Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MENYELAMI DUNIA ANAK DENGAN KASIH: PENGANALAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN BAGI GURU SD TABITHA BATAM Haposan Simanjuntak; Ardianto Lahagu; Siro Fenisia Br Sembiring; Noviana Naomi Gultom; Desika Sihombing; Yenita Alam Parida Silaban; Novita Ester Marlina Zebua; Soriani Gulo; Okta Sehati Br Situmorang; Niska Maresa Br Sembiring; Naomi Yolanti Octavia Ritonga; Dian Susi Yanti Sitompul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56926

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru mengenai psikologi pendidikan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen pada tingkat sekolah dasar. Pemahaman terhadap psikologi anak menjadi aspek penting dalam proses pendidikan karena setiap peserta didik memiliki karakteristik perkembangan yang berbeda, baik secara kognitif, emosional, maupun sosial. Namun, dalam praktik pembelajaran masih ditemukan bahwa sebagian guru belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai pendekatan psikologis dalam mendampingi peserta didik. Oleh karena itu, kegiatan PKM ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan mengenai pengenalan psikologi pendidikan bagi guru di SD Tabitha Batam. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, diskusi interaktif, serta evaluasi kegiatan. Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar psikologi pendidikan, perkembangan anak usia sekolah dasar, serta penerapan pendekatan pembelajaran berbasis kasih dalam Pendidikan Agama Kristen. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai karakteristik perkembangan anak serta pentingnya pendekatan pedagogis yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan melalui kuesioner yang diberikan kepada peserta, diperoleh tingkat kepuasan sebesar 80%, yang menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat yang signifikan bagi peningkatan kompetensi guru. Dengan demikian, kegiatan PKM ini diharapkan dapat membantu guru dalam memahami dunia anak secara lebih mendalam serta mampu menerapkan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif, humanis, dan berbasis kasih dalam proses pendidikan.
PENGUATAN KETERAMPILAN PENGGUNAAN SMARTPHONE DAN PERANGKAT DIGITAL SECARA BIJAK BAGI REMAJA GBI KAVLING KAMBOJA BATAM Ronald Sianipar; Sadarmauli Purba; Desi Mayanti Sormin; Ellesion Grace Elbrita Sitorus; Novita Ester Marlina Zebua; Dewi Christina; Dian Susi Yanti Sitompul; Iwanti Hia9, Line Gulo; Riris Fitriyani Br Tanggang; Indah Margaretha Malau
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59187

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola hidup generasi muda, khususnya remaja yang memiliki akses luas terhadap smartphone dan berbagai platform digital. Smartphone tidak lagi digunakan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi telah menjadi bagian penting dalam aktivitas belajar, interaksi sosial, hiburan, hingga pembentukan identitas diri. Di sisi lain, penggunaan perangkat digital yang tidak disertai kemampuan literasi dan pengendalian diri dapat menimbulkan berbagai persoalan, seperti ketergantungan digital, rendahnya etika komunikasi, penyebaran informasi yang tidak benar, serta menurunnya kualitas interaksi sosial dan spiritual. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan keterampilan penggunaan smartphone dan perangkat digital secara bijak bagi remaja GBI Kavling Kamboja Batam. Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berupa seminar edukatif, diskusi kelompok, simulasi penggunaan media digital, refleksi nilai, dan pendampingan praktis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai etika digital, pengelolaan waktu penggunaan smartphone, kemampuan menyaring informasi, serta kesadaran dalam menggunakan media sosial secara bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan ini juga membantu remaja memahami pentingnya pengendalian diri dan nilai moral dalam aktivitas digital sehari-hari. Program ini membuktikan bahwa pembinaan digital yang terintegrasi dengan pembentukan karakter mampu memberikan dampak positif terhadap pola pikir dan perilaku remaja dalam menghadapi perkembangan teknologi modern
KESENJANGAN DIGITAL DALAM PENDIDIKAN: ANALISIS AKSES DAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI OLEH SISWA DI WILAYAH TERPENCIL INDONESIA Haposan Simanjuntak; Lukeria Lewi Penginjil Gurning; Bunga Wahyuni Sinaga; Riwanti Purba; Dian Susi Yanti Sitompul
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 3 Nomor 3, Januari-April 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v3i3.258

Abstract

Kesenjangan digital menjadi tantangan utama dalam pemerataan pendidikan di Indonesia, terutama di wilayah terpencil. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam akses dan penggunaan teknologi pendidikan oleh siswa di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa di wilayah terpencil menghadapi keterbatasan akses terhadap perangkat digital dan koneksi internet stabil. Infrastruktur telekomunikasi yang belum merata, keterbatasan perangkat, serta rendahnya literasi digital menjadi faktor utama penyebab kesenjangan. Penggunaan teknologi cenderung dominan untuk komunikasi dasar, bukan untuk aktivitas pembelajaran aktif. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi sistemik yang melibatkan perluasan jaringan, penyediaan perangkat pendidikan, dan pelatihan literasi digital bagi siswa dan pendidik. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam bentuk analisis komprehensif yang dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan pendidikan inklusif berbasis digital.