Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK MENDUKUNG EKONOMI KELUARGA MELALUI KREATIVITAS PRODUKSI CEMILAN UMKM DESA TANJUNG KUBAH Widya Ramadhani; Yayuk Yuliana; Syilvi Rinda; Nur Aisyah Putri; Dwi Andini; Roza Fahrezi Harahap; Putri Sadilla
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.51527

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tanjung Kubah difokuskan pada pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis kreativitas produksi camilan. Program ini dilaksanakan selama satu bulan dengan melibatkan 25 peserta, terdiri dari ibu rumah tangga, pelaku UMKM, dan pemuda desa. Metode kegiatan mencakup pelatihan terpadu yang berfokus pada tiga aspek utama, yaitu inovasi resep dan produksi, desain kemasan dan branding, serta strategi pemasaran digital. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan masyarakat, di antaranya pemahaman produksi higienis meningkat dari 40% menjadi 85%, kemampuan desain kemasan naik dari 25% menjadi 80%, serta pemahaman pemasaran digital meningkat dari 15% menjadi 75%. Selain itu, terdapat peningkatan omzet rata-rata sebesar 35% pada UMKM yang telah berjalan, dengan pendapatan bulanan naik dari Rp1.000.000 menjadi Rp1.350.000. Dampak nyata juga terlihat pada kualitas produk yang kini memiliki variasi rasa lebih beragam dan kemasan bermerek. Secara teoretis, hasil ini mendukung pandangan bahwa pemberdayaan masyarakat menekankan pada pembangunan kapasitas dan kemandirian melalui optimalisasi potensi lokal. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis dan ekonomi keluarga, tetapi juga membuka peluang keberlanjutan usaha berbasis UMKM yang mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Konsep Habis Dibagi Menjadi Konsep dan Aplikasinya Bilangan Prima Dwi Andini; Safrida Napitupulu; Nurjannah; Putri Juwita; Sutarini
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): Juni : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.606

Abstract

Konsep habis dibagi dan bilangan prima merupakan elemen dasar dalam teori bilangan matematika. Habis dibagi berarti suatu bilangan a dapat dibagi oleh bilangan b tanpa sisa, ditulis a mod b = 0. Konsep ini menjadi fondasi untuk memahami kelipatan, faktor, dan hubungan antar bilangan. Bilangan prima adalah bilangan asli lebih dari 1 yang hanya memiliki dua faktor positif, yaitu 1 dan dirinya sendiri. Bilangan prima terkecil adalah 2 (satu-satunya prima genap), sedangkan lainnya bersifat ganjil. Sifat unik ini menjadikannya sangat penting dalam matematika murni dan terapan. Artikel ini menjelaskan definisi serta sifat kedua konsep tersebut, beserta aplikasinya dalam kehidupan nyata. Di antaranya kriptografi melalui algoritma RSA yang mengandalkan perkalian bilangan prima besar untuk keamanan data digital, transaksi online, dan perbankan. Selain itu, diterapkan dalam pemrograman (misalnya Sieve of Eratosthenes), analisis keuangan, kompresi data, serta pengembangan teori bilangan. Pemahaman mendalam terhadap konsep ini mendukung kemajuan teknologi informasi dan keamanan siber di era digital.
ANALISIS PERAN GURU DAN ORANG TUA DALAM PENDAMPINGAN INTERAKSI SOSIAL-EMOSIONAL ANAK ADHD DI MARINDAL Maysarah; Heriyani; Marsyah Finkan Adtya; Wahda Khairunisya; Dwi Andini; Rahmadani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15262

Abstract

This study aims to describe the role of teachers and parents in assisting the social-emotional interaction of a child with Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) in Marindal. This research uses a qualitative descriptive approach with data obtained through interviews and observation. The subject of the study was a 9-year-old child with ADHD characteristics, such as high activity, difficulty controlling behavior, and difficulty socializing with peers. The results show that the child has good academic abilities, especially in reading, mathematics, contextual learning, memorization, iqro, drawing, and basic vocabulary in several foreign languages. However, the child still experiences obstacles in social interaction, such as difficulty playing with friends, feeling uncomfortable when touched, and sometimes pushing peers. The presence of a shadow teacher greatly helps the child follow classroom activities. Teachers provide individual learning assistance, especially in reading, because the child requires a focused and quiet environment. Parents also play an active role in supporting learning at home and maintaining communication with teachers. The collaboration between teachers and parents has created positive academic development, although the child’s social-emotional development still needs continuous assistance.