Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Narasi Superioritas dalam Kontestasi Mahasiswa Sabrina; Kirana Suhada; Anisa Zalika; Robiah Fitriani; Naila Aisawa Nuriski; Muhammad Faiz Naufal; Ridhah Taqwa; Kurnia Asni Sari; Ilal Ilham
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5125

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena persaingan di kalangan mahasiswa di perguruan tinggi yang terjadi tidak hanya dalam aspek pendidikan, tetapi juga dalam organisasi dan lingkungan sosial di kampus. Kompetisi ini sering kali menghasilkan narasi superioritas tentang keunggulan yang memisahkan mahasiswa "unggul" dan "biasa" melalui simbol prestasi, jabatan dalam organisasi, serta kesempatan untuk terhubung dengan jaringan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara narasi tentang superioritas dibentuk, dipahami, dan dijaga sebagai sebuah konstruksi sosial dalam persaingan di kalangan mahasiswa, serta dampaknya terhadap hubungan sosial antara mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain kajian literatur sistematis yang dikombinasikan dengan observasi tidak langsung di area kampus. Data diperoleh dari artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2016 hingga 2025 serta melalui pengamatan langsung terhadap perkembangan organisasi dan interaksi mahasiswa dalam konteks akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi superioritas terbentuk melalui distribusi modal akademik dan organisasi, praktik perbandingan sosial, penguasaan wacana, serta relasi kekuasaan dalam konteks demokrasi di kampus. Keunggulan tidak hanya bersifat objektif, melainkan juga dibentuk melalui pengakuan bersama yang memperkuat struktur sosial. Penelitian ini menyatakan bahwa persaingan di kalangan mahasiswa berfungsi sebagai wadah simbolik yang menciptakan stratifikasi sosial. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan budaya akademik yang lebih terbuka untuk mencegah terjadinya eksklusi sosial di lingkungan perguruan tinggi.
Kasih Sayang dan Ketidakadilan Hukum sebagai Realitas Sosial dalam Film Miracle in Cell No. 7 Nadilah Miskah Somahapsari; Ahmad Yusuf Pratama; Muhammad Faiz Naufal; Vieronica Varbi Sununianti; Istiqomah; Deni Aries Kurniawan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6449

Abstract

Film Miracle in Cell No. 7 sering dipahami sebagai kisah hubungan ayah dan anak yang mengharukan, namun juga memuat gambaran kondisi sosial dan proses hukum yang tidak setara bagi kelompok rentan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi ketidakadilan hukum terhadap penyandang disabilitas dalam film tersebut berdasarkan penelitian-penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah literature review kritis dengan menganalisis sejumlah artikel ilmiah relevan yang diterbitkan dalam jurnal bereputasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kajian lebih menekankan aspek emosi dan nilai kemanusiaan, sehingga persoalan ketidakadilan hukum sering dipahami sebagai bagian dari alur cerita. Representasi penyandang disabilitas cenderung dilihat sebagai persoalan personal yang mengundang simpati, bukan sebagai akibat dari kondisi sosial yang tidak setara. Selain itu, proses hukum dalam film digambarkan berjalan secara sepihak tanpa memberikan ruang yang memadai bagi tokoh utama untuk membela diri. Temuan ini dapat dipahami sebagai bentuk penerimaan sosial terhadap ketimpangan yang berlangsung secara halus, sebagaimana dijelaskan dalam konsep hegemoni oleh Antonio Gramsci. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa film tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga berperan dalam membentuk cara pandang penonton terhadap keadilan dan posisi kelompok rentan dalam masyarakat.