Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis KAPASITAS FISKAL DAN KETERBATASAN PENDAPATAN ASLI DAERAH: ANALISIS KEUANGAN DAERAH KOTA BATU TAHUN 2025 Naflah Hekshala Purwanto; Karina Putri Wahyudin; Hellen Qurotul Nurassifa; Andi Farera; Anggi Ayu Wulandari; Salma Shadiyah; Melda Fadiyah Hidayat; Revienda Anita Fitrie
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus In Progress
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v5i1.766

Abstract

Penelitian ini menganalisis kapasitas fiskal dan keterbatasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batu tahun 2025 dalam kerangka desentralisasi fiskal. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur terhadap data APBD, BPS, dan publikasi terkait. Hasil menunjukkan pendapatan daerah masih didominasi transfer pusat sebesar 70,1%, sementara kontribusi PAD hanya 29,9% dengan nilai per kapita relatif rendah. Kondisi tersebut menimbulkan defisit anggaran dan mencerminkan kemandirian fiskal terbatas. Faktor utama meliputi basis pajak sempit, sektor informal, dan optimalisasi pemungutan yang belum maksimal, khususnya pada sektor pariwisata serta peningkatan kepatuhan wajib pajak daerah.
Evaluasi Kebijakan Program Kampung Iklim (ProKlim) Mendukung Pencapaian SDGS: Studi Kasus RW 03 Jambangan, Kota Surabaya Yesha Verlita Evelin; Blezend Syahrira Rona MayNando; Salma Shadiyah; Ahmad Fikri Naufal Akbar; Nadia Ayu Ardiani; Tauran; Wilda Sumarsyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6304

Abstract

Perubahan iklim sebagai isu global serius mendorong Pemerintah Indonesia menerapkan Program Kampung Iklim (ProKlim) sebagai strategi adaptasi dan mitigasi berbasis masyarakat. Penelitian ini mengevaluasi implementasi ProKlim di RW 03 Jambangan, Surabaya yang merintis pengelolaan lingkungan mandiri sejak 2002 dengan tujuan mengidentifikasi dan menganalisis peran kebijakan tersebut dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tingkat lokal. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan kriteria evaluasi William N. Dunn, meliputi efektivitas, efisiensi, kecukupan, ekuitas, responsivitas, dan ketepatan; pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, serta dokumentasi. ProKlim di RW 03 terbukti sangat efektif, dengan sistem pengelolaan sampah terintegrasi di semua RT, penggunaan energi terbarukan melalui panel surya, serta resolusi masalah lingkungan hingga 80%. Program ini menunjukkan ekuitas lewat partisipasi inklusif PKK dan karang taruna, yang memberi dampak ekonomi signifikan bagi warga. Tahun 2021, RW 03 memperoleh predikat "ProKlim Lestari" sebagai penghargaan nasional bergengsi. Kesimpulannya, sukses ProKlim didorong inisiatif bottom-up masyarakat jangka panjang, membuktikan partisipasi lokal kuat sebagai faktor utama capaian SDGs 13.
Implementasi Program Satu Kartu Keluarga Satu Sarjana: Upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam Mendukung Pendidikan Berkualitas Salma Shadiyah; Zahra Salsa Billa; Hellen Nurassifa; Anggita Kusuma; Anggi Wulandari; Tjijik Rahayu; Ardiyansah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6335

Abstract

Akses terhadap pendidikan tinggi masih menjadi salah satu tantangan utama dalam pembangunan sumber daya manusia, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Satu Kartu Keluarga Satu Sarjana di Kota Surabaya sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi keluarga kurang mampu serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4, yaitu pendidikan berkualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model implementasi kebijakan Merilee S. Grindle, yang menitikberatkan pada isi kebijakan dan konteks implementasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi di UPTD Liponsos Kalijudan sebagai pelaksana program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini dirancang untuk memperluas akses pendidikan tinggi melalui pemberian bantuan biaya kuliah, fasilitas asrama, uang saku, sarana belajar, dan pendampingan akademik selama masa studi. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala, antara lain keterbatasan kuota penerima, ketergantungan pada pihak eksternal, sinkronisasi data yang belum optimal, serta koordinasi antarpelaksana yang belum sepenuhnya efektif. Secara umum, program ini memberikan manfaat nyata dalam memperluas kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi dan berpotensi menjadi instrumen pemutus rantai kemiskinan antargenerasi. Meskipun demikian, penguatan koordinasi, perluasan cakupan penerima, dan keberlanjutan pendanaan masih diperlukan agar tujuan kebijakan dapat tercapai secara lebih optimal dan merata.