berupa kuesioner tindakan dan sikap bullying. Hasil menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami penurunan skor bullying, namun kelompok intervensi menunjukkan penurunan yang lebih besar dan signifikan secara statistik (p<0,05). Rata-rata skor tindakan bullying pada kelompok intervensi lebih rendah (66,90) dibandingkan kelompok kontrol (71,65), sedangkan skor sikap bullying juga lebih rendah (31,80) dibandingkan kelompok kontrol (44,85). Nilai Cohen’s d sebesar 1,3529 pada tindakan dan 0,9677 pada sikap menunjukkan efek intervensi yang besar (Cohen’s d > 0,8 dikategorikan sebagai efek besar). Penurunan tersebut berkaitan dengan peningkatan empati, penguatan persepsi bahaya bullying, dan penurunan sikap permisif terhadap perilaku agresif. Edukasi video animasi terbukti lebih efektif dibanding edukasi lisan dan direkomendasikan sebagai strategi preventif bullying yang aplikatif di lingkungan sekolah dasar.