Articles
Optimaslisasi Gerakan Hemat Air Melalui Mural
Widya Nuriyanti;
Nurulfatmi Amzy;
Yulianto Hadiprawiro
Darma Cendekia Vol. 1 No. 2 (2022): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60012/dc.v1i2.23
Pemerintah dan lembaga-lembaga pendidikan meletakkan perhatian yang besar pada pengembangan media pembelajaran. Mereka terus-menerus mengembangkan berbagai macam inovasi media untuk meningkatkan ketertarikan siswa dalam pembelajaran. SMAN 3 Depok sebagai salah satu penyelenggara pendidikan melakukan inovasi tersebut dengan mural sebagai alternatif media pembelajaran. Mural sendiri merupakan sebutan untuk lukisan pada dinding. Pada kesempatan ini, SMAN 3 Depok ingin mengingatkan siswa tentang pentingnya menghemat air. Dengan mural diharapkan proses penyampaian pesan tentang hal tersebut dapat lebih efektif. Untuk itu, perlu diperhatikan elemen-elemen desain yang diaplikasikan pada mural agar mudah dimengerti oleh siswa. Tulisan ini akan berisi tentang proses perancangan mural, mulai dari proses ideasi hingga aplikasi sketsa pada dinding yang ada di area SMAN 3 Depok
PEMBUATAN JENAMA GERAKAN “HALO SAYA DISABILITAS”
Susanti, Dewi Indah;
Hadiprawiro, Yulianto;
Hidayati, Atiek Nur;
Dawami, Angga Kusuma;
Saptodewo, Febrianto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bangun Cipta, Rasa, & Karsa Vol 2, No 4 (2023): Jurnal PKM Batasa
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/pkmbatasa.v2i4.2140
Jenama merupakan bagian penting dalam pembentukan konstruksi pemikiran tentang sebuah kampanye. Dosen dan mahasiswa berkolaborasi untuk mendukung kegiatan pembuatan jenama dalam program MBKM. Tujuannya jelas untuk menerapkan ilmu yang telah diajarkan dalam kelas. Kegiatan ini berbentuk kegiatan pembelajaran kreatif dengan studi kasus pembuatan sebuah gerakan “Halo Saya Disabilitas” yang bekerjasama dengan SDS IT Nurul Yaqin dan EPIC School of Autistics. Metode kegiatan dalam PkM ini menggunakn metode yang dilakukan secara bertahap yaitu diawali dengan merencanakan kegiatan. Pembentukan tim kreatif ada pada tahap ini, berikutnya, tahap pelaksanaan guna membentuk jenama dan film animasi, dan tahap terakhir adalah perbaikan melalui FGD serta rencana tindak lanjut. Adapun kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian ini yaitu ada tiga kegiatan, yaitu mendefinisikan masalah dengan menggunakan creative brief, membantu proses kreatif dalam mengeksplorasi gerakan ini, dan membantu membuat karya desain yang berbasis pada teknologi. Hasil analisis pelaksanaan pengabdian ini adalah terbentuknya rencana aplikasi desain yang berbasis pada komunikasi, ide, serta penyebarannya.
Sosialisasi Memperkokoh Jiwa Bhinneka Tunggal Ika pada Diri Siswa-Siswi SMA Negeri 51 Jakarta Melalui Media Mural
Subianto, Ismail Bambang;
Hadiprawiro, Yulianto;
Rukiah, Yayah
Darma Cendekia Vol. 2 No. 1 (2023): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60012/dc.v2i1.41
Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemahaman para siswa-siswi kelas X Sekolah SMA Negeri 51 Jakarta mengenai teknik mural. Di setiap sekolah saat ini menggunakan sistem Merdeka Belajar. Merdeka Belajar adalah kebijakan terobosan yang diluncurkan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, yang bertujuan untuk mengembalikan otoritas pengelolaan pendidikan kepada sekolah dan pemerintah daerah. Kurikulum merdeka dimaknai sebagai desain pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar dengan tenang, santai, menyenangkan, bebas stres dan bebas tekanan, untuk menunjukkan bakat alaminya. Selain belajar dalam kelas para siswa juga dapat belajar diluar kelas dengan sistem belajar praktik. Sekolah SMA Negeri 51 Jakarta, di kelas X ada mata pelajaran seni rupa yang membahas mengenai Mural. Dalam kurikulum merdeka ini untuk mata pelajaran seni rupa ada teori dan praktik langsung. Mural merupakan salah satu karya seni elemen ruang yang diwujudkan dalam bentuk lukisan ukuran besar mengisi dinding, langit-langit dan permukaan datar lainnya. Berdasarkan hal tersebut di atas, kami selaku tim pengabdian kepada masyarakat memberikan pelatihan berupa pemaparan materi mengenai teknik mural dimulai dari sejarah, peralatan yang dibutuhkan sampai teknik-teknik mural yang digunakan. Pada saat pelaksanaan gambar di dinding tim mendampingi siswa-siswa dan tim juga menggambar pada dinding yang sudah disediakan dengan tema yang sudah ditentukan oleh sekolah sesuai dengan kurikulum merdeka.
