Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUATAN KETERAMPILAN PENGGUNAAN SMARTPHONE DAN PERANGKAT DIGITAL SECARA BIJAK BAGI REMAJA GBI KAVLING KAMBOJA BATAM Ronald Sianipar; Sadarmauli Purba; Desi Mayanti Sormin; Ellesion Grace Elbrita Sitorus; Novita Ester Marlina Zebua; Dewi Christina; Dian Susi Yanti Sitompul; Iwanti Hia9, Line Gulo; Riris Fitriyani Br Tanggang; Indah Margaretha Malau
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59187

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola hidup generasi muda, khususnya remaja yang memiliki akses luas terhadap smartphone dan berbagai platform digital. Smartphone tidak lagi digunakan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi telah menjadi bagian penting dalam aktivitas belajar, interaksi sosial, hiburan, hingga pembentukan identitas diri. Di sisi lain, penggunaan perangkat digital yang tidak disertai kemampuan literasi dan pengendalian diri dapat menimbulkan berbagai persoalan, seperti ketergantungan digital, rendahnya etika komunikasi, penyebaran informasi yang tidak benar, serta menurunnya kualitas interaksi sosial dan spiritual. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan keterampilan penggunaan smartphone dan perangkat digital secara bijak bagi remaja GBI Kavling Kamboja Batam. Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berupa seminar edukatif, diskusi kelompok, simulasi penggunaan media digital, refleksi nilai, dan pendampingan praktis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai etika digital, pengelolaan waktu penggunaan smartphone, kemampuan menyaring informasi, serta kesadaran dalam menggunakan media sosial secara bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan ini juga membantu remaja memahami pentingnya pengendalian diri dan nilai moral dalam aktivitas digital sehari-hari. Program ini membuktikan bahwa pembinaan digital yang terintegrasi dengan pembentukan karakter mampu memberikan dampak positif terhadap pola pikir dan perilaku remaja dalam menghadapi perkembangan teknologi modern
Edukasi Pengembangan Kepada Guru dalam Kegiatan Meronce untuk Siswa Sekolah Inklusi di Calvary Victory Center : Pengabdian Efvi Noyita; Indah Margaretha Malau; ⁠Lisbet Sitanggang; Dewi Christina; Lewis saleleubaja; Novalita tampubolon
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7896

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada guru mengenai pemanfaatan kegiatan meronce sebagai salah satu strategi pembelajaran bagi siswa di sekolah inklusi Calvary Victory Center. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu penyampaian materi, praktik meronce, serta pendampingan secara langsung kepada guru dan siswa berkebutuhan khusus. Metode yang diterapkan bersifat partisipatif dengan melibatkan guru dan peserta didik secara aktif selama proses kegiatan berlangsung. Evaluasi program dilakukan dengan menggunakan angket berskala Likert yang diberikan kepada 12 orang guru untuk mengetahui tanggapan mereka terhadap pelaksanaan kegiatan. Berdasarkan hasil evaluasi, diperoleh skor 446 dari total skor maksimal 600, dengan persentase sebesar 74,3% yang termasuk dalam kategori baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan meronce memiliki manfaat dalam mendukung perkembangan kemampuan motorik halus, konsentrasi, dan kepercayaan diri siswa berkebutuhan khusus. Selain itu, kegiatan ini juga dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menerapkan proses pembelajaran yang kreatif, kolaboratif, dan sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan peserta didik dalam lingkungan pendidikan inkl