Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Intergenerational Interpersonal Conflict in the Workplace at TK Aisyiyah 22 Surabaya Izza Naura Mawaddah; Astin Khoiriyah; Angeli Haura Diva Khansa; Aulia Putri; Revienda Anita Fitrie; Nuh Krama Hadianto
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6357

Abstract

Saat ini lingkungan kerja semakin diwarnai dengan keberadaan beragam generasi dengan nilai, gaya komunikasi, persepsi, dan etos kerja yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk konflik interpersonal yang muncul sebagai akibat dari perbedaan generasi antara Baby Boomers (Generasi Senior) dan Generasi Z di TK Aisyiyah 22 Surabaya, sekaligus mengidentifikasi faktor penyebab dan strategi yang digunakan untuk menyelesaikan konflik yang ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan dua informan yang dipilih secara purposif  satu dari kelompok Baby Boomers dan satu dari Generasi Z dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan analisis menggunakan model interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik antargenerasi terutama bersumber dari perbedaan gaya komunikasi, etos kerja, dan pendekatan terhadap teknologi. Baby Boomers cenderung menyukai pola kerja yang terstruktur, formal, dan berorientasi pada proses, sedangkan Generasi Z lebih mengutamakan efisiensi, fleksibilitas, dan penyelesaian tugas serta hasil yang cepat. Perbedaan ini termanifestasi dalam bentuk miskomunikasi, kesalahpahaman dalam pelaksanaan tugas, dan ketegangan interpersonal yang bersifat sementara. Meskipun demikian, konflik yang muncul umumnya dapat diselesaikan pada hari yang sama melalui komunikasi langsung, keterbukaan bersama, dan mediasi oleh kepala sekolah apabila diperlukan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konflik antargenerasi dapat dikelola secara konstruktif melalui sikap saling mengerti, kepemimpinan yang inklusif, dan budaya organisasi yang merangkul keberagaman generasi.
Implementasi Kampunge Arek Suroboyo Ramah Perempuan Dan Anak (KAS RPA) Kampung Aman Di Kelurahan Balongsari Kota Surabaya Nadiya Suluki; Aulia Putri; Putri Aisya; Queena Kartika; Zain Ma'rufah; Tjitjik Rahaju; Ardiyansah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6511

Abstract

Tingginya jumlah korban kekerasan terhadap perempuan di Indonesia mencapai 27.658 kasus pada tahun 2024. Surabaya sebagai kota metropolitan mengalami peningkatan jumlah kekerasan terhadap perempuan sekitar 35% pada tahun 2023-2024. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa upaya dalam penanganan kekerasan terhadap perempuan di tingkat kota masih perlu diperkuat melalui pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis komunitas. Pemerintah kota Surabaya menginisiasi progam Kampunge Arek Suroboyo Ramah Perempuan dan Anak (KAS RPA) sebagai inovasi kebijakan daerah yang sejalan dengan SDGs 5 tentang Kesetaraan Gender. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi KAS RPA indikator Kampung Aman di kelurahan Balongsari menggunakan teori George C. Edwards III dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak kelurahan, DP3APPKB, dan masyarakat perempuan penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi berjalan cukup baik melalui sosialisasi rutin, pembentukan Satgas PPA di tingkat RT dan adanya kolaborasi lintas sektor. Namun, masih terdapat kendala dimana korban memilih diam dan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.