Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Konsep Surga dan Neraka dalam Budaya Nias serta Implikasinya bagi Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik Sergius Lay; Junita Hulu; Selvianti Dakhi; Yasman Handayani Lase; Natalia Harefa; Atanasius Zai; Antonius P Sipahutar
JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA Vol. 4 No. 2 (2026): April : Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaan dan Agama
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jipa.v4i2.1761

Abstract

This research investigates the concepts of heaven and hell within Nias culture and compares them with Catholic Church teachings, exploring their implications for Catholic Religious Education (PAK). Driven by the disparity in eschatological understanding between local culture and Catholic doctrine, and the crucial role of inculturation in faith life, a qualitative approach employing literature review was adopted. Data sources included Church documents, books, and relevant scholarly journals. Findings reveal that Nias culture perceives post-mortem existence not as a dualistic heaven or hell, but as a continuation in the spirit world, influenced by social status and adherence to tradition. In contrast, Catholic teachings define heaven and hell as outcomes of humanity's relationship with God. The inculturation process highlights a dialogue between cultural values and Christian faith, demonstrating that integrating local cultural values into PAK can enhance students' faith experience, making learning more relevant and transformative within their contexts.
Dalihan Na Tolu dalam Perspektif Eskatologi dan Relevansinya Bagi Misi Gereja Katolik Martina Rosmaulina Marbun; Rikki Makkirap Simamora; Kristiana Liliejeri Lase; Cahyaningsih Paskalia Humendru; Sabar Berkat Hulu; Atanasius Zai; Bonifasius Gulo
JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA Vol. 4 No. 2 (2026): April : Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaan dan Agama
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jipa.v4i2.1767

Abstract

This research aims to examine the values contained in Dalihan Na Tolu through the perspective of Christian eschatology and examine its relevance to the mission of the Catholic Church in society. Dalihan Na Tolu as a socio-cultural system of the Batak community contains the values of respect, solidarity, responsibility, and brotherhood which play an important role in building social harmony. This research uses a qualitative method with a library research approach through the collection of data from various books, journals, Church documents, and scientific sources relevant to the research theme. The results of the study show that the values in Dalihan Na Tolu are related to eschatological expectations in the Christian faith, especially in building a life that reflects the love, brotherhood, and fellowship that God wills. In addition, Dalihan Na Tolu also has relevance in the Church's mission as a means of inculturation in the proclamation of the Gospel that is more contextual in the Batak community. Thus, local culture is not seen as an obstacle to faith, but rather as a means that can support the realization of the values of God's Kingdom in common life.
Kontribusi Prinsip-Prinsip Ajaran Sosial Gereja terhadap Pendidikan Moral Anak di Era Globalisasi Alfons Seran; Evimawati Harefa; Atanasius Zai
Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Vol. 4 No. 5 (2026): October: Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/morfologi.v4i5.3019

Abstract

Globalisasi telah memberikan pengaruh besar pada kehidupan anak-anak melalui perkembangan teknologi, keterbukaan informasi, dan penyebaran budaya populer, yang seringkali memunculkan individualisme, konsumerisme, dan menurunnya kepedulian sosial. Situasi ini menjadi tantangan bagi pembentukan moral anak karena dapat melemahkan nilai-nilai iman dan etika dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi prinsip-prinsip Ajaran Sosial Katolik dalam pendidikan moral anak di era globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan menganalisis dokumen-dokumen Gereja, buku-buku, jurnal, dan berbagai sumber ilmiah yang berkaitan dengan pendidikan moral dan Ajaran Sosial Katolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip martabat manusia, solidaritas, subsidiaritas, kebaikan bersama, dan pilihan utama bagi kaum miskin memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sehingga mereka menjadi individu yang jujur, peduli, bertanggung jawab, dan beriman. Penelitian ini juga menekankan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan Gereja sebagai pilar utama dalam membimbing pertumbuhan moral anak sehingga pendidikan moral berdasarkan Ajaran Sosial Katolik dapat membantu anak menghadapi tantangan globalisasi dengan karakter Kristen yang kuat.