Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Association Between Nutritional Adequacy Level and Iron-Folic Acid (IFA) Tablet Consumption with Anemia Incidence in Pregnant Women Wanda Amelia Putri; Dendy Widianto; Ahmad Hisbullah Amrinanto; Dwikani Oklita Anggiruling; Putu Bunga Fitridewi; Azzahra Nadya Putri
Journal of Global Nutrition Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Ikatan Sarjana Gizi Indonesia (ISAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53823/jgn.v5i2.162

Abstract

Anemia in pregnancy remains a major public health concern due to its adverse effects on maternal and fetal outcomes. Nutritional inadequacy and poor adherence to iron–folic acid (IFA) supplementation are key contributors to anemia among pregnant women in Indonesia. This study aimed to determine the association between nutritional adequacy levels and IFA tablet consumption with anemia incidence in pregnant women. A cross-sectional study was conducted from July to August 2024 at Pulo Armyn Public Health Center, Bogor City, involving 86 pregnant women in their first and second trimesters selected through purposive random sampling. Data were collected using structured questionnaires and 2×24-hour dietary recalls, while hemoglobin levels were obtained from medical records. Statistical analysis employed the Spearman rank correlation test. The results showed no significant association between macronutrient (energy, protein, fat, carbohydrate) and micronutrient (calcium, folate, iron, vitamin C) adequacy levels with anemia incidence (p > 0.05). However, a significant negative correlation was found between adherence to IFA tablet consumption and anemia incidence (p = 0.004; r = –0.311). Pregnant women with good adherence to IFA supplementation exhibited lower anemia prevalence compared to those with poor adherence. These findings underscore the importance of improving adherence to IFA supplementation alongside efforts to enhance dietary quality as part of comprehensive anemia prevention strategies in maternal health programs.
EDUKASI PEMBATASAN KONSUMSI GULA GARAM LEMAK PADA REMAJA DI SMK KUSUMA WARDHANA KOTA BOGOR Ahmad Hisbullah Amrinanto; Muh Guntur Sunarjono Putra; Laesa Wira Liesma Djati; Pratiwi Dwi Rahayu
Jurnal Pengabdian Gizi dan Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : Ikatan Sarjana Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53823/jpgkm.v3i1.131

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) semakin menjadi perhatian serius karena tingkat kejadian yang meningkat, yang merupakan faktor utama dalam kematian, dan membutuhkan tindakan yang efektif, terutama dalam mengedukasi gaya hidup sehat agar masyarakat dapat mengurangi risiko terkena PTM, termasuk di kalangan remaja. Pola konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) cenderung meningkat pada remaja, yang berpotensi meningkatkan risiko PTM. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pemahaman tentang batasan konsumsi GGL guna mengurangi risiko PTM pada kelompok usia ini. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan batasan konsumsi GGL pada remaja. Partisipan pada program pengabdian kepada masyarakatini sebanyak 27 subjek yang merupakan siswa kelas XI Jurusan Multimedia SMK Kusuma Wardhana Kota Bogor. Metode yang digunakan yaitiu ceramah interaktif dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan subjek nilai rata-rata saat pre-test adalah 65,93 menjadi 82,22 pada saat post-test (p-value <0,001). Melalui program pengabdian ini diharapkan remaja mampu memahami batasan dalam konsumsi gula, garam, dan lemak sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan dan menurunkan risiko terkena PTM.
PENGARUH CARBOHYDRATE LOADING TANPA FASE DEPLETION TERHADAP PERFORMA POWER ENDURANCE ATLET PENCAK SILAT REMAJA Muhammad Thariq Mahdiyan; Muchamad Rizki Sentani; Fajria Saliha Puspita Prameswari; Ahmad Hisbullah Amrinanto
Jambura Health and Sport Journal Vol 8, No 2 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v8i2.40739

Abstract

Power endurance merupakan kemampuan otot untuk mempertahankan kekuatan dalam waktu yang panjang, komponen yang sangat kritis dalam pertandingan pencak silat yang bersifat eksplosif dan berulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan power endurance setelah pemberian metode carbohydrate loading pada atlet pencak silat remaja di Persinas Asad Karawang. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain pre-test dan post-test pada dua kelompok atlet remaja berusia 14–17 tahun: kelompok intervensi (n=9) yang menjalani carbohydrate loading selama tiga hari dengan proporsi karbohidrat 80% dari total energi, dan kelompok kontrol (n=9) yang menjalani diet biasa. Power endurance diukur menggunakan tes push-up untuk otot tubuh bagian atas dan tes hurdle jump untuk otot tungkai bawah. Data dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics dengan uji Paired Sample T-Test dan Independent T-Test (untuk data berdistribusi normal) atau uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan Mann-Whitney U Test (untuk data tidak berdistribusi normal), pada tingkat signifikansi p 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami peningkatan signifikan pada tes push-up (34,44 menjadi 46,00; p=0,008) dan tes hurdle jump (74,00 menjadi 86,78; p=0,008). Gain score antara kedua kelompok menunjukan perbedaan pada push-up (p=0,037) dan hurdle jump (p=0,042). Disimpulkan bahwa metode carbohydrate loading tanpa fase depletion berkaitan dengan adanya peningkatan power endurance atlet pencak silat.