Chairiyani Ulfa
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Interferensi Bahasa Daerah terhadap Ketepatan Berbahasa Indonesia dalam Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa M Reza Palevi; Chairiyani Ulfa; Sandra Anggreini Sembiring; Charles Butar-Butar Butar-Butar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interferensi bahasa daerah terhadap ketepatan penggunaan bahasa Indonesia dalam karya tulis ilmiah mahasiswa. Interferensi bahasa terjadi ketika unsur-unsur bahasa pertama atau bahasa daerah memengaruhi penggunaan bahasa kedua, dalam hal ini bahasa Indonesia. Fenomena ini sering ditemukan pada mahasiswa yang menggunakan bahasa daerah secara dominan dalam komunikasi sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis dokumen terhadap karya tulis ilmiah mahasiswa. Data penelitian berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat yang menunjukkan adanya penyimpangan dari kaidah bahasa Indonesia baku akibat pengaruh bahasa daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interferensi terjadi pada aspek morfologi, sintaksis, dan semantik. Bentuk interferensi yang ditemukan meliputi penggunaan struktur kalimat yang tidak efektif, pemilihan diksi yang kurang tepat, serta penerjemahan langsung dari bahasa daerah ke bahasa Indonesia. Faktor penyebab interferensi antara lain kebiasaan berbahasa daerah, kurangnya pemahaman terhadap kaidah bahasa Indonesia, dan minimnya proses penyuntingan. Interferensi tersebut berdampak pada menurunnya kualitas dan kejelasan karya tulis ilmiah mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan intensif dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di lingkungan perguruan tinggi.
Makna Simbolik dalam Tradisi Tepung Tawar pada Masyarakat Melayu: Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce Azan Indah Syahfiah; Chairiyani Ulfa; Sandra Anggraini Sembiring; Mayang Lestari; Mhd. Isman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38308

Abstract

Tradisi tepung tawar pada masyarakat Melayu merupakan ritual budaya yang kaya akan makna simbolik yang mencerminkan nilai sosial dan spiritual. Namun, makna simbol-simbol dalam tradisi ini sering kali belum dipahami secara sistematis dalam kerangka analisis ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna simbolik dalam tradisi tepung tawar menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika. Data dikumpulkan melalui studi literatur dan dianalisis dengan mengklasifikasikan unsur-unsur ritual ke dalam kategori tanda Peirce, yaitu ikon, indeks, dan simbol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur seperti air tepung, beras, dan daun berfungsi sebagai tanda yang memiliki makna tertentu, yaitu kesucian, kemakmuran, keselamatan, dan keberkahan. Makna tersebut terbentuk melalui konvensi budaya dan interpretasi masyarakat Melayu. Kesimpulannya, tradisi tepung tawar tidak hanya sebagai praktik seremonial, tetapi juga sebagai media komunikasi simbolik yang menyampaikan nilai moral, sosial, dan spiritual secara turun-temurun.
Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa dalam Menyampaikan Pendapat pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IX SMP Swasta YWKA Medan Chairiyani Ulfa; Sandra Anggreini Sembiring; Azan Indah Syahfiah; Mayang Lestari; Mhd. Isman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39925

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kepercayaan diri siswa kelas IX SMP Swasta YWKA Medan dalam menyampaikan pendapat pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kepercayaan diri siswa melalui penerapan model cooperative learning tipe Jigsaw. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX yang berjumlah 36 orang. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi, angket kepercayaan diri, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kepercayaan diri siswa dari siklus I ke siklus II secara signifikan, yang dibuktikan dengan meningkatnya partisipasi aktif siswa dalam menyampaikan pendapat di kelas. Penerapan model Jigsaw terbukti efektif dalam menciptakan iklim belajar yang kolaboratif dan mendorong setiap siswa untuk berani berpendapat.