Nicki Yutapratama
Universitas Negeri Gorontalo

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Layanan Bimbingan dan Konseling Pribadi Berdasarkan Profil Perilaku Agresif Siswa SMP Meiske Puluhulawa; Irpan A. Kasan; Nanda Mirzawati; Nicki Yutapratama; Yulinda Y. Gani
JAMBURA Guidance and Counseling Journal Vol 7 No 1 (2026): Volume 7 Nomor 1: Mei 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jgcj.v7i1.4780

Abstract

Perilaku agresif pada siswa sekolah menengah pertama merupakan fenomena yang berhubungan dengan perkembangan emosional dan kognitif remaja awal serta berpotensi mengganggu proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan layanan bimbingan dan konseling pribadi berdasarkan profil perilaku agresif siswa SMP Negeri 2 Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 40 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa angket perilaku agresif yang disusun berdasarkan dimensi agresi fisik, agresi verbal, kemarahan, dan permusuhan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan teknik persentase dan kategorisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori agresivitas sedang (43%), dengan dominasi pada aspek kemarahan dan permusuhan. Temuan utama menunjukkan bahwa agresivitas siswa lebih banyak dipengaruhi oleh faktor emosional dan kognitif dibandingkan perilaku langsung. Kebutuhan utama siswa meliputi regulasi emosi, penyelesaian konflik, pengendalian diri, komunikasi interpersonal, dan perubahan pola pikir. Penelitian ini menegaskan pentingnya penyediaan layanan bimbingan dan konseling pribadi yang berbasis kebutuhan siswa secara komprehensif.
Demonstrasi dan Drill bagi Peserta Didik dengan Hambatan Intelektual Yulinda Y. Gani; Meiske Puluhulawa; Nicki Yutapratama; Susanti Iman
JAMBURA Guidance and Counseling Journal Vol 7 No 1 (2026): Volume 7 Nomor 1: Mei 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jgcj.v7i1.4866

Abstract

Peserta didik dengan hambatan intelektual memerlukan pembelajaran yang konkret, bertahap, dan berulang agar materi dapat diakses sesuai kemampuan adaptifnya. Studi ini bertujuan mendeskripsikan penerapan metode demonstrasi dan drill, respons peserta didik, serta faktor pendukung dan penghambat pembelajaran pada jenjang SDLB, SMPLB, dan SMALB di salah satu SLB Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data bersumber dari observasi pembelajaran, wawancara guru atau pendamping, dan dokumentasi terhadap tujuh peserta didik serta pendidik yang terlibat. Data dianalisis melalui kondensasi, penyajian, dan penarikan simpulan, disertai triangulasi sumber dan teknik. Hasil menunjukkan bahwa demonstrasi dilaksanakan melalui pemodelan langsung, gambar profesi, alat hitung konkret, praktik membaca Iqro, dan penggunaan komputer. Drill diterapkan melalui pengulangan instruksi singkat, latihan berhitung, membaca, mengingat konsep, dan mengetik secara bertahap. Peserta didik memperlihatkan respons berupa perhatian yang lebih terarah, keberanian menjawab, penyelesaian tugas, dan kebanggaan terhadap hasil kerja. Pelaksanaan pembelajaran didukung media konkret, pendekatan individual, penguatan positif, dan penataan kelas yang aksesibel, tetapi dibatasi oleh rentang perhatian pendek, kejenuhan, variasi emosi, hambatan motorik, dan dukungan keluarga yang belum merata. Kombinasi demonstrasi dan drill mendukung pembelajaran adaptif apabila disertai diferensiasi tugas dan bantuan yang dikurangi secara bertahap. Kata Kunci: metode demonstrasi, drill, hambatan intelektual, pembelajaran adaptif, SLB Abstract Students with intellectual disabilities require concrete, gradual, and repeated instruction so that learning materials are accessible to their adaptive abilities. This study described the implementation of demonstration and drill methods, students’ responses, and supporting and inhibiting factors across primary, junior secondary, and senior secondary levels at a special school in Gorontalo Regency. A descriptive qualitative case-study design was employed. Data were obtained through classroom observations, interviews with teachers or assistants, and documentation involving seven students and the educators who supported them. Data were analyzed through condensation, display, and conclusion drawing, supported by source and technique triangulation. Demonstration was implemented through direct modeling, occupation pictures, concrete counting tools, Iqro reading practice, and computer use. Drill was applied through repeated short instructions and gradual practice in counting, reading, recalling concepts, and typing. Students showed more focused attention, willingness to answer, task completion, and pride in their work. Instruction was supported by concrete media, individualized assistance, positive reinforcement, and accessible classroom arrangements, while short attention spans, boredom, emotional variability, motor difficulties, and uneven family support remained barriers. The combination of demonstration and drill supports adaptive instruction when accompanied by differentiated tasks and gradually faded assistance. Keywords: demonstration method, drill, intellectual disability, adaptive learning, special school
Pengaruh Layanan Informasi Terhadap Pengambilan Keputusan Karier Siswa Yusnawati At Musa; Nurul Maulida Alwi; Nicki Yutapratama
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 5 No 2 (2026): Volume 5 Nomor 2 (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjgc.v5i2.2914

