Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Perbaikan Tata Letak Industri Mikro Kecil dan Menengah Tenun Wan Atiqah Kota Dumai Menggunakan Metode Systematic Layout Planning dan Grafik Sabila Nur Rihas; Fitra Fitra; Lidya Sari; Evita Sari
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i2.1192

Abstract

IMKM Tenun Wan Atiqah merupakan salah satu industri kecil menengah yang bergerak di bidang kerajinan tekstil di Kota Dumai. Permasalahan awal yang dihadapi adalah jarak antar stasiun kerja yang terlalu jauh, alur perpindahan material yang tidak teratur, serta penempatan mesin yang kurang strategis sehingga menghambat kelancaran proses produksi. Oleh karena itu, dibutuhkan perbaikan tata letak yang lebih sistematis dan efisien agar proses produksi dapat berjalan lebih efektif dan mendukung peningkatan produktivitas. Berdasarkan dari permasalahan tersebut, Penulis melakukan penelitian perbaikan tata letak pada IMKM Tenun Wan Atiqah dengan pendekatan SLP dan metode grafik sebagai metode analisis untuk menghasilkan alternatif tata letak yang lebih efisien. Penggunaan metode ini digunakan untuk membandingkan alternatif tata letak yang dapat meminimalkan jarak perpindahan material. Dengan tata letak yang lebih eifisien, diharapkan mampu meminimalkan luas area yang terbuang sia-sia, alur produksi menjadi lebih tertata, dan kapasitas produksi lebih tinggi. Berdasarkan hasil evaluasi, alternatif layout yang terpilih adalah layout dengan jarak perpindahan terkecil yaitu layout dengan pendekatan SLP sebesar 407,5 meter. Sementara itu, layout dengan metode grafik menghasilkan jarak total sebesar 516,2 meter. Hasil ini menunjukkan bahwa metode SLP lebih efektif dalam meminimalkan perpindahan material dan menciptakan alur produksi yang lebih efisien.
Perbaikan Tata Letak IMKM Bengkel Las Jaya di Kota Dumai Menggunakan Metode Systematic Layout Planning (SLP) dan Grafik Gustina Rahmawanti; Fitra Fitra; Fitri Mellisa; Yuniati Putri
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i2.1215

Abstract

IMKM Bengkel Las Jaya merupakan usaha reparasi body mobil yang menghadapi permasalahan dalam tata letak fasilitasnya. Penempatan area kerja yang tidak terorganisir menyebabkan aliran proses menjadi tidak efisien, meningkatkan waktu tunggu, serta berisiko terhadap keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak fasilitas menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan metode grafik guna meningkatkan efisiensi proses kerja. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan metode berbasis grafik untuk menganalisis dan merancang ulang tata letak fasilitas. Tahapan yang dilakukan mencakup pengumpulan data lapangan, penyusunan operation process chart, from-to chart, activity relationship chart, dan pembuatan relationship diagram. Selanjutnya dilakukan perhitungan kebutuhan ruang dan perancangan alternatif layout berdasarkan kedekatan aktivitas serta evaluasi jarak perpindahan antar stasiun kerja menggunakan metode grafik. Layout terbaik dipilih berdasarkan efisiensi jarak dan alur produksi yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layout usulan mampu memperpendek jarak perpindahan antar stasiun kerja, memperbaiki alur kerja, serta memanfaatkan ruang secara lebih optimal. Dengan penerapan metode SLP dan grafik, layout usulan yang terpilih adalah layout dengan jarak perpindahan terkecil dengan hasil metode SLP yaitu sebesar 320,2 dan metode grafik 373,1. Hasil layout usulan IMKM Bengkel Las Jaya adalah layout usulan dengan pendekatan metode SLP yang memiliki jarak perpindahan terkecil yaitu sebesar 320,2. Berdasarkan perbandingan jarak perpindahan antar layout, didapat perpindahan menggunakan SLP memiliki total penghematan jarak sebesar 59% lebih rendah daripada menggunakan metode Grafik dengan total penghematan jarak sebesar 69,1%.
Perbaikan Tata Letak Industri Mikro Kecil Menengah Bengkel Las Karya Muda Sentosa Menggunakan Metode Systematic Layout Planinng dan Grafik Chrismando Siburian; Fitra Fitra; Agus Gunawan; Boy Agung Nugraha
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i2.1178

