Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Yang Efektif Dalam Meningkatkan Minat Dan Prestasi Akademik Siswa Jamaludin; Busra; Samsul Bahri
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pengelolaan perpustakaan sekolah yang efektif dalam meningkatkan minat baca dan prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus di beberapa sekolah yang memiliki perpustakaan sekolah yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan perpustakaan sekolah yang efektif meliputi: (1) mengembangkan koleksi buku yang relevan dan terkini, (2) menggalakkan kegiatan literasi yang menarik dan interaktif, (3) pelatihan dan pengembangan kompetensi pustakawan, (4) berkolaborasi dengan guru dan siswa dalam mengembangkan program literasi, dan (5) mengevaluasi dan memonitor program perpustakaan secara berkala. Penelitian ini juga menemukan bahwa strategi pengelolaan perpustakaan sekolah yang efektif dapat meningkatkan minat baca dan prestasi belajar siswa. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan bagi sekolah dalam mengembangkan strategi pengelolaan perpustakaan yang efektif untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Manajemen Pondok Pesantren dalam Mengembangkan Kewirausahaan Samsul Bahri; Agung Setiabudi; Suryani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen pondok pesantren dalam mengembangkan kewirausahaan sebagai upaya mewujudkan kemandirian ekonomi dan peningkatan kualitas pendidikan santri. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, yaitu dengan menelaah berbagai literatur yang relevan berupa buku, jurnal ilmiah, hasil penelitian terdahulu, serta peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan manajemen pesantren dan kewirausahaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan fungsi-fungsi manajemen, yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, memiliki peran penting dalam pengelolaan kewirausahaan di lingkungan pesantren. Kegiatan kewirausahaan pesantren tidak hanya berfungsi sebagai sumber pendanaan lembaga, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, kemandirian, dan keterampilan hidup santri. Meskipun demikian, pengembangan kewirausahaan pesantren masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia, modal usaha, dan manajemen yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan manajemen kewirausahaan pesantren secara terencana dan berkelanjutan agar pesantren mampu berperan sebagai lembaga pendidikan Islam yang mandiri dan berdaya saing.
ANALISIS OBSERVASI KONDISI INFRASTRUKTUR BATAS PENGAMANAN DAN FASILITAS PADA PELABUHAN PARIT 21 Nabila Ramadani; Syafrizal Thaher Ds; Endy Sudeska; Achmad Isya Alfassa; Lukman Hakim; Samsul Bahri; Ramayani; Muhammad Rafli Eka Nugraha; Aji Subagja; Sofyan
ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Observasi merupakan salah satu metode untuk mengetahui kondisi aktual suatu infrastruktur secara langsung di lapangan. Kegiatan observasi ini dilakukan di Pelabuhan Parit Dua 21 dengan tujuan mengidentifikasi kondisi fisik infrastruktur, mengetahui berbagai bentuk kerusakan yang terjadi pada struktur utama maupun fasilitas pendukung, serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penurunan kualitas infrastruktur tersebut. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi lapangan secara visual dengan melakukan pengamatan langsung terhadap kondisi bangunan dan fasilitas di kawasan pelabuhan. Berdasarkan hasil observasi, ditemukan berbagai permasalahan pada infrastruktur pelabuhan, di antaranya kerusakan struktur beton berupa retak dan pengelupasan selimut beton, korosi pada tulangan baja, kerusakan pilar penyangga dermaga, genangan air akibat sistem drainase yang kurang optimal, kerusakan pagar pengaman, serta kondisi lingkungan yang kurang terawat akibat penumpukan sampah. Selain itu, fasilitas pendukung seperti mushola juga mengalami kerusakan pada kolom, plafon, instalasi lampu, dan tidak berfungsinya fasilitas pendingin ruangan. Secara umum, kerusakan yang terjadi dipengaruhi oleh faktor lingkungan perairan yang lembap dan korosif, usia bangunan, beban operasional, serta kurangnya pemeliharaan rutin. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi teknis, perawatan berkala, serta perbaikan terhadap elemen yang mengalami kerusakan agar infrastruktur dan fasilitas Pelabuhan Parit Dua 21 dapat berfungsi secara optimal dan aman dalam jangka panjang.