Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Evaluasi Pelatihan Kinerja Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di MTs Nurul Jannah Desa Mumpa Kecamatan Tempuling Darma Krida; Siti Khadijah; Suryani; Agung Setiabudi
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan kinerja guru memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan kinerja guru di MTs Nurul Jannah, Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling dengan menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Sebanyak 32 guru berpartisipasi sebagai responden dalam penelitian ini. Hasil analisis menunjukkan rata-rata skor SUS sebesar 80,55 yang termasuk dalam kategori "Excellent" dan "Acceptable (High)", menandakan tingkat penerimaan pengguna yang tinggi. Mayoritas responden memberikan skor di atas 80, yang mengindikasikan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru. Meskipun secara keseluruhan hasilnya positif, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, terutama dalam metode penyampaian dan aksesibilitas materi bagi guru senior. Disarankan agar pelatihan ke depan lebih interaktif dan didukung dengan bantuan teknis yang lebih baik. Perbaikan ini diharapkan dapat menjadikan pelatihan lebih inklusif dan efektif untuk semua kalangan guru.
Evaluasi Kegunaan Teknologi Terhadap Kualitas Pembelajaran Di MA Miftahul Huda Kecamatan Enok Syafria Dodi; Zuliana; Nur Kumaya Sari; Agung Setiabudi
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan teknologi dalam pembelajaran di MA Miftahul Huda Kecamatan Enok dengan menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Evaluasi ini dilakukan untuk mengukur kegunaan, efisiensi, dan tingkat penerimaan teknologi pembelajaran oleh pengguna. Penelitian melibatkan 31 responden yang terdiri dari siswa dan guru, dengan rentang usia yang bervariasi antara 20 hingga 70 tahun. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor SUS yang diperoleh adalah 84,76, yang termasuk dalam kategori "Excellent". Skor ini mencerminkan tingkat penerimaan yang tinggi terhadap teknologi pembelajaran yang digunakan. Meskipun secara keseluruhan teknologi pembelajaran dianggap efektif, terdapat beberapa tantangan, terutama pada pengguna yang lebih senior yang membutuhkan pelatihan tambahan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan aksesibilitas dan pelatihan teknologi secara berkala untuk memastikan bahwa semua pengguna dapat memanfaatkan teknologi pembelajaran secara optimal. Temuan ini memberikan wawasan penting mengenai efektivitas teknologi pembelajaran di MA Miftahul Huda dan menjadi dasar untuk pengembangan lebih lanjut dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Strategi Internalisasi Nilai-Nilai Islam Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sakrani; Agung Setiabudi; Nurkomariah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5301

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual, moral, dan emosional. Salah satu upaya penting dalam pendidikan Islam adalah internalisasi nilai-nilai Islam guna menumbuhkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam strategi internalisasi nilai-nilai Islam dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui penelusuran dan analisis berbagai sumber pustaka berupa Al-Qur’an, hadis, buku-buku klasik dan kontemporer, serta jurnal ilmiah yang relevan dengan pendidikan Islam, internalisasi nilai, dan motivasi belajar. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi (content analysis) dengan cara mereduksi, mengkategorisasi, menginterpretasi, dan mensintesis konsep-konsep yang ditemukan. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi internalisasi nilai-nilai Islam dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, antara lain keteladanan (modelling), pembiasaan, ibrah dan amtsal, pemberian nasihat (mau‘izhah), targhib dan tarhib, kedisiplinan, serta pembudayaan nilai-nilai agama di lingkungan sekolah. Internalisasi nilai-nilai Islam yang dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan mampu menumbuhkan motivasi belajar intrinsik siswa, di mana belajar dipahami sebagai bentuk ibadah dan tanggung jawab kepada Allah SWT. Dengan demikian, strategi internalisasi nilai-nilai Islam memiliki kontribusi penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa serta membentuk karakter religius yang kuat dalam proses pendidikan.
Manajemen Pondok Pesantren dalam Mengembangkan Kewirausahaan Samsul Bahri; Agung Setiabudi; Suryani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen pondok pesantren dalam mengembangkan kewirausahaan sebagai upaya mewujudkan kemandirian ekonomi dan peningkatan kualitas pendidikan santri. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, yaitu dengan menelaah berbagai literatur yang relevan berupa buku, jurnal ilmiah, hasil penelitian terdahulu, serta peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan manajemen pesantren dan kewirausahaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan fungsi-fungsi manajemen, yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, memiliki peran penting dalam pengelolaan kewirausahaan di lingkungan pesantren. Kegiatan kewirausahaan pesantren tidak hanya berfungsi sebagai sumber pendanaan lembaga, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, kemandirian, dan keterampilan hidup santri. Meskipun demikian, pengembangan kewirausahaan pesantren masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia, modal usaha, dan manajemen yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan manajemen kewirausahaan pesantren secara terencana dan berkelanjutan agar pesantren mampu berperan sebagai lembaga pendidikan Islam yang mandiri dan berdaya saing.
URGENSI ANALYSIS KEBUTUHAN (NEED ANALYSIS) PADA MATA KULIAH ESP (English For Specific Purposes) PADA MAHASISWA SISTEM INFORMASI STMIK IN PEKANBARU Nurul Mahfuza; Agung Setiabudi
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): 2024
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpp.v1i1.88

