Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Identifikasi dan Prevalensi Ektoparasit pada Ikan Bandeng (Chanos chanos) di Gampong Kapa Kota Langsa Dsepra Raja Pratama Lubis; Fauziah Azmi; Pebry Aisyah Putri Batubara
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 5, No 2 (2026)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v5i2.8432

Abstract

Ikan bandeng (Chanos chanos) merupakan komoditas hasil budidaya perairan payau yang bernilai ekonomis tinggi bagi masyarakat pesisir, termasuk di Gampong Kapa, Kota Langsa. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis ektoparasit serta menganalisis prevalensi, intensitas, dan dominansinya pada ikan bandeng yang dibudidayakan di tambak Gampong Kapa. Penelitian dilakukan pada Oktober-november 2025 di tiga tambak tradisional menggunakan metode survei dengan teknik stratified random sampling. Sebanyak 46 ekor ikan bandeng diperiksa menggunakan metode scraping pada lendir, sirip, dan insang, kemudian diidentifikasi secara morfologi menggunakan mikroskop. Hasil penelitian menunjukkan empat jenis ektoparasit yaitu Unitubulotestis sp., Dactylogyrus sp., Cryptocaryon irritans, dan Benedenia sp. Prevalensi tertinggi terdapat pada Unitubulotestis sp. sebesar 21,73%, dengan intensitas infeksi rendah dan dominansi tertinggi sebesar 69,56%. Kualitas air berada pada rentang yang optimal untuk budidaya ikan bandeng sehingga tingkat infeksi ektoparasit tergolong rendah dan belum membahayakan secara serius.
Optimization of grouper (Epinephelus coioides) seed density in a recirculating system for growth, survival rate, and feed efficiency Agus Putra AS; Muslimatus Sakdiah; Pebry Aisyah Putri Batubara; Adnan Achmad
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 7, No 1 (2026): Jurnal Perikanan Terpadu Volume 7 Nomor 1
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpterpadu.v7i1.12228

Abstract

Recirculating Aquaculture Systems (RAS) are an important innovation in the development of sustainable aquaculture, enabling the management of high stocking densities in controlled environments. This study aimed to evaluate the effect of different stocking densities of grouper (Epinephelus coioides) seedlings on growth performance, feed efficiency, survival rate, and water quality in a RAS. In this study, grouper juveniles (9.4 ± 0.54 cm and 14.22 ± 0.67 g) were reared in 100-liter aquaria and cultured for 70 days. The experiment was arranged in a Completely Randomized Design (CRD) with three stocking density treatments (15, 20, and 25 fish/aquarium), each with three replicates. Observed parameters included total length, total weight, Weight Gain (WG), Specific Growth Rate (SGR), condition factor (K), Feed Intake (FI), Feed Conversion Ratio (FCR), Feed Efficiency Ratio (FER), water quality (salinity, dissolved oxygen, temperature, pH), and Survival Rate. The results showed that increasing the stocking density up to 25% produced the best growth performance and feed efficiency (WG 574%, SGR 2.72%/day, FCR 1.32, FER 0.76) without reducing the survival rate (SR 100%). Water quality remained within optimal ranges, although slight decreases in dissolved oxygen and pH were observed. Therefore, the RAS was proven to effectively and sustainably support high-density grouper aquaculture.
Pemberdayaan Ekonomi Lokal melalui Pemanfaatan Batang Sawit menjadi Gula Merah di Aceh Tamiang Fitria Mustika; Faiz Isma; Rahmiati Rahmiati; Muhammad Fauzan Isma; Pebry Aisyah Putri Batubara
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v3i2.2719

Abstract

Gula merah sawit merupakan hasil pengolahan dari air nira pohon kelapa sawit yang telah ditebang. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi pemanfaatan batang sawit menjadi gula merah kepada masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga untuk membantu perekonomian masyarakat Desa Seumantoh guna meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah perencanaan, pelaksanaan dan tahap evaluasi. Pada tahap perencaaan, berkoordinasi langsung dengan datok Desa Seumantoh. Pada tahapan persiapan, tim mempersiapkan seluruh rencana kegiatan dimulai dari sosialisasi, membuat jadwal pelatihan, peserta pelatihan hingga lokasi pelatihan. Tahap selanjutnya merupakan tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian. Dalam tahap ini pengabdi melakukan kegiatan sosialisasi dengan datok dan masyarakat desa dan proses pelaksanaan kegiatan berupa Pelatihan Pengolahan Batang Sawit menjadi Gula Merah Sawit (GUMES). Tahap yang terakhir adalah tahap evaluasi atas hasil yang telah dicapai dari pengabdian ini. Seluruh kegiatan akan dievaluasi untuk melihat kelebihan dan kekurangan dari kegiatan. Berdasarkan pelaksanaan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat maka dapat disimpulkan dengan adanya edukasi pemanfaatan batang sawit menjadi gula merah ini dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan inovasi pengolahan gula merah.