Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Stakeholder Waka Kesiswaan Sma Negeri 1 Indralaya Dalam Membangun Kolaborasi Eksternal Lidya Shela Agustin; Angga Aji Saputra; M. Rafli Dwi Mahesa; M. Budi Pratama; Putri Elya Jumiati; Rudy Kurniawan; Ilal Ilham; Kurnia Asni Sari
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen pemangku kepentingan yang diterapkan oleh Wakil Kepala Bidang Kemahasiswaan di SMA Negeri 1 Indralaya dalam membangun kolaborasi dengan pihak eksternal. Fokus utama penelitian ini adalah pada identifikasi pemangku kepentingan, teknik komunikasi persuasif, dan pelembagaan kerja sama formal untuk mendukung disiplin dan prestasi siswa. Dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Wakil Kepala Bidang Kemahasiswaan, observasi lapangan, dan dokumentasi program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wakil Kepala Bidang Kemahasiswaan menerapkan strategi "Undangan Elegan" sebagai bentuk manajemen kesan untuk mengurangi penolakan orang tua. Lebih lanjut, kolaborasi strategis dibangun melalui Nota Kesepahaman (MOU) dengan Unit Lalu Lintas Kepolisian Ogan Ilir Resort terkait peraturan lalu lintas dan Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait pembentukan Duta Anti Narkoba di tingkat kelas. Secara sosiologis, strategi ini mewakili upaya untuk mengubah modal sosial menjadi instrumen kontrol sosial formal dan informal. Temuan ini menegaskan bahwa manajer tingkat menengah di sekolah memainkan peran penting sebagai jembatan antara kebijakan institusional dan dinamika sosial masyarakat.
Fenomena Nongkrong sebagai Gaya Hidup di Kalangan Mahasiswa Lidya Shela Agustin; Nadya Difriana; Putri Elya Jumiati; Vieronica Varbi Sununianti; Istiqoma; Deni Aries Kurniawan
QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT.Hassan Group Publiseher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qw.v2i1.782

Abstract

Fenomena nongkrong di kalangan mahasiswa saat ini menunjukkan adanya pergeseran makna dari sekadar aktivitas sosial menjadi bagian dari gaya hidup modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena nongkrong sebagai gaya hidup mahasiswa serta memahami faktor pendorong, bentuk aktivitas, dan dampaknya terhadap kehidupan sosial dan akademik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur (library research), melalui analisis berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan artikel akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya nongkrong tidak hanya berfungsi sebagai sarana interaksi sosial, tetapi juga sebagai media ekspresi identitas diri, simbol status sosial, serta bagian dari konsumsi simbolik sebagaimana dijelaskan dalam teori Jean Baudrillard. Faktor lingkungan sosial, perkembangan kafe modern, serta pengaruh media sosial menjadi pendorong utama terbentuknya gaya hidup ini. Selain memberikan dampak positif seperti relaksasi, peningkatan kreativitas, dan perluasan relasi sosial, budaya nongkrong juga berpotensi menimbulkan perilaku konsumtif, pemborosan, serta menurunnya fokus akademik apabila dilakukan secara berlebihan. Oleh karena itu, diperlukan sikap bijak dalam menyikapi budaya nongkrong agar tetap memberikan manfaat tanpa mengganggu keseimbangan kehidupan mahasiswa.