Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman pelajar mengenai bentuk, dampak, serta mekanisme pencegahan dan penanganan bullying di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelajar SMA/MA Diniyyah Putri Lampung terkait pencegahan dan penanganan bullying melalui metode sosialisasi dan penyuluhan. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi secara langsung, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Indikator evaluasi mencakup pemahaman peserta terhadap materi, tingkat antusiasme selama kegiatan, kemampuan mengaplikasikan materi dalam kehidupan sehari-hari, serta kejelasan penyampaian materi oleh pemateri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata peserta dari 6,48 sebelum sosialisasi menjadi 6,90 setelah sosialisasi, dengan kenaikan sebesar 0,42 poin. Nilai pre-test tertinggi tercatat sebesar 70 dan terendah 50, sedangkan pada post-test nilai tertinggi tetap 70 dan nilai terendah meningkat menjadi 60. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi memberikan dampak yang relatif positif terhadap peningkatan pengetahuan peserta secara kognitif. Selain itu, dari aspek afektif, peserta menunjukkan peningkatan kesadaran, kemauan, dan kemampuan dalam menerapkan tindakan pencegahan dan penanganan bullying dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan ini dapat disimpulkan relatif efektif dalam meningkatkan pemahaman serta kesadaran pelajar terhadap isu bullying, sekaligus memberikan kontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan kondusif.