Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN BERBASIS TIK MELALUI MEDIA DIGITAL INTERAKTIF PADA KEGIATAN PLP II DI UPT SMP NEGERI 1 PANGSID Hasanuddin Hasanuddin; Usman M; Rosmini Rosmini; Ibrahim Manda; Sam Hermansyah; Hardiani Hardiani; Marlina Marlina; Ingke Varamita Datu Karaeng; Hasprilia Putri Shafira
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.54999

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pembelajaran menjadi salah satu strategi untuk menciptakan kelas yang lebih interaktif dan mendorong keterlibatan belajar siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan melakukan pendampingan pembelajaran berbasis TIK melalui penggunaan media digital interaktif pada pelaksanaan PLP II di UPT SMP Negeri 1 Pangsid. Program dilaksanakan melalui tahapan koordinasi dengan pihak sekolah dan guru pamong, observasi kebutuhan dan kondisi kelas, perencanaan perangkat ajar, serta implementasi pembelajaran yang mengintegrasikan media digital interaktif. Media yang digunakan berupa aktivitas kuis/latihan berbasis gim tanya jawab menggunakan platform digital interaktif yang disesuaikan dengan materi dan karakteristik siswa. Data kegiatan diperoleh melalui observasi keterlibatan siswa selama proses pembelajaran, dokumentasi kegiatan, dan refleksi pelaksanaan bersama guru pamong. Hasil pendampingan menunjukkan pembelajaran menjadi lebih menarik, siswa lebih antusias mengikuti kegiatan, serta partisipasi siswa meningkat terutama dalam merespons pertanyaan, menyelesaikan latihan, dan terlibat dalam diskusi kelas. Dengan demikian, pendampingan pembelajaran berbasis TIK melalui media digital interaktif efektif mendukung terciptanya suasana belajar yang aktif dan partisipatif. Kegiatan ini merekomendasikan penerapan media digital interaktif secara berkelanjutan sebagai alternatif inovasi pembelajaran di sekolah.
Analisis Estetika Puisi Berbasis Nama Siswa Kelas Tinggi Sekolah Dasar : Aesthetic Analysis of Poetry Based on the Names of Upper Grade Elementary School Students Ingke Varamita Datu Karaeng; Muhammad Hanafi; Jumiati Jumiati; Yusma Yusma
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 01 (2026): Artikel Riset Periode Mei 2026
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jbsi.v6i01.8449

Abstract

Literature learning in elementary schools plays an important role in developing students' creativity, language sensitivity, and emotional expression. One effective literary activity to foster these abilities is writing poetry. This study aims to describe the aesthetic elements in name-based poems written by upper-grade students at UPT SD Negeri 10 Otting, particularly in figures of speech, diction, and rhyme. The study used a descriptive qualitative approach, with data drawn from 41 name-based acrostic poems written by students in grades IV, V, and VI. Data were obtained through documentation, observation, and interviews, and analyzed through the stages of reduction, presentation, and conclusion drawing. The results showed that students' poems were dominated by figures of speech (jaja), such as comparison, affirmation, metaphor, and personification, with hyperbole and simile as the next most frequent figures. The diction used tended to be simple and communicative, dominated by abstract, emotive, and motivational words that reflected the students' experiences and world, with limited use of figurative and religious diction. Furthermore, in terms of rhyme, students generally use assonance (repetition of vowel sounds) that occurs naturally, although it is not yet consistently structured or in a fixed pattern. These findings indicate that the name-based acrostic technique effectively encourages students' creativity, self-expression, and awareness of aesthetic language in training literacy skills, especially in reading, writing, and understanding language meaning.