Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ibrah Eksistensial: Menggali Makna Penciptaan Lalat dan Rayap dalam Al-Qur-an Akhmad Dasuki; Rian Hidayat; Mahda Mahda
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v4i1.1570

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji ayat-ayat tentang lalat dalam QS. Al-Hajj [22]:73 dan rayap dalam QS. Saba [34]:14 melalui pendekatan tafsir saintifik dengan tetap berpijak pada kerangka tafsir tematik. Fokus utama penelitian adalah mengungkap makna teologis dan simbolis kedua ayat, serta keterkaitannya dengan temuan ilmiah dalam bidang biologi dan ekologi serangga. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis tematik, yaitu menghimpun ayat-ayat terkait, menelaahnya berdasarkan penafsiran para ulama khususnya dalam Tafsir Al-Misbah kemudian mengaitkannya secara proporsional dengan data ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lalat dalam Al-Qur’an berfungsi sebagai perumpamaan untuk menegaskan kelemahan makhluk selain Allah sekaligus mengandung kritik terhadap kesombongan manusia, di samping memiliki kompleksitas biologis seperti sistem antibakteri alami. Sementara itu, rayap berperan sebagai simbol pengungkapan kebenaran yang menegaskan keterbatasan pengetahuan makhluk, serta memiliki fungsi ekologis penting sebagai pengurai dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan tafsir saintifik dapat memperkaya pemahaman ayat tanpa menggeser makna teologisnya, selama tetap berada dalam koridor metodologis yang proporsional. Dengan demikian, lalat dan rayap tidak hanya merepresentasikan simbol teologis, tetapi juga menunjukkan keterhubungan antara wahyu dan realitas ilmiah secara lebih kontekstual.
PENGUATAN LITERASI SISWA MELALUI PEMBELAJARAN ADAPTIF PADA KONDISI PEMBELAJARAN SPORADIS DI SDN DIRUNG PENYANG 1 Rian Hidayat; Mario Pindarto; Sarman Sarman; Siti Zahra Meiliyanti; Norhadijah Norhadijah; Raudatul Hasanah; Revalina Octaviana; Al-Sha Fauziah; Alya Nurussyifa; Arbaidah Arbaidah; Ajahari Ajahari
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i3.7394

Abstract

Keterbatasan akses geografis, kondisi jalan yang sulit dilalui, jaringan internet yang terbatas, serta ketidakstabilan kehadiran guru menjadi tantangan dalam keberlangsungan pembelajaran di SDN Dirung Penyang 1. Kondisi tersebut berdampak pada keteraturan proses belajar dan menghadirkan kebutuhan akan pendampingan pembelajaran yang fleksibel sesuai dengan kondisi sekolah dan kemampuan siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan literasi siswa melalui pembelajaran adaptif yang dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mitra kegiatan adalah siswa SDN Dirung Penyang 1. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pengamatan kondisi pembelajaran, identifikasi kebutuhan literasi siswa, perencanaan kegiatan yang disesuaikan dengan kemampuan siswa, pendampingan literasi, serta pengamatan terhadap respons dan keterlibatan siswa selama kegiatan. Penguatan literasi dilaksanakan melalui membaca cerita bergambar, membaca nyaring, pengenalan kosakata, tanya jawab berdasarkan bacaan, menceritakan kembali isi cerita, menulis kalimat sederhana, permainan edukatif, dan pendampingan individual. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang adaptif dapat memanfaatkan waktu belajar yang tersedia sekaligus mengakomodasi perbedaan kemampuan literasi siswa. Siswa menunjukkan respons positif melalui keterlibatan dalam membaca, menjawab pertanyaan, berdiskusi, mengikuti permainan edukatif, dan menceritakan kembali isi bacaan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan literasi yang fleksibel dan sesuai dengan kondisi mitra dapat menjadi alternatif untuk mendukung keberlangsungan pembelajaran dan penguatan literasi siswa pada lingkungan sekolah dengan keterbatasan akses.