Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TAJAN STAINLESS & AYAKAN MESH) UNTUK MENINGKATKAN MUTU DAN KEAMANAN PANGAN PRODUK GULA KELAPA DI DESA PERNASIDI Aiza Yudha Pratama; Muhammad Iqbal Faturohman; Ade Yanyan Ramdhani; Vania Roselia Rachmadhani; Rowland Pratama Rajagukguk; Muhammad Ali As- Syaerozi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.47440

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, yang merupakan salah satu sentra produksi gula kelapa. Permasalahan utama yang dihadapi oleh Kelompok Tani Gendis Asri adalah tingginya tingkat penolakan produk gula kelapa oleh eksportir akibat inkonsistensi tekstur dan tidak terpenuhinya standar keamanan pangan. Untuk menjawab tantangan tersebut, dilakukan intervensi teknologi tepat guna melalui substitusi wajan baja konvensional dengan wajan stainless steel dan penggunaan ayakan mesh untuk proses sortir. Kegiatan pendampingan dan pelatihan diberikan untuk meningkatkan keterampilan petani dalam penerapan teknologi dan prinsip keamanan pangan, termasuk HACCP. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan, yaitu efisiensi waktu produksi rata-rata meningkat sebesar 38% dan jumlah produk gula kelapa bertekstur konsisten meningkat sekitar 19,5%. Inovasi ini juga mampu meminimalkan potensi kontaminasi dan meningkatkan standar keamanan pangan, sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas produk, daya saing di pasar ekspor, serta kesejahteraan petani setempat.
Optimalisasi Produksi dan Pemasaran Gula Kelapa Melalui Standarisasi Wadah Nira Pasca Panen dan Kemasan Beridentitas Lokal di Kelompok Tani Gula Kelapa Gendis Asri Muhammad Iqbal Faturohman; Aiza Yudha Pratama; Gladi Pawestri Utami
JURPIKAT Vol 7 No 1 (2026): 7.1 2026
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2912

Abstract

The Gendis Asri Coconut Sugar Farmers Group in Pernasidi Village, Cilongok District, Banyumas, is one of the coconut sugar producers with great potential but faces challenges related to production quality and marketing. The main issues identified include the low quality of sap after harvesting due to the use of unhygienic plastic jerry cans, as well as weak marketing strategies caused by unattractive product packaging that lacks local identity. This community service program aims to improve production quality and product competitiveness through the replacement of sap containers with food-grade HDPE materials, the provision of climbing belts to enhance work safety, the installation of continuous band sealers and digital scales, and the development of culturally inspired packaging designs based on Cilongok’s local heritage. The implementation methods include socialization, training, mentoring, and technology application. The results show a significant increase in the quality of collected sap, improved product readiness for entry into modern markets, and strengthened farmer capacity in both production and marketing aspects. This program has had a positive impact on product quality, work safety, process efficiency, and the branding readiness of local coconut sugar products.
Pengenalan Simulasi Industri Melalui Gamifikasi Pembelajaran Pada Siswa SMA Kabupaten Purbalingga Violita Anggraini; Muhammad Iqbal Faturohman; Famila Dwi Winati; Aiza Yudha Pratama; Halim Qista Karima; Deva Grasella Manalu; Husni Fadhlurrahman; Agustinus Mahardhika
JURPIKAT Vol 7 No 3 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i3.3362

Abstract

Perkembangan dunia industri menuntut sumber daya manusia yang memiliki kemampuan berpikir sistem dan pemahaman terhadap proses industri secara terintegrasi. Namun, pembelajaran di tingkat SMA masih cenderung bersifat konseptual sehingga siswa memiliki keterbatasan dalam memahami dinamika sistem industri dan pendekatan STEM. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk mengenalkan konsep simulasi industri serta memperkuat literasi STEM siswa SMA melalui pendekatan gamifikasi menggunakan Beer Game. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan persiapan, pengenalan konsep sistem industri dan STEM, pelaksanaan simulasi Beer Game, serta evaluasi kegiatan, dengan sasaran siswa SMA kelas peminatan teknik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa simulasi Beer Game meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep sistem industri dan rantai pasok, mendorong keterlibatan aktif, serta mengembangkan kemampuan berpikir sistem, pengambilan keputusan. Umpan balik peserta menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap materi dan metode kegiatan. Dengan demikian, gamifikasi Beer Game berpotensi menjadi model pengabdian masyarakat berkelanjutan dalam penguatan literasi STEM di pendidikan menengah.