Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia dan Tingkat Pengangguran Terbuka Terhadap Tingkat Kemiskinan di Sumatera Utara Tahun 2005-2024: Penelitian Adel Syesaria Agustin Daole; Rachel Adeline Siagian; Tasya Oren Sagala; Yesi Veronika Simarmata; Nela Permata Sari Lubis; Muhammad Alhasymi Matondang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Persentase Penduduk Miskin (PPM) di Provinsi Sumatera Utara periode 2005–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berbentuk time series yang diperoleh dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara. Variabel yang digunakan meliputi Persentase Penduduk Miskin (PPM) sebagai variabel dependen, serta Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai variabel independen. Data dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS), yang didahului oleh uji asumsi klasik berupa uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi untuk memastikan kelayakan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Persentase Penduduk Miskin (PPM), yang mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat mampu menurunkan tingkat kemiskinan. Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Persentase Penduduk Miskin (PPM), yang menunjukkan bahwa peningkatan jumlah pengangguran cenderung meningkatkan tingkat kemiskinan. Secara simultan, IPM dan TPT berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Sumatera Utara dengan kontribusi sebesar 89,10%.
Pengaruh Jumlah Penduduk dan Indeks Kemahalan Konstruksi terhadap Gini Ratio Kota Medan Tahun 2010–2024: Penelitian Rouli Pranatalia; Afriyani Elizabeth; Rachel Adeline Siagian; William Barker Hutabarat; M Yudi Fajri; Muhammad Yusuf
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk, Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK), dan Upah Minimum Provinsi (UMP) terhadap tingkat ketimpangan pendapatan yang diukur dengan Gini Ratio di Kota Medan selama periode 2010–2024. Ketimpangan pendapatan merupakan salah satu permasalahan pembangunan yang dapat memengaruhi kesejahteraan masyarakat dan stabilitas ekonomi daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik dan instansi terkait. Analisis dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap Gini Ratio sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk, IKK, dan UMP memiliki hubungan dengan tingkat ketimpangan pendapatan di Kota Medan, baik secara parsial maupun simultan. Peningkatan jumlah penduduk dapat memengaruhi distribusi pendapatan melalui perubahan struktur ekonomi dan pasar tenaga kerja. IKK yang mencerminkan tingkat kemahalan pembangunan di suatu daerah juga berpotensi memengaruhi biaya hidup dan aktivitas ekonomi masyarakat. Sementara itu, UMP berperan dalam meningkatkan pendapatan pekerja sehingga dapat berdampak pada perubahan tingkat ketimpangan. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor demografi dan ekonomi memiliki kontribusi terhadap perubahan Gini Ratio di Kota Medan selama periode penelitian. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang mendukung pemerataan pendapatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dilema Alokasi Anggaran Pelayanan Publik: Kajian Literatur tentang Trade-off dan Efektivitas Pemerintah : Penelitian Rachel Adeline Siagian; Ainun Saskia; Pany Iglesia M. Simamora; Adel Syesaria Agustin Daole; Masyura Nasution
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dilema alokasi anggaran pelayanan publik melalui studi literatur terhadap berbagai penelitian dan laporan resmi. Pemerintah sering menghadapi keterbatasan fiskal, tuntutan kebutuhan masyarakat yang beragam, serta tekanan regulasi yang membatasi fleksibilitas anggaran. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola, dinamika trade-off, serta faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas alokasi anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilema anggaran muncul akibat ketidakseimbangan antara kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang, antara efisiensi dan kualitas layanan, serta antara proses teknokratis dan dinamika politik. Selain itu, efektivitas anggaran sangat dipengaruhi oleh tata kelola pemerintahan, transparansi, partisipasi publik, penggunaan data dalam perencanaan, serta kemampuan birokrasi dalam mengimplementasikan program secara tepat sasaran. Studi ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola, pemanfaatan teknologi informasi, dan penerapan penganggaran berbasis kinerja diperlukan agar alokasi anggaran mampu mendukung penyediaan layanan publik yang lebih efektif, responsif, dan berkelanjutan.
Pengaruh Inflasi dan Tingkat Pengangguran terhadap Kredit Perbankan di Sumatera Utara Khairunnisa Br Marpaung; Rachel Adeline Siagian; Diana Winata Lumban Gaol; Afriyani Sitorus
Jurnal UMKM, Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 1: Agustus 2026
Publisher : Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kredit perbankan merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung aktivitas ekonomi melalui fungsi intermediasi lembaga keuangan. Penyaluran kredit oleh sektor perbankan dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi, di antaranya inflasi dan tingkat pengangguran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi dan tingkat pengangguran terhadap kredit perbankan di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk time series periode 2010–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan pengujian asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi dan tingkat pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap kredit perbankan di Sumatera Utara. Namun secara simultan kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kredit perbankan. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi makroekonomi secara bersama-sama mempengaruhi perkembangan penyaluran kredit oleh sektor perbankan.  
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja terhadap Indeks Pembangunan Manusia melalui Belanja Modal sebagai Variabel Intervening pada Kabupaten di Provinsi Sumatera Utara Rachel Adeline Siagian; Flowrensari Ginting; Joko Suharianto
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 2 No. 4 (2026): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/nyj0tk43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan Belanja Modal sebagai variabel intervening pada kabupaten di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan data panel yang mencakup 25 kabupaten selama periode 2021–2025, sehingga diperoleh 125 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis jalur (Path Analysis) dengan pendekatan Random Effect Model (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD berpengaruh signifikan terhadap Belanja Modal, sedangkan TPAK tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. PAD juga berpengaruh signifikan terhadap IPM, sementara TPAK tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM. Belanja Modal berpengaruh signifikan terhadap IPM. Secara simultan, variabel PAD dan TPAK berpengaruh terhadap Belanja Modal, serta PAD, TPAK, dan Belanja Modal secara bersama-sama berpengaruh terhadap IPM. Selain itu, Belanja Modal terbukti memediasi pengaruh PAD terhadap IPM, tetapi tidak memediasi pengaruh TPAK terhadap IPM.