Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perkembangan Religiusitas Anak Generasi Alpha Dalam Konteks Pendidikan Di Era Digital Inayah Noor Wahidah; Muhammad Rizqi Bahrain; Alya Nurussyifa; Anggi Suwito; Surawan
Indonesian Journal of Islamic Education Studies (INJURIES) Vol. 4 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Islamic Education Studies (INJURIES)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/tbhwj433

Abstract

Generation Alpha is a group born since 2010 and growing up in an environment closely linked to the development of digital technology. This situation has a significant influence on the formation of children's religiosity, both in terms of religious knowledge (cognitive), attitudes and experiences (affective), and religious practices in daily life. This study aims to examine the development of religiosity in Generation Alpha children in the context of education in the digital age and to identify the various challenges and opportunities arising from the use of technology in religious learning. This study uses a qualitative approach through library research, utilizing various sources such as scientific journals, books, and relevant previous research. The study's findings indicate that the digital era offers ample opportunities to enhance children's religiosity through the use of technology-based learning media, digital da'wah content, and easy access to religious information. However, the presence of inappropriate content, interference from social media, and a lack of guidance from parents and teachers have the potential to hinder the internalization of religious values. Therefore, harmonious collaboration between families, educational institutions, and the community is needed to develop religiously oriented digital literacy and adaptive learning strategies to ensure that the religious development of Generation Alpha children remains aligned with Islamic values.
PENGUATAN LITERASI SISWA MELALUI PEMBELAJARAN ADAPTIF PADA KONDISI PEMBELAJARAN SPORADIS DI SDN DIRUNG PENYANG 1 Rian Hidayat; Mario Pindarto; Sarman Sarman; Siti Zahra Meiliyanti; Norhadijah Norhadijah; Raudatul Hasanah; Revalina Octaviana; Al-Sha Fauziah; Alya Nurussyifa; Arbaidah Arbaidah; Ajahari Ajahari
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i3.7394

Abstract

Keterbatasan akses geografis, kondisi jalan yang sulit dilalui, jaringan internet yang terbatas, serta ketidakstabilan kehadiran guru menjadi tantangan dalam keberlangsungan pembelajaran di SDN Dirung Penyang 1. Kondisi tersebut berdampak pada keteraturan proses belajar dan menghadirkan kebutuhan akan pendampingan pembelajaran yang fleksibel sesuai dengan kondisi sekolah dan kemampuan siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan literasi siswa melalui pembelajaran adaptif yang dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mitra kegiatan adalah siswa SDN Dirung Penyang 1. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pengamatan kondisi pembelajaran, identifikasi kebutuhan literasi siswa, perencanaan kegiatan yang disesuaikan dengan kemampuan siswa, pendampingan literasi, serta pengamatan terhadap respons dan keterlibatan siswa selama kegiatan. Penguatan literasi dilaksanakan melalui membaca cerita bergambar, membaca nyaring, pengenalan kosakata, tanya jawab berdasarkan bacaan, menceritakan kembali isi cerita, menulis kalimat sederhana, permainan edukatif, dan pendampingan individual. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang adaptif dapat memanfaatkan waktu belajar yang tersedia sekaligus mengakomodasi perbedaan kemampuan literasi siswa. Siswa menunjukkan respons positif melalui keterlibatan dalam membaca, menjawab pertanyaan, berdiskusi, mengikuti permainan edukatif, dan menceritakan kembali isi bacaan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan literasi yang fleksibel dan sesuai dengan kondisi mitra dapat menjadi alternatif untuk mendukung keberlangsungan pembelajaran dan penguatan literasi siswa pada lingkungan sekolah dengan keterbatasan akses.