Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rethinking Kesiapan Nikah Perempuan dalam Perspektif Al-Qur’an Esse Esse; Nur Arfiyah Febriani; Ahmad Zain Sarnoto
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 6 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i6.2739

Abstract

Fenomena penundaan pernikahan perempuan semakin meningkat di tengah perubahan sosial, pendidikan, dan tuntutan ekonomi masyarakat modern. Namun, pilihan untuk menunda pernikahan masih sering dipandang negatif karena perempuan dianggap memiliki batas usia ideal untuk menikah dan menjalankan peran domestik. Padahal pilihan tersebut tidak terlepas dari alasan kesiapan perempuan untuk menikah. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk meninjau ulang konsep kesiapan nikah perempuan dalam perspektif Al-Qur’an dengan menempatkan kesiapan sebagai aspek utama dalam pernikahan, bukan semata-mata usia biologis atau tekanan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik (maudh?‘?) terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan pernikahan, kesiapan, dan tanggung jawab keluarga. Data dianalisis melalui penelusuran pandangan mufasir klasik dan kontemporer untuk melihat relevansi konsep kesiapan dalam konteks fenomena sosial perempuan masa kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an menempatkan kesiapan kognitif, moral, fisik, psikologis, sosial,  ekonomi, spritual, dan environmental sebagai dasar penting dalam membangun rumah tangga. Penundaan pernikahan karena alasan ketidaksiapan tidak dipandang sebagai penyimpangan, melainkan bagian dari upaya mewujudkan tujuan pernikahan yang sak?nah, mawaddah, dan ra?mah. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa konsep kesiapan nikah dalam Al-Qur’an bersifat lebih substansial dan egaliter dibandingkan konstruksi sosial yang berkembang di masyarakat terhadap perempuan yang belum menikah.
PELATIHAN PENGUATAN KOMPETENSI KARAKTER ÛLÛ AL-ALÂB BERBASIS AL-QUR’AN MENUJU INDONESIA EMAS PADA TAHUN 2045 DI YAYASAN BALQIS Ahmad Husnul Hakim; Asep Muksin; Mohamad Zaenal Arifin; Faridatun Nisa; Ahmad Zain Sarnoto; Esse Esse
MADANI Abdimas : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): MADANI Abdimas | Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study tries to reveal that the character of ûlu al-Albâb which Allah has indicated in several of his words in the Qur'an describes a superior human being, insan kamil and plenary, a generation that has spiritual intelligence, social intelligence and social intelligence that can lead Indonesia to Indonesia gold in 2045. This conclusion is based on the study and the author's findings on several verses of the Qur'an that hint at superior human beings, and one of them is expressed by the word lu ûlu al-Albâb which can be found 16 times in repetition on 10 a letter which as a whole begins with the words lu or li. The method used in this research is a qualitative analysis method through library research with an interpretive descriptive approach