Abstract

IMKM Bengkel Las Karya Muda Sentosa bergerak di bidang jasa pengelasan besi dan baja ringan, dan produk yang dibuat adalah terali dan kanopi dengan berbagai ukuran sesuai dengan permintaan dari konsumen. Proses pembuatan produk yang dihasilkan tidak terlepas dari tata letak fasilitas di IMKM Bengkel Las Karya Muda Sentosa. Permasalahan yang ada adalah mengenai tata letak yang tidak tertata dengan baik dan kurang optimal sehingga menyebabkan permasalahan aliran kerja yang tidak lancar, waktu proses yang lama, penumpukan material dan peningkatan biaya produksi. Penelitian ini bertujuan memberikan usulan tata letak fasilitas agar meningkatkan efesiensi dan produktivitas kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah SLP dan metode grafik, kedua metode ini digunakan untuk membandingkan dan menata ulang posisi area kerja berdasarkan kedekatan stasiun kerja serta meminimalkan jarak perpindahan material. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa layout dengan pendekatan metode SLP menghasilkan total jarak perpindahan terkecil yaitu sebesar 45,4 lebih baik dibandingkan dengan metode Grafik yang menghasilkan jarak 79,5. Luas kebutuhan area produksi untuk layout usulan adalah sebesar 159,5 . Dengan layout usulan berbasis metode SLP, diharapkan aliran kerja menjadi lebih efisien dan produktivitas meningkat secara signifikan.
Rancangan Ulang Tata Letak Industri Mikro Kecil Menengah CV Tedy Jaya Utama Fahrul Alfiyad; Fitra Fitra; Jerry Situmorang; Rizki Aditya
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v4i2.1179

Abstract

  IMKM CV Tedy Jaya Utama merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengadaan dan pengelasan mekanikal, di mana proses produksi dan penyimpanan bahan dilakukan dalam satu area. Permasalahan yang terjadi adalah tidak tertatanya aliran kerja dan posisi peralatan secara optimal, sehingga menyebabkan aliran proses produksi menjadi tidak efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak fasilitas dengan menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP). Metode SLP dipilih karena mampu mengidentifikasi hubungan kedekatan antar aktivitas dan menyusun tata letak berdasarkan urutan proses kerja secara sistematis. Dalam penelitian ini juga dilakukan perbandingan antara dua alternatif layout, yaitu layout dengan metode SLP dan metode Grafik.Hasil analisis menunjukkan bahwa layout dengan pendekatan metode SLP lebih optimal dengan total jarak perpindahan sebesar 89,9 meter, dibandingkan metode Grafik sebesar 110 meter. Luas area produksi yang dibutuhkan dari hasil perancangan adalah sebesar 350,52 m². Dengan hasil ini, tata letak yang diusulkan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi ruang produksi dan meminimalkan pemborosan waktu, tenaga, serta biaya operasional di IMKM CV Tedy Jaya Utama.
PERBAIKAN ULANG TATA LETAK IKM DIANEKA FURNITURE DI KOTA DUMAI Fitra; Imam Faizal; Mhd.Rizky Ramadhan; Wahyu Ari Setiawan
Jurnal Mitra Teknik Industri Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Mitra Teknik Industri
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmti.v4i3.36314

Abstract

Dianeka Furniture, a small-scale industry located in South Dumai, is experiencing inefficiencies in its production facility layout, characterized by irregular workflow, long material handling distances, and poor workspace utilization. These issues have led to decreased production efficiency and increased waste of time and labor. This research aims to redesign the facility layout in a more systematic and efficient manner to support smoother production processes and improve productivity. The methods applied in this study are Systematic Layout Planning (SLP) and the Graph-based method, focusing on the analysis of activity relationships and material movement distances. Data were collected through direct observation, interviews, and documentation of production activities. The results show that the proposed layout using the SLP method reduced the total material handling distance from 121 units to 97.8 units. Meanwhile, the layout generated using the Graph-based method achieved even better results, reducing the total distance to 96.2 units, which represents a 13.7% reduction compared to the initial layout. In addition to minimizing material movement, the proposed layouts also improved workflow and space utilization. Therefore, the Graph-based method proved to be more effective in optimizing the facility layout at Dianeka Furniture and can serve as a strategic solution to enhance operational efficiency and overall productivity.
Peningkatan Daya Saing Produk Melalui Pelatihan Pengemasan Sabun Cuci Piring Pada Kelompok PKK RT 06 Kelurahan Jaya Mukti Kota Dumai Fitra Fitra; Trisna Mesra; Nuryasin Abdillah; Melliana Melliana; Azmi Azmi; Hanifatul Rahmi
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 10 No. 1 (2026): JURNAL DIKLAT REVIEW
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v10i1.2921

Abstract

This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of members of PKK RT 06, Jaya Mukti Village, Dumai City, in product packaging and labeling as an effort to enhance the competitiveness of dishwashing liquid products. The activity involved 40 participants and was conducted using a participatory approach through counseling, demonstrations, hands-on practice, and mentoring. Training materials covered the functions and benefits of packaging, packaging design, product labeling, branding, and packaging techniques suitable for dishwashing liquid products. The results showed that participants experienced an increase in understanding regarding the role of packaging as a marketing tool and a value-added component of products. Participants were able to select appropriate packaging, design simple product labels, and apply packaging techniques to improve product appearance and identity. The packaging and labeling practices produced dishwashing liquid products with a more attractive, informative, and marketable appearance compared to their previous condition. The activity also increased participants’ awareness of the importance of branding and product differentiation in supporting household-based business development. Overall, the training successfully enhanced participants’ capacity in packaging and labeling, contributing to improved product competitiveness and supporting community economic empowerment.