Representasi City Branding Jakarta melalui Identitas Merek Asian Para Games 2018
Hidayati, Atiek Nur;
Hadiprawiro, Yulianto;
Dawami, Angga Kusuma
Jurnal Desain Vol 6, No 03 (2019): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (592.663 KB)
|
DOI: 10.30998/jd.v6i3.3652
Penelitian ini akan mengeksplorasi representasi city branding Jakarta melalui identitas merek Asian Para Games 2018. Asian Para Games sebagai sport mega event dapat menjadi akselerasi dalam membentuk city branding. Pendekatan kualitatif digunakan dengan studi kasus identitas merek Asian Para Games 2018 yang dikaitkan dengan elemen identitas city branding. Identitas merek yang akan dianalisis adalah logo, maskot dan slogan. Hasil penelitian ini adalah (1) logo, maskot, dan slogan Asian Para Games 2018, merupakan representasi dari visual difabel yang mengangkat konsep kesetaraan antara difabel dan non-difabel, sehingga tidak memberikan gambaran yang diskriminatif (2) visual difabel tidak harus selalu muncul jelas pada logo, maskot dan slogan; (3) identitas merek Asian Para Games 2018 merupakan salah satu citra city branding Jakarta yang diilustrasikan melalui elemen visual acara olahraga difabel terbesar di Asia.
Desain Logo dan Maskot “Difabel Klaten” sebagai Brand Awareness Kampanye Sosial Peduli Masyarakat Disabilitas di Klaten, Jawa Tengah
Hadiprawiro, Yulianto
Jurnal Desain Vol 5, No 02 (2018): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1183.135 KB)
|
DOI: 10.30998/jurnaldesain.v5i02.2270
Hari Disabilitas Internasional (HDI) merupakan momentum difabel-difabel di dunia untuk menunjukkan eksistensinya. Organisasi-organisasi difabel melakukan aksi-aksi kecil di wilayahnya untuk merayakan HDI. Tidak terkecuali organisasi difabel di Kabupaten Klaten, yang tergabung dalam Difabel Klaten, melakukan rangkaian aksi untuk memperingati HDI Klaten 2017. Dalam rangkaian acara peringatan ini, Difabel Klaten membutuhkan logo dan maskot yang mewakili identitas dari kearifan lokal, semangat juang dan optimisme. Tulisan ini membahas tentang desain logo dan maskot sebagai brand awareness kampanye sosial peduli masyarakat disabilitas. Diharapkan dengan adanya desain logo dan maskot ini akan menggerakkan masyarakat untuk lebih mengenal dan mengingat aktivitas Difabel Klaten yang mendukung HDI Klaten 2017.
Konsep dan Layout Buku Foto Lullaby Karya Abi Rafdi Aufar
Wulandari, Wulandari;
Listya, Ariefika;
Hadiprawiro, Yulianto
Jurnal Desain Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/jd.v10i2.15937
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap konsep dan tata letak buku foto berjudul konsep dan tata letak buku foto Lullaby karya Abi Rafdi Aufar. Teori Gestalt digunakan untuk salah satu pendekatan metode analisis konsep dalam buku foto ini. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya ide dasar berupa tidur tematik dan alam fantasi atau alam mimpi. Elaborasi konsep dibagi menjadi 9 bagian, meliputi: ide cerita, pengeditan sumber foto, pengurutan, pembuatan keputusan desain, pencetakan dan penjilidan. Klasifikasi tata letak disusun dalam bentuk menggabungkan foto dengan ilustrasi, dan foto dengan foto. Struktur buku ini tidak tersusun seperti buku biasa, terbukti dengan susunan indeks, lembar penawaran dan kolofon yang diletakkan di bagian akhir buku. Sekitar 95% fotonya disusun dengan kombinasi ilustrasi, sehingga muncul persepsi baru dalam membaca karya fotografinya. Illustrator berinteraksi, merespons dengan foto dari fotografer. Skema elaborasi rencana desain buku foto yang dibedah dapat menjadi model untuk desain buku pada umumnya, juga dapat digunakan untuk buku foto pada khususnya. Dampak yang diharapkan dari hasil penelitian ini adalah dapat membuka peluang bagi para peneliti, fotografer dan juga desainer buku khususnya buku foto untuk menggunakan teknik penyusunan konsep dan penataan layout secara sistematis menggunakan skema perencanaan desain buku foto dengan mengembangkan fokus pada hal tema lain
Iklan Tokopedia Versi BTS sebagai Representasi Korean Waves
Conita, Adrian;
Hadiprawiro, Yulianto;
Hidayati, Atiek Nur
Jurnal Desain Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1066.328 KB)
|
DOI: 10.30998/jd.v8i2.8666
