Tsaniya Silmi
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tumbuhan Kosmetik Etnobotani Serang (COSPLANTS): Inventarisasi di Masyarakat Komplek Permata, Serang, Banten Hana Najwa Paramitha; Alya Nisrina Hapsa; Widia Veronica Girsang; Tsaniya Silmi; Desi Eka Nur Fitriana; Evi Amelia
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6323

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan yang masih digunakan dalam etnobotani kosmetika. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni di Komplek Permata, Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten. Metode yang digunakan yaitu deskripsi kualitatif. Penelitian ini memiliki beberapa tahapan yang dilakukan, yaitu observasi dan wawancara. Pengambilan sampel dalam penelitian dilakukan dengan random sampling. Data primer diperoleh dari hasil wawancara seperti jenis tumbuhan yang dimanfaatkan, bagian yang dimanfaatkan, manfaat yang dirasakan dan cara pengolahan akan disajikan dalam bentuk tabel, deskripsi, serta foto dari jenis tumbuhan yang masih digunakan. Sedangkan data sekunder kami peroleh dari kajian literatur atau penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil penelitian ini didapat bahwa ada 13 jenis tumbuhan yang masih digunakan yaitu Lidah buaya (Aloe vera), Pisang (Musa paradisiaca), Kelapa (Cocos nucifera), Kemiri (Aleurites moluccanus), Timun (Cucumis sativus), Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi), Jambu biji (Psidium guajava), Sirih cina (Peperomia pellucida), Sirih (Piper betle), Tomat (Solanum lycopersium), Padi (Oryza sativa), Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan Jeruk lemon (Citrus limon). Setiap tumbuhan memiliki bagian yang digunakan serta cara pengolahan yang berbeda sesuai dengan manfaat yang dirasakan oleh warga.
Efektivitas Penerapan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Cambridge di SMA Bosowa Al-Azhar Cilegon Ijah Nurjannah; Tsaniya Silmi; Sri Awalia Meylani; Riris Nurul Hafifah; Kantina Febriyanti; Usman Usman
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(3).428-439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mendalam tentang implementasi kurikulum di SMA Bosowa Al Azhar Cilegon, yang menerapkan dua kurikulum secara bersamaan: Kurikulum Nasional (Merdeka) dan Kurikulum Internasional (Cambridge). Integrasi kedua kurikulum ini dikaji untuk mengetahui bagaimana sekolah mampu menyelaraskan standar nasional dan internasional dalam mencapai tujuan pendidikan dan mengembangkan potensi siswa secara holistik, meliputi aspek akademik, karakter, keterampilan, dan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi untuk memperoleh data yang komprehensif dan akurat. Wawancara dilakukan dengan guru biologi dan pengembang kurikulum sekolah, sedangkan observasi difokuskan pada kegiatan pembelajaran di kelas dan implementasi program sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah berhasil menerapkan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa melalui berbagai strategi inovatif dan lebih kolaboratif yang melibatkan peserta didik secara aktif. Program unggulan seperti Homestay, Islamic Studies, Morning Activity, dan kolaborasi dengan universitas merupakan bentuk nyata dukungan sekolah terhadap pengembangan kompetensi siswa secara menyeluruh. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan keselarasan dengan kebutuhan dan tujuan pendidikan. Selain itu, penggunaan media teknologi diintegrasikan ke dalam proses belajar mengajar untuk meningkatkan efektivitas, kreativitas, dan pemahaman siswa, terutama dalam mata pelajaran seperti Biologi. Secara keseluruhan, integrasi kurikulum nasional dan internasional di sekolah ini menciptakan lingkungan belajar yang adaptif, relevan, inklusif, dan responsif terhadap tantangan pendidikan abad ke-21.