Abstract

The achievement of learning English for Specific Purposes (ESP) in the Information Systems Department of the Indragiri Pekanbaru College of Information Management and Computer Science is considered less than optimal. Many alumni, even though they have mastered the field of science and profession very well in the field of computer science, can be said to be less than optimal in terms of communicating using English, both verbally and non-verbally in their field of work. One of the causes is the less than optimal learning planning where the material provided is often not in accordance with the field of science taught by students. In this regard, a learning plan is needed that begins with carrying out a needs analysis of English learning materials with specific purposes (ESP). This study uses a survey method in the form of a structured questionnaire that is closed-ended to obtain qualitative data on respondents, namely; students majoring in information systems semester 3 of the Indragiri Pekanbaru College of Information Management and Computer Science. From the data obtained, a summary of important English learning materials has been found, covering 4 areas of language skills and language topics that are relevant to the fields of science and work of students majoring in information systems. The results of the study revealed that a needs analysis is needed to determine the level of student learning and the relevant materials that they have mastered in the ESP course, in addition, needs analysis also helps lecturers in making RPS, choosing teaching materials that are relevant to student needs in order to achieve effective learning. The results of this study are also expected to be used as reference material for further research, namely syllabus/RPS planning and development of English teaching materials for other departments that are considered to have to have English communication skills. Keywords: Need analysis, English for specific purposes (ESP), English information systems, RPS.
Contribution of Philosophy of Science in Scientific Research: An Epistemological and Methodological Review Agung Setiabudi; Ahmad Syukri; Badarussyamsi
International Journal of Education, Language, and Social Science Vol. 3 No. 2 (2025): IJELaSS: International Journal of Education, Language and Social Science
Publisher : Darul Ilmi Bina Insan Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62612/ijelass.v3i2.45

Abstract

Scientific research requires not only systematic empirical techniques but also a robust theoretical and philosophical foundation to ensure methodological rigor and validity. This study examines the historical and functional contributions of the philosophy of science to modern research methodology and paradigms across four distinct eras: Classical, Renaissance, Modern, and Contemporary. Utilizing a qualitative library research design combined with content analysis and historical-hermeneutic interpretation, this paper evaluates how evolving philosophical frameworks shape scientific inquiry. The findings demonstrate that philosophy provides the fundamental ontological, epistemological, and axiological pillars that govern research designs, transitioning scientific practice from medieval dogmatism to empirical observation, logical positivism, and ultimately contemporary pluralism. Furthermore, the study illustrates how philosophical reflection directly informs modern methodologies such as big data analytics, artificial intelligence ethics, and interdisciplinary collaboration by fostering critical reflectivity, operational transparency, and ethical accountability. By bridging historical philosophical developments with contemporary socio-technological practices, this research offers a comprehensive framework for embedding epistemological flexibility into modern research governance and scientific education
Penerapan Model Rasional dalam Pengambilan Keputusan Kepala Sekolah pada Era Kurikulum Merdeka Agung Setiabudi; Nurmalisa; M. Rizki Danuarta; Yeni Lestari
Journal of Education and Culture Vol. 5 No. 3 (2025): Journal of Education and Culture
Publisher : Indra institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the application of the rational model in principal decision-making in the Merdeka Curriculum era, which demands that educational units be more adaptive, contextual, and data-driven. The need to improve the quality of school management through a systematic and objective decision-making process underlies this study. The study aims to explain the concept of the rational model, analyze its relevance to the implementation of the Merdeka Curriculum, and identify its implications for management and educational quality in schools. The method used is a literature review by systematically reviewing scientific sources according to the study's focus. The analysis results indicate that the rational model provides a structured decision-making framework through the stages of problem identification, alternative analysis, priority setting, and selecting the best data-based decision. This model aligns with the principles of the Merdeka Curriculum, which prioritizes the autonomy of educational units and student-centered learning. Furthermore, the literature review illustrates that principals have a strategic role as policy directors to ensure every decision supports the effectiveness of learning and school management. The conclusion indicates that the application of the rational model strengthens accountability, transparency, and the quality of educational management. With a measured and evidence-based approach, schools can establish policies that are consistent, relevant, and aligned with learning needs in the context of the Merdeka Curriculum.
Harta Kekayaan Perkawinan Melani Apri Yunita; Mufida Rachmah; Noffridawati; Shendy Winawati; Yolanda Nepika Putri; Muannif Ridwan; Agung Setiabudi
AL-BAHTS: Jurnal Ilmu Sosial,Politik, dah Hukum Vol 1 No 3 (2024): AL-BAHTS: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Hukum
Publisher : Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/albahts.v2i2.3923

