Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rekonstruksi Civic Virtue Digital Berbasis Piil Pesenggiri dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Indonesia Ahmad Nur'Afief Dwianugraha; Yayuk Hidayah; Suyato; Puji Wulandari Kuncorowati; Sumantin Sitorus
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v5i8.4304

Abstract

Era disrupsi nilai memicu krisis etika berupa disinformasi, polarisasi, dan degradasi moral yang mengancam stabilitas sosial. Tantangan ini diperburuk oleh dominasi perspektif Barat dalam pendidikan kewarganegaraan digital yang kurang menyentuh akar budaya lokal. Penelitian ini bertujuan merumuskan kerangka kerja pendidikan kewarganegaraan digital berbasis etnopedagogi Piil Pesenggiri sebagai strategi mitigasi disrupsi nilai di Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif studi pustaka, ditemukan bahwa nilai-nilai Juluk Adek, Nemui Nyimah, Nengah Nyappur, dan Sakai Sambayan dapat direkonstruksi menjadi fondasi civic virtue digital meliputi integritas identitas, etika komunikasi empatis, partisipasi inklusif, dan kolaborasi kolektif yang bertanggung jawab. Hasil kajian menunjukkan internalisasi kearifan lokal Lampung ini berfungsi sebagai "benteng moral" yang menjembatani identitas digital dengan nilai sosial masyarakat. Simpulan penelitian menegaskan bahwa rekonstruksi etnopedagogi ini sangat krusial untuk membangun karakter warga digital yang bertanggung jawab sekaligus membumikan nilai-nilai luhur keindonesiaan dalam ekosistem global yang homogen demi penguatan identitas nasional yang berkelanjutan di masa depan secara komprehensif utuh.
Peran Nilai Dalihan Na Tolu dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik sebagai Dimensi Pengetahuan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Sumantin Sitorus; Suyato Suyato; Puji Wulandari Kuncorowati; Ahmad Nur'Afief Dwianugraha; Kasmi Kasmi
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v5i6.4336

Abstract

Kajian ini menelaah kedudukan nilai “Dalihan Na Tolu” dalam pembentukan karakter peserta didik remaja sebagai dimensi pengetahuan serta relevansinya bagi Pendidikan Kewarganegaraan. Gejala permasalahan moral, berkurangnya penghormatan sosial, dan rendahnya penghayatan terhadap budaya lokal memperlihatkan kebutuhan akan penguatan pendidikan karakter yang lebih kontekstual. Pendekatan yang dipakai berupa Systematic Literature Review dengan acuan PRISMA 2020, melalui penelusuran pada database Scopus, selama periode 2022–2026, sehingga diperoleh 18 artikel layak telaah. Sintesis data memperlihatkan bahwa nilai somba marhula-hula, manat mardongan tubu, dan elek marboru berperan dalam menumbuhkan sikap hormat, tanggung jawab, solidaritas, empati, serta kesadaran sosial peserta didik. Temuan tersebut menempatkan dalihan na tolu sebagai civic values berbasis kearifan lokal yang menguatkan civic culture, civic knowledge, dan civic disposition. Kebaruan kajian ini terletak pada penegasan budaya lokal sebagai sumber pembelajaran kewarganegaraan kontemporer.