Abstract

Permasalahan yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah rendahnya pengambilan keputusan karir siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah Pengaruh Layanan Informasi Terhadap pengambilan keputusan karir Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Suwawa. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan eksperimen semu yang menggunakan “one group pre-test and post-test design”. Penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu variabel X (layanan informasi) dan variabel Y (pengambilan keputusan karir siswa). Perlakuan diberikan 8 kali terhadap siswa kelas XI yang berjumlah 28 orang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI D di SMA Negeri 1 Suwawa yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Purposive sampling adalah teknik pengambilan data dengan pertimbangan tertentu. Teknik pengumpulan data berupa teknik angket yang berfungsi sebagai pre-test dan post-test. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dan diuji hipotesis menggunakan Uji t. Dari hasil perhitungan diperoleh thitung = sebesar -47,34. Sedangkan dari daftar distribusi t pada taraf nyata 5% Diperoleh t (dk = n₁ - 2 = 28– 2 = 26 dengan nilai t tabel sebesar 1.71. artinya thitung > tdaftar. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi “Terdapat pengaruh layanan informasi terhadap pengambilan keputusan karir siswa di kelas XI SMA Negeri 1 Suwawa”, dapat diterima. Maka untuk meningkatkan pengambilan keputusan karir siswa, hendaknya digunakan layanan informasi sebagai solusi.
Deskripsi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kematangan Emosi pada Siswa Siti Fahriana Muti; Ryan Hidayat Rafiola; Nicki Yutapratama; Aisya Ummu Hamidah
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 5 No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 (Oktober 2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjgc.v5i1.2677

Abstract

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah “apakah terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi kematangan emosi di SMA Negeri 1 Kabila?” penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kematangan emosi pada siswa di SMA Negeri 1 Kabila. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X, XI, XII SMA Negeri 1 Kabila yang berjumlah 600 siswa sedangkan pengambilan sampel penelitian dengan teknik random sampling berjumlah 60 siswa. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kematangan emosi siswa di SMA Negeri 1 Kabila adalah: (1) faktor perubahan jasmani dengan hasil persentase 68,05% dinyatakan dalam kategori sedang, (2) Faktor perubahan interaksi dengan orang tua dengan hasil persentase 70,4% dinyatakan dalam kategori sedang, (3) Faktor perubahan interaksi dengan teman sebaya dengan hasil persentase 56,8% dinyatakan dalam kategori sedang, (4) Faktor perubahan pandangan luar dengan hasil persentase 56,8% dinyatakan dalam kategori sedang. Jadi dapat disimpulkan secara keseluruhan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kematangan emosi siswa memperoleh hasil persentase 62,10% dalam kategori sedang.
Pengembangan E-Modul: Pengenalan Fenomena Crowding Di Taman Kanak-Kanak dan Pencegahannya untuk Calon Pendidik Nur Asra Paputungan; Khusnul Khatimah; Fadhilah Ahmad Qaniah; Nicki Yutapratama; Darmawan Thalib
PEDAGOGIKA Vol 16 No 2 (2025): Vol 16 No 2 2025: Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v16i2.4408

Abstract

ABSTRAK Fenomena crowding atau kesesakan di Taman Kanak-Kanak (TK) merupakan isu penting yang berdampak negatif terhadap perkembangan kognitif, sosial, dan kesehatan anak usia dini (AUD). Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul pengenalan dan mitigasi fenomena crowding di TK untuk meningkatkan literasi calon pendidik PAUD. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). E-modul dikembangkan melalui platform Canva dengan integrasi multimedia interaktif. Validasi expert judgement dilakukan oleh 2 ahli bidang Pendidikan dan Psikologi, serta uji efektivitas melalui pretest-posttest pada partisipan yang merupakan 25 calon pendidik. Validasi expert judgement menunjukkan skor rata-rata 4,5 dari 5,0 dengan aspek kemenarikan desain memperoleh skor tertinggi (4,75). Hasil paired t-test menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan partisipan dari skor mean pretest 3,92 menjadi posttest 6,96 (p = 0,000 < 0,05). E-modul pengenalan dan pencegahan crowding di TK terbukti valid dan efektif meningkatkan pengetahuan calon pendidik PAUD tentang fenomena crowding serta strategi mitigasinya. Kata Kunci: e-modul, crowding, kesesakan, Taman Kanak-Kanak, calon pendidik ABSTRACT The phenomenon of crowding in kindergartens (TK) is a significant issue that negatively impacts the cognitive, social, and health development of early childhood (AUD). This study aims to develop an e-module for recognizing and mitigating crowding in kindergartens to improve the literacy of prospective PAUD educators. The study used the Research and Development (R&D) method with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model. The e-module was developed using the Canva platform with interactive multimedia integration. Expert judgment validation was conducted by two experts in the fields of Education and Psychology, and effectiveness testing was conducted through a pretest-posttest on participants from The 25 prospective PAUD teachers. Expert judgment validation showed an average score of 4.5 out of 5.0 with the design attractiveness aspect obtaining the highest score (4.75). The results of the paired t-test showed a significant increase in participants' knowledge from a mean pretest score of 3.92 to a posttest score of 6.96 (p = 0.000 < 0.05). The e-module on recognizing and preventing crowding in kindergarten has proven valid and effective in increasing the knowledge of prospective PAUD educators about the phenomenon of crowding and its mitigation strategies. Keywords: e-module, crowding, Kindergarten, prospective educators