Abstract

Persatuan dua individu yang sebelumnya terpisah menjadi satu kesatuan yang dikenal sebagai perkawinan. Menurut QS An Nisaa: 34 , laki-laki bertanggung jawab untuk menafkahi keluarga. Setiap perkawinan melibatkan harta yang dibawa dan diperoleh oleh suami dan istri sebelum perkawinan. Selalu ada pembahasan menarik sesekali tentang harta dalam kaitannya dengan perkawinan. Gagasan tentang harta bersama, kadang-kadang dikenal sebagai harta yang dibawa atau hanya harta bersama, adalah fenomena yang tampaknya tak ada habisnya. Hukum Islam menawarkan prinsip umum yang dapat diterapkan pada gagasan tentang harta dalam perkawinan. Berdasarkan kajian pustaka dan telaah pustaka yang membahas tentang konsep harta bersama dalam perkawinan, kajian ini bersifat normatif. Sebaliknya, harta gono gini atau yang dikenal juga dengan harta bersama dalam perkawinan adalah harga bersama yang dibuat oleh suami istri yang bekerja sama, atau syirkah. Meskipun demikian, Islam tetap dapat menyikapi hukum harta bersama atau gono gini dengan melihat situasi saat ini. Harta bersama tetap diperbolehkan dalam Islam. Agar lebih mudah membagi harta bersama jika terjadi perceraian, Islam bahkan memperbolehkan ta'lik sebelum perkawinan. Kekayaan sebaiknya dimanfaatkan secara optimal sambil tetap mematuhi prinsip-prinsip dalam Islam. Dalam pernikahan, harta digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga demi kebaikan semua anggotanya. Jika terdapat kelebihan harta, sebaiknya diberikan sebagai hibah atau disedekahkan kepada orang lain yang membutuhkan.
Maqasit Al-Syari’ah dan Hak Asasi Manusia (Implementasi Hak Asasi Manusia dalam Pemikiran Islam) Melani Apri Yunita; Mufida Rachamah; Noffridawati; Shendy Winati; Yolanda Nepika Putri; Muannif Ridwan; Agung Setiabudi
AL-BAHTS: Jurnal Ilmu Sosial,Politik, dah Hukum Vol 1 No 3 (2024): AL-BAHTS: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Hukum
Publisher : Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/albahts.v2i2.3924

Abstract

Tujuan penetapan hukum, yang dikenal sebagai maqashid al-syari'ah, adalah salah satu konsep mendasar dalam studi hukum Islam. Karena urgensinya, para pakar teori hukum menetapkan bahwa maqashid al-syari'ah wajib dipahami oleh seorang mujtahid dalam proses ijtihad. Dalam upaya menemukan hikmah dan tujuan di balik penetapan hukum, para ulama sebelum al-Syatibi telah mengembangkan setidaknya tiga metode yang digunakan. Manusia sebagai makhluk sosial diciptakan oleh Allah SWT dengan kesempurnaan, diberi akal untuk berpikir dan bertindak demi kebaikan, bukan kemudaratan. Dalam konteks hak asasi manusia, manusia menjadi perhatian utama bagi berbagai kalangan. Beragam upaya dan teori dirumuskan untuk menjaga kesejahteraan serta menciptakan kedamaian antar sesama manusia dan antar umat beragama, agar hak-hak setiap individu tetap terjaga dan tidak dilanggar.
Maqashid Syariah Sebagai Filsafat Hukum Islam: Studi Pemikiran Jesser Auda Agus Indra Cahyadi; Ummarullah Missai; Rosdianto; Muannif Ridwan; Agung Setiabudi
AL-BAHTS: Jurnal Ilmu Sosial,Politik, dah Hukum Vol 1 No 3 (2024): AL-BAHTS: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Hukum
Publisher : Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/albahts.v2i2.3928

Abstract

The main aim of this research is to dig deeper into Maqasid Syariah as a Philosophy of Islamic Law from the Thought of Jasser Auda. The method used in this research uses the library study method, using various sources of reading material such as books, journals, scientific works and so on. Jasser Auda's thinking attempts to approach Islamic law in various dimensions, which is then called a multi-disciplinary approach. This multi-disciplinary approach includes established methodological aspects formulated by past scholars, such as ushul fiqh, tafsir science, etc. Apart from that, the field approach of philosophy and systems theory is the most significant approach in determining the dynamics of Islamic law. This multidisciplinary approach became known as the maqashid approach formulated by Jasser Auda, namely an approach to fiqh theory that is holistic (kulliyun) and does not limit itself to texts or partial laws. Jassser Auda offers methods in a systems approach as an effort to form a new framework of thinking in understanding Islamic law in the current era. Religious approaches and interpretations are expected to produce legal products that are in accordance with the purposes stated in Islamic law.