Perkembangan zaman yang pesat membuat teknologi mengalami banyak perubahan dari waktu ke waktu. Kemajuan teknologi ini ditandai dengan munculnya internet dimana saat ini semua orang dapat menggunakan internet untuk berbagai keperluan. Saat ini belanja online sudah menjadi kebutuhan pokok di semua kalangan. Perusahaan e-commerce bersaing satu sama lain untuk menarik perhatian orang dengan membuat iklan yang menggunakan duta merek (Brand Ambassador). Tokopedia merupakan mall online yang memungkinkan penjual untuk membuka toko dan melakukan penjualan dengan mudah tanpa harus memikirkan sewa toko dan membayar gaji karyawan dengan mengutamakan keamanan transaksi, menawarkan pengalaman jual beli online yang aman, mudah dan nyaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis representasi Gelombang Korea yang tercermin dari keberadaan BTS dalam Iklan Komersial Tokopedia. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis semiotik Charles Sanders Pierce dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa representasi Korean Waves melalui BTS sebagai brand ambassador Tokopedia dalam iklan YouTube tercermin dari karakter positif sosok individu atau kelompok yang muncul untuk menarik persona konsumen Tokopedia
Pembuatan Karakter Animasi “Halo Saya Disabilitas” untuk Memperkuat Isu Disabilitas pada Sektor Pendidikan
Hadiprawiro, Yulianto;
Susanti, Dewi Indah;
Hidayati, Atiek Nur;
Saptodewo, Febrianto;
Dawami, Angga Kusuma
Presisi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): 2023
Publisher : PT. Lancar Media Komunikasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The issue of disability in the education sector still has not had much influence on changing the stigma towards Children with Special Needs (ABK) with disabilities in the education sector. Through the animated characters in the service "Hello I am disabled" it is an effort to understand the personal character of people with disabilities in the school education sector. This paper uses a descriptive-qualitative perspective on the process of creating animated characters for the animation "Hello I'm Disabled". The result of this paper is a process of dedication to the form of animated characters that have a strong identity in displaying visual constructions with depictions of disabilities.
Maskot Asian Para Games 2018: Identitas dan Aplikasinya
Hadiprawiro, Yulianto;
Hidayati, Atiek Nur
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 3 No. 01 (2019): Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61344/magenta.v3i01.46
The 2018 Asian Para Games is a continent-level disability sports event that involves many athletes with disabilities in various sectors in the community at large. Indonesia hosted the sporting event for Difabel in 2018. As one of the international sports parties, in 2018, the Asian Para Games issued visual promotions to support the promotion needs of the event. Uniquely, the promotion form of the 2018 Asian Para Games is also supported by mascots and logos that resemble the 2018 Asian Games. Indirectly this supports the visual promotion of the Asian Para Games 2018. Campaign materials that are compatible with diffable entities are also needed as visual markers for a grand event like Asian Para Games 2018. Research discusses campaign material, focusing on mascot and visual production of derivatives from mascot. This aims to see how the 2018 Asian Para Games mascot becomes an important part of the visual promotion that is disseminated to the public. The visual representation that emerges will provide knowledge that in the Asian Para Games program, mascot is needed to support its visual promotion massively. This study found; (1) definition and history of bondol eagle mascot as the mascot of the Asian Para Games 2018; (2) The forms of visual mascot applications that appear have represented the Asian Para Games event, although they have not represented the visuals of Difabel. ABSTRAK Asian Para Games 2018 merupakan ajang olahraga difabel tingkat benua Asia yang melibatkan banyak atlet disabilitas diberbagai sektor di masyarakat secara luas. Indonesia menjadi tuan rumah dalam ajang perhelatan olahraga bagi Difabel pada tahun 2018. Sebagai salah satu pesta olahraga internasional, pada tahun 2018, Asian Para Games mengeluarkan promosi-promosi secara visual guna mendukung kebutuhan promosi terhadap acara tersebut. Uniknya, bentuk promosi Asian Para Games 2018 juga didukung oleh maskot dan logo yang menyerupai Asian Games 2018. Secara tidak langsung hal ini mendukung promosi visual Asian Para Games 2018. Materi kampanye yang sesuai dengan entitas difabel juga dibutuhkan sebagai penanda visual sebuah acara akbar layaknya Asian Para Games 2018. Penelitian membahas tentang materi-materi kampanye, dengan berfokus pada maskot dan produksi visual turunan dari maskot. Hal ini bertujuan untuk melihat bagaimana maskot Asian Para Games 2018 menjadi bagian penting dalam promosi visual yang disebarkan ke masyarakat. Representasi visual yang muncul akan memberikan pengetahuan bahwa dalam acara setingkat Asian Para Games, memang diperlukan maskot untuk mendukung promosi visualnya secara masif. Penelitian ini menemukan; (1) definisi dan sejarah maskot burung elang bondol sebagai maskot Asian Para Games 2018; (2) Bentuk-bentuk aplikasi visual maskot yang muncul sudah merepresentasikan acara Asian Para Games, meskipun belum mewakili visual Difabel.