Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Guru sebagai Perancang dan Pelaksana Kurikulum Zulbina Zulbina; Nur Aisyah; Dadang Sumarna
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/intelektual.v2i2.685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran guru sebagai perancang sekaligus pelaksana kurikulum dalam konteks pendidikan modern melalui pendekatan studi literatur. Guru tidak lagi diposisikan hanya sebagai pelaksana kebijakan kurikulum, tetapi juga sebagai aktor utama yang memiliki otonomi dalam mengadaptasi, mengembangkan, dan mengimplementasikan kurikulum sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan konteks lokal. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa jurnal nasional dan internasional, buku akademik, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran guru dalam pengembangan kurikulum mencakup lima aspek utama, yaitu sebagai desainer pembelajaran, pengembang materi ajar, pelaksana pembelajaran kontekstual, evaluator kurikulum, dan inovator pendidikan. Selain itu, fleksibilitas kurikulum seperti dalam Kurikulum Merdeka memberikan ruang yang lebih luas bagi guru untuk berkreasi dalam pembelajaran. Namun demikian, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan kompetensi pedagogik, minimnya pelatihan profesional, serta tekanan administratif yang menghambat optimalisasi peran tersebut. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas guru melalui pelatihan berkelanjutan, dukungan kebijakan yang berpihak pada guru, serta kolaborasi antar pemangku kepentingan pendidikan. Studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam pengembangan kebijakan pendidikan yang menempatkan guru sebagai subjek utama dalam pengembangan kurikulum yang adaptif dan relevan.
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Outcome Based Education (OBE) di Perguruan Tinggi Andi Fitriani Djollong; Zulbina Zulbina; Mardiati M; Karmila Karmila; Rosiana Syahbaniar; Rudi Hartono; Muh Iqbal Muhidin
Jurnal Pendidikan, Kepelatihan, Olahraga, dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/sportika.v2i1.740

Abstract

The development of the Islamic Religious Education (PAI) curriculum in higher education continues to evolve in response to globalization, technological advancement, and the demand for 21st-century competencies. One widely adopted approach in curriculum development is Outcome-Based Education (OBE), which emphasizes graduate learning outcomes as the primary orientation of education. This study aims to examine the development of an OBE-based PAI curriculum in higher education through a systematic literature review approach. The research method employed a literature study by collecting relevant scientific sources, including journals, books, articles, and educational policy documents related to the implementation of OBE in higher education. A total of 21 literature sources were analyzed to ensure the transparency, validity, and rigor of the review process. Data were analyzed using descriptive qualitative techniques through data reduction, classification, and interpretation stages. The findings indicate that the implementation of OBE in the PAI curriculum contributes to improving learning quality by emphasizing students’ spiritual, academic, social, and professional competencies. Furthermore, OBE promotes student-centered learning and strengthens outcome-based assessment practices. However, the implementation of the OBE-based PAI curriculum still encounters several challenges, such as limited lecturer understanding, insufficient training, and difficulties in developing authentic assessment instruments. Therefore, institutional policy strengthening, lecturer capacity building, and the development of a systematic evaluation framework are required to ensure the effective and sustainable implementation of OBE in Islamic Religious Education (PAI) curriculum in higher education institutions. This study is expected to provide theoretical contributions and practical implications for curriculum development in Islamic higher education institutions practice.