Alifa Hanazahra
Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Inovatif Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Sarana Prasarana Pendidikan Berbasis Nilai Islam di SMKN 1 Bukittinggi Alifa Hanazahra; Elmeki Satria; Yossefli Indra; Darul Ilmi
eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Vol. 19 No. 2 (2025): December
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elhikmah.v19i2.14630

Abstract

Abstrak: Pendidikan vokasi pada satuan pendidikan menengah kejuruan seperti SMKN 1 Bukittinggi menghadapi tantangan seperti keterbatasan kompetensi staf dan pemanfaatan infrastruktur yang sub optimal. Situasi ini berdampak pada kualitas lulusan, baik dari segi kemampuan kerja maupun pengembangan karakter profesional yang beretika dan bertanggung jawab. Tantangan ini menekankan pentingnya strategi pengembangan pendidikan vokasi yang tidak hanya menekankan penguasaan keterampilan teknis tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan Islam sebagai kerangka pembentukan karakter. Pendidikan Islam dipandang sebagai sumber nilai-nilai yang memperkuat etika kerja, kejujuran, dan tanggung jawab profesional dalam pendidikan vokasi. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi inovatif untuk pengembangan sumber daya manusia dan infrastruktur pendidikan, menggunakan pendekatan berbasis nilai-nilai pendidikan Islam, untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi secara holistik. Metodologi penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE, yang meliputi fase analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Fase analisis dilakukan melalui survei, wawancara dengan 50 responden, observasi lapangan, dan analisis SWOT. Fase desain dan pengembangan difokuskan pada pengembangan program pelatihan dan peningkatan fasilitas pembelajaran, dengan menekankan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan etika kerja Islami. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kompetensi staf sebesar 28 persen dan peningkatan pemanfaatan infrastruktur sebesar 85 persen. Temuan ini menegaskan bahwa pengintegrasian nilai-nilai pendidikan Islam ke dalam pengembangan pendidikan kejuruan secara signifikan berkontribusi pada peningkatan kualitas dan karakter lulusan. Kata kunci: Pengembangan SDM, Sarana Prasarana, Strategi Inovatif Abstract: Vocational education in vocational high schools such as SMKN 1 Bukittinggi faces challenges such as limited staff competency and suboptimal infrastructure utilization. This situation impacts the quality of graduates, both in terms of employability and the development of ethical and responsible professional character. These challenges emphasize the importance of a vocational education development strategy that emphasizes not only the mastery of technical skills but also integrates Islamic educational values ​​as a framework for character formation. Islamic education is seen as a source of values ​​that strengthen work ethics, honesty, and professional responsibility in vocational education. This study aims to formulate an innovative strategy for human resource development and educational infrastructure, using an Islamic educational values-based approach, to holistically improve the quality of vocational education. The research methodology uses the ADDIE development model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation phases. The analysis phase was conducted through surveys, interviews with 50 respondents, field observations, and a SWOT analysis. The design and development phase focused on developing training programs and improving learning facilities, emphasizing the values ​​of honesty, discipline, and Islamic work ethics. The study results showed a 28 percent increase in staff competency and an 85 percent increase in infrastructure utilization. These findings confirm that integrating Islamic educational values ​​into vocational education development significantly contributes to improving the quality and character of graduates.
STRATEGI PEMBINA KESISWAAN DALAM MENINGKATKAN MUTU ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH DI SMAN 1 BANUHAMPU Alifa Hanazahra; Zulfani Sesmiarni
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 21 No. 1 (2026): Mei: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/al-ihda.v21i1.416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembina kesiswaan dalam meningkatkan mutu Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di SMAN 1 Banuhampu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang didukung oleh data kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui angket skala Likert 1 sampai 5 dan wawancara lanjutan terhadap subjek penelitian. Data kuantitatif digunakan untuk mengetahui tingkat pelaksanaan strategi pembinaan, sedangkan data kualitatif digunakan untuk memperkuat dan memperjelas hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembina kesiswaan dalam meningkatkan mutu OSIS berada pada kategori sangat baik. Pembina kesiswaan aktif membimbing kegiatan keagamaan, pembentukan karakter, pengembangan kepemimpinan, wawasan kebangsaan, prestasi akademik dan non akademik, kreativitas, kewirausahaan, serta kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan sekolah. Sebagian besar indikator memperoleh skor 5 dari kedua responden, yang menunjukkan bahwa pembinaan dilakukan secara efektif dan berkelanjutan. Hasil wawancara juga menunjukkan bahwa keteladanan, pelatihan kepemimpinan, komunikasi terbuka, serta evaluasi berkala menjadi strategi utama dalam meningkatkan kualitas OSIS. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan waktu akibat kesibukan guru dan siswa dalam menjalankan aktivitas sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pembina kesiswaan memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu OSIS melalui pembinaan yang terarah, partisipatif, dan berkelanjutan.