Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dampak Terapi Rindik Bali terhadap Penurunan Insomnia pada Siswa (Studi Eksperimental Terapi Rindik Bali di SMAN 1 Singaraja) Gede Pramana Dickpala Sandi; Luh De Rat Yuningsih
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57871

Abstract

Insomnia merupakan keadaan seseorang yang merasakan gejala melelahkan saat beraktivitas di siang hari dan sulit mendapatkan kualitas tidur baik. Di Indonesia sekitar 10% penduduk atau sekitar 28 juta orang mengalami insomnia dari total 238 juta penduduk Indonesia dari jumlah tersebut sekitar 10-15% sebagai gejala insomnia kronik. Selain itu, insomnia juga menyerang siswa di Indonesia, khususnya di Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dan efektivitas Terapi Rindik Bali Relaxation sebagai upaya penurunan insomnia di SMAN 1 Singaraja. Penelitian ini menggunakan jenis True Experimental Design bentuk Pre-test Post-test Control Group Design yang bertujuan membandingkan penurunan insomnia sebelum dan sesudah pemberian terapi antara kelompok kontrol tidak mendapatkan treatment Rindik Bali sedangkan kelompok eksperimen mendapatkan treatment Rindik Bali. Metode pemerolehan data dengan observasi, pre-test post-test, wawancara terstruktur serta dokumentasi. Jumlah sampel penelitian adalah 70 siswa dengan pertimbangan dalam pengambilan sampel didasarkan pada siswa yang mengalami gejala insomnia berdasarkan kuisioner yang telah disebar. Data yang didapat akan diolah menggunakan aplikasi Jamovi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kuantitatif uji Paired Sample T-Test dan Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perubahan yang signifikan setelah pada kelompok yang diberikan perlakuan Rindik Bali (p=0.001<0.005).
Mengungkap Pengalaman Budaya Hustle dan Toxic Productivity: Studi Fenomenologi Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Ayla Azzura Patria; Muyasyaroh Muyasyaroh; Vantha Khaira Amalya; Muhammad Fakhri Faturrohman; Fasya Al Alina; Dinda Nasywa Zhafirah; Luh De Rat Yuningsih; Gede Pramana Dickpala Sandi; Muhammad Fikhar Ajis
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 9 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, September, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i9.4327

Abstract

Budaya hustle telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat usia produktif, termasuk mahasiswa, dan tidak jarang memunculkan toxic productivity. Penelitian ini bertujuan mengungkap pengalaman budaya hustle dan toxic productivity pada mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi melalui observasi langsung dan wawancara mendalam terhadap informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya hustle telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Budaya tersebut terbentuk karena adanya keinginan untuk mengaktualisasikan diri, lingkungan kampus yang memfasilitasi mahasiswa untuk aktif dalam berbagai kegiatan, serta dorongan untuk memenuhi ekspektasi diri sendiri dan orang lain. Budaya hustle kemudian berkontribusi terhadap munculnya toxic productivity yang ditandai oleh perasaan bersalah dan menyesal ketika individu tidak melakukan aktivitas produktif. Pada informan tertentu, toxic productivity berkembang menjadi perilaku sickness presenteeism yang ekstrem, ketika individu tetap memilih menyelesaikan agenda organisasi meskipun kondisi kesehatan memerlukan tirah baring di rumah sakit. Temuan ini menunjukkan bahwa dorongan untuk terus produktif dapat memengaruhi cara mahasiswa merespons kebutuhan kesehatan dan waktu istirahat.
Analisis Functional Theory dan Isu kebijakan dalam Debat Pilkada Kabupaten Pekalongan Tahun 2024 Luh De Rat Yuningsih; Ikhsan Fuady; Kunto Adi Wibowo; Dzikrifa Ningtyas Aliifa
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 5 No. 5 (2026): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v5i5.4038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui functional theory dalam debat pilkada Kabupaten Pekalongan Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis isi yang difokuskan pada distribusi fungsi acclaim, attack, dan defense, serta isu kebijakan (policy) berupa past deeds dan future plans dari masing-masing kandidat menang dan kalah, untuk memahami perbedaan strategi dalam memengaruhi opini publik. Data penelitian diperoleh dari tayangan debat Pilkada Kabupaten Pekalongan tahun 2024 yang dapat diakses secara penuh melalui kanal Youtube. Sebelum proses pengkodean, coder melakukan uji intercoder reliability untuk meminimalkan subjektivitas dalam proses pengodean data dengan menggunakan coding book dan instrumen berbasis web ReCal2Proses. Setelah proses pengkodean, tersisa 305 ujaran dari 332 total ujaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi acclaim merupakan fungsi yang paling sering digunakan oleh kedua kandidat (64%), diikuti fungsi attack (42%), dan defense (11%). Uji hipotesis menggunakan Chi-square mengindikasikan tidak terdapat perbedaan yang signifikaan antara penggunaan fungsi wacana (acclaim, attack, defense) antara kandidat menang dan kalah dalam debat pilkada dengan nilai p= 0,545>0,05 (H1 ditolak). Sebaliknya, terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara kandidat 01 dan 02 dalam hal menekankan isu kebijakan selama debat pilkada berlangsung dengan nilai p= 0,001<0,05 (H2 diterima).