Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

BUKLET PEMANFAATAN MELINJO UNTUK MENUNJANG PEMBELAJARAN BERBASIS POTENSI LOKAL Indria Wahyuni; Evi Amelia; Madda Mawaddah; Pipit Marianingsih
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 16, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v16i1.10788

Abstract

Pengembangan pembelajaran berbasis potensi lokal diperlukan untuk penerapan prinsip diversifikasi pembelajaran sesuai dengan potensi daerah. Potensi lokal yang dimaksud berupa sumber daya alam, manusia, maupun ekonomi. Kelimpahan dan pemanfaatan melinjo (Gnetum gnemon) di Banten merupakan sumber daya flora yang dapat dimanfaatkan sebagai konten pembelajaran berbasis potensi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa buklet pemanfaatan melinjo di Banten untuk menunjang pembelajaran berbasis potensi lokal. Research and development (R&D) digunakan sebagai metode dalam peneliitian ini, dengan tahapan analisis potensi dan masalah; pengumpulan data; desain produk; validasi ahli; dan revisi produk. Berdasarkan hasil penilaian uji ahli, diperoleh nilai sebesar 87,1% untuk aspek materi dan 92,5% untuk aspek media. Hasil tersebut menunjukkan produk yang dikembangkan yaitu buklet pemanfaatan melinjo di Banten sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran berbasis potensi lokal.
Tumbuhan Kosmetik Etnobotani Serang (COSPLANTS): Inventarisasi di Masyarakat Komplek Permata, Serang, Banten Hana Najwa Paramitha; Alya Nisrina Hapsa; Widia Veronica Girsang; Tsaniya Silmi; Desi Eka Nur Fitriana; Evi Amelia
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6323

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan yang masih digunakan dalam etnobotani kosmetika. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni di Komplek Permata, Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten. Metode yang digunakan yaitu deskripsi kualitatif. Penelitian ini memiliki beberapa tahapan yang dilakukan, yaitu observasi dan wawancara. Pengambilan sampel dalam penelitian dilakukan dengan random sampling. Data primer diperoleh dari hasil wawancara seperti jenis tumbuhan yang dimanfaatkan, bagian yang dimanfaatkan, manfaat yang dirasakan dan cara pengolahan akan disajikan dalam bentuk tabel, deskripsi, serta foto dari jenis tumbuhan yang masih digunakan. Sedangkan data sekunder kami peroleh dari kajian literatur atau penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil penelitian ini didapat bahwa ada 13 jenis tumbuhan yang masih digunakan yaitu Lidah buaya (Aloe vera), Pisang (Musa paradisiaca), Kelapa (Cocos nucifera), Kemiri (Aleurites moluccanus), Timun (Cucumis sativus), Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi), Jambu biji (Psidium guajava), Sirih cina (Peperomia pellucida), Sirih (Piper betle), Tomat (Solanum lycopersium), Padi (Oryza sativa), Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan Jeruk lemon (Citrus limon). Setiap tumbuhan memiliki bagian yang digunakan serta cara pengolahan yang berbeda sesuai dengan manfaat yang dirasakan oleh warga.
Profiling STEM Literacy Among Kindergarten and Elementary School Teachers in Banten Province, Indonesia: A Descriptive Case Study Desi Eka Nur Fitriana; Indah Juwita Sari; Ika Rifqiawati; Mila Ermila Hendriyani; Evi Amelia
International Journal of STEM Education for Sustainability Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI) 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/ijses.v6i1.760

Abstract

For kindergarten and elementary school teachers to be ready to face the challenges of the 21st century, they must have STEM literacy. This study describes the definition of STEM literacy for kindergarten and elementary school teachers. This research employed a descriptive qualitative approach. By using a random sampling technique, the subjects of this research were kindergarten and elementary school teachers in Serang City, Banten, Indonesia. In this research, a STEM literacy questionnaire was employed, which consisted of three aspects: knowledge, attitudes, and skills. To gather data, a Google Form was distributed to kindergarten and elementary school teachers in Serang City. Then, the data was gathered and analyzed. The results indicate that most teachers have a good conceptual understanding of STEM as an integrative approach, but this understanding remains at a descriptive level and has not been fully implemented in learning practices. Systematic training is needed to strengthen the pedagogical implementation of STEM in a contextual and developmentally appropriate manner.