Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan Mindfulness Terhadap Kecemasan Taekwondo Senior Dalam Menghadapi Pertandingan Bashra Muhamad Alfin; Komarudin Komarudin; Mochamad Yamin Saputra; Geraldi Novian; Selmia Pasang
Jurnal Gladiator Vol 6 No 3 (2026): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan dalam pertandingan merupakan salah satu faktor psikologi yang seringkali di alami oleh atlet dan dapat mempegaruhi peforma. Salah satu pendekatan untuk membantu atlet dalam mengelolah kecemasan dalam menghadapi kompetisi yaitu dengan latihan mindfulness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mindfulness terhadap kecemasan diri atlet Taekwondo menjelang pertandingan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan desain coralasional. Dalam penelitian ini melibatkan 15 atlet Taekwondo menjelang pertandingan, lalu instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kusioner Five Facet Mindfulness Questionnaire (FFMQ) dan Competitive Stateanxiety Test (CSAT) Setelah data diperoleh, analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi SPSS versi 29 berdasarkan penelitian ini, bahwa tingkat mindfulness atlet taekwondo senior berada pada kategori sedang hingga tinggi. Penelitian ini menyimpulkann bahwa mindfullnes dan kecemasan kompetitif memiliki hubungan dan saling memberikan peranan penting dalam perfoma atlet taekwondo menjelang pertandingan. Sehingga kami menyarankan untuk lebih memperhatikan kondisi atlet menjelang pertandingan agar perfoma atlet dalam pertandingan baik.
Strategi Coping Atlet Remaja dalam Menghadapi Tekanan Sosial di Era Sosial Media Divi Oktavia Saragih; Komarudin Komarudin; Mochamad Yamin Saputra; Geraldi Novian; Salma Maharani Sopandi
Jurnal Gladiator Vol 6 No 3 (2026): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2403011

Abstract

Penggunaan media sosial yang berlebihan di kalangan atlet remaja meningkatkan paparan tekanan sosial yang berpotensi memicu kecemasan dan stres psikologis. Oleh karena itu, strategi koping diperlukan sebagai mekanisme adaptif untuk membantu individu mengelola tekanan tersebut secara efektif. Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tekanan sosial dan strategi koping pada atlet remaja di era media sosial. Pendekatan korelasional kuantitatif digunakan dengan melibatkan 37 atlet remaja dari Kota Bandung yang aktif berlatih dan menggunakan media sosial. Kuesioner Fear of Missing Out (FoMO) digunakan untuk mengukur tekanan sosial akibat penggunaan media sosial, sedangkan Inventory of Stress and Coping in Sport (ISCCS) mengukur strategi koping atlet. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji korelasi Pearson dengan SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif, sangat kuat, dan signifikan antara tekanan sosial dan strategi koping dengan koefisien korelasi 0,938 dan signifikansi p < 0,001. Studi ini menyimpulkan bahwa semakin tinggi tekanan sosial yang dialami oleh atlet remaja, semakin besar penggunaan strategi koping mereka sebagai respons adaptif terhadap stres. Oleh karena itu, atlet remaja disarankan untuk mengembangkan strategi penanggulangan adaptif guna mengelola tekanan sosial yang muncul dari penggunaan media sosial secara efektif
THE RELATIONSHIP BETWEEN PSYCHOLOGICAL COPING SKILLS AND FEAR OF FAILURE IN SENIOR MALE FUTSAL ATHLETES Muhammad Hu Gardani; Komarudin Komarudin; Mochamad Yamin Saputra; Geraldi Novian; Selmia Pasang
Jurnal Saintifik (Multi Science Journal) Vol 24 No 2 (2026): MAY
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/js.v24i2.697

