Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Representasi Perjuangan Sandwich Generation Dalam Film 1 kakak 7 keponakan : Analisis Pierre Bourdieu Muhammad Fajri; Umi Khasanah; Dwi Arif Prasetyo; Vieronica Verbi Sununianti; Istiqomah; Deni Aries Kurniawan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena sandwich generation melalui lensa sosiologi Pierre Bourdieu, dengan fokus pada habitus, modal sosial, dan modal ekonomi dalam film "1 Kakak 7 Ponakan". Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan teknik analisis isi terhadap adegan, dialog, dan alur cerita film tersebut sebagai sumber data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini merepresentasikan bentuk sandwich generation non-klasik melalui karakter Moko, yang menanggung beban finansial dan pengasuhan tujuh keponakannya sekaligus. Temuan mengungkapkan bahwa habitus kekeluargaan yang kuat mendorong Moko untuk memprioritaskan kewajiban moral di atas kepentingan pribadi, meskipun menghadapi keterbatasan modal ekonomi yang signifikan. Modal sosial dari lingkaran terdekat berfungsi sebagai strategi bertahan emosional, sementara modal budaya berupa gelar sarjana Moko terhambat perkembangannya akibat beban domestik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film tersebut memberikan kritik sosial terhadap normalisasi pengorbanan keluarga di tengah kurangnya sistem perlindungan sosial yang memadai, sekaligus menggambarkan keluarga sebagai arena perjuangan modal yang kompleks.
Transformasi Mata Pencaharian dan Dinamika Sosial Masyarakat Pendatang dalam Proses Urbanisasi di Kelurahan 12 Ulu, Kota Palembang Putri Adinda; Umi Khasanah; Geneva Nurwahyu Al Imani; Sahara; Rohmat; Rudy Kurniawan; Suci Wahyu Fajriani; Lisya Septiani Putri
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2393

Abstract

Urbanisasi merupakan fenomena perpindahan penduduk dari desa ke kota yang berdampak pada perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Kota Palembang sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi di Sumatera Selatan mengalami peningkatan arus urbanisasi yang memengaruhi kehidupan masyarakat pendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi mata pencaharian serta dinamika sosial masyarakat pendatang di Kelurahan 12 Ulu, Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap informan yang dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat pendatang yang sebagian besar berasal dari Serang, Banten mengalami perubahan mata pencaharian dari sektor agraris di daerah asal menuju sektor informal di perkotaan, seperti buruh angkut di pasar dan pekerjaan rumah tangga. Selain itu, masyarakat juga mampu membangun hubungan sosial yang harmonis melalui kegiatan sosial dan keagamaan yang memperkuat solidaritas antar warga.
Strategi Pengorganisasian Masyarakat Berbasis Sinergi Kolektif dalam Pengembangan UMKM untuk Penguatan Ekonomi Lokal Rika Maryam; Sisy Viola Gendis Nasution; Oktaviana Br Ginting; Azizah Azzahro; Umi Khasanah; Tiara Resta Lapina; Steven Ronaldi; Ricky safriyanto; Rudy Kurniawan; Muhammad Rifai; Tresno
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2477

Abstract

UMKM di Indonesia sering terkendala tata kelola individualistis. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengorganisasian masyarakat kolektif untuk memperkuat kapasitas UMKM. Menggunakan metode Systematic Literature Review terhadap 10 artikel (2019-2024), ditemukan bahwa model Asset Based Community Development (ABCD), merek kolektif, dan integrasi BUMDes efektif meningkatkan daya saing. Strategi ini mentransformasi pola usaha atomistik menjadi sinergis, meningkatkan efisiensi rantai pasok hingga 30%, dan mempercepat adaptasi digital. Kesimpulannya, pengorganisasian masyarakat membangun modal sosial yang menciptakan resiliensi ekonomi lokal. Diperlukan regulasi yang mendukung asosiasi UMKM perdesaan untuk keberlanjutan ekonomi.