Abstract

Futsal athletes often experience difficulties in dealing with pressure, so that athletes cannot show their best performance, such as pressure from the audience, from coaches and various other things. However, in this case, excessive pressure can cause anxiety or fear in athletes, this shows that the psychological readiness of athletes is an important factor to support athlete performance in competitions, especially in futsal sports that require coping skills to face pressure and the possibility of failure. This study aims to examine the relationship between Psychological coping skills and Fear of failure in senior futsal athletes. This study uses a descriptive method with a quantitative approach and then uses the ACSI-28 and PFAI instruments which are given once to the sample after the data is collected. Data analysis is carried out using a correlation test through the SPSS software application. The results show a correlation coefficient value of 0.611 with a significance value of 0.0001 (p <0.05), which indicates that there is a significant negative relationship between psychological coping skills and fear of failure in senior male futsal athletes with a strong relationship category. Thus, it can be concluded that the better the psychological coping skills possessed by athletes, the lower the level of fear of failure felt. Future research is recommended to use a longitudinal design to test causality and involve a more diverse group of subjects. Furthermore, coaches and trainers are advised to integrate psychological coping skills training, such as goal setting, anxiety management, and self-confidence building, into training programs to reduce fear of failure in athletes
Hubungan antara Psychological Well-Being dengan Stress Recovery Atlet Renang Perguruan Tinggi di Kota Bandung Muhammad Haykal Kuswandi; Komarudin Komarudin; Mochamad Yamin Saputra; Geraldi Novian; Selmia Pasang
Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol. 7 No. 1 (2026): Sport-Mu: Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/sport-mu.v7i1.5789

Abstract

Atlet renang perguruan tinggi menghadapi berbagai tuntutan akademik dan olahraga yangberpotensi memengaruhi kondisi psikologis, khususnya dalam menjaga keseimbangan antarastres dan stress recovery. Pengelolaan yang tepat terhadap tuntutan tersebut menjadi pentinguntuk mempertahankan psychological well-being serta performa atlet. Penelitian ini bertujuanuntuk menguji hubungan antara psychological well-being dan stress recovery pada atletrenang perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatankorelasional. Sampel penelitian terdiri atas 26 atlet renang perguruan tinggi yang dipilihmenggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Ryff Scales of Psychological Well-Being (PWB) dan Recovery-Stress Questionnaire for Athletes (RESTQ-Sport-36). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product-Moment dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikanantara psychological well-being dan stress recovery (r = 0,442; p = 0,024), yang termasukdalam kategori hubungan sedang. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkatpsychological well-being atlet, semakin baik pula kemampuan stress recovery yang dimiliki.Namun demikian, psychological well-being bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi stressrecovery, karena terdapat faktor lain seperti kondisi fisik, kualitas istirahat, serta dukungansosial. Oleh karena itu, pelatih dan institusi pendidikan perlu mengintegrasikan aspek psikologisdalam program pembinaan atlet guna mendukung kesejahteraan dan performa secara optimal.
Analisis Tingkat Competitive Anxiety Atlet Panahan Jawa Barat Kategori Individu dan Beregu Arumdani Puspanjali; Komarudin Komarudin; Mochamad Yamin Saputra; Geraldi Novian; Siti Nursaba
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol. 7 No. 2 (2026): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v7i2.6137

Abstract

Atlet sering kali mengalami competitive anxiety yang dapat memengaruhi performanya baik dalam kategori individu maupun beregu. Oleh karena itu, pada cabang olahraga panahan yang menuntut kestabilan emosi tinggi, pengukuran tingkat competitive anxiety sangat diperlukan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat competitive anxiety atlet panahan Jawa Barat kategori individu dan beregu. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan sampel 15 atlet panahan Jawa barat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner Competitive State Anxiety Inventory?2 Revition (CSAI-2R). Setelah data diperoleh, analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi SPSS Versi 29. Hasil penelitian menujukkan bahwa tingkat competitive anxiety atlit panahan kategori individu dan beregu memiliki perbedaan yang signifikan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata tingkat competitive anxiety atlet panahan kategori individu yang lebih tinggi dibandingkan dengan kategori beregu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan kategori bermain memengaruhi tingkat competitive anxiety pada atlet panahan Jawa Barat. Oleh karena itu penulis menyarankan kepada pelatih untuk lebih memerhatikan program latihan, jangan hanya perlu berfokus pada aspek teknik, tetapi juga harus mencakup latihan mental seperti teknik relaksasi, visualisasi, pengendalian pernapasan, serta peningkatan kepercayaan diri.