Hardianto Rahman
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal dalam Meningkatkan Sikap Sosial Siswa Di SDN Centre Malino Andi Adelia Pradita S.; Hardianto Rahman; Hikmawati Usman
GENIUS: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2026): GENIUS: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : CV. Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/gjipp.v4i1.389

Abstract

Artikel ini mengkaji implementasi pembelajaran berbasis kearifan lokal serta kontribusinya terhadap perkembangan sikap sosial siswa di SDN Centre Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data utama guru kelas V dan kepala sekolah, serta data pendukung berupa dokumen pembelajaran dan hasil observasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran berbasis kearifan lokal dilakukan secara sistematis melalui integrasi nilai-nilai budaya lokal ke dalam tujuan pembelajaran, kegiatan inti, dan penilaian sikap. Pelaksanaan pembelajaran berlangsung melalui metode pembelajaran aktif, seperti diskusi kelompok, cerita budaya lokal, tanya jawab, dan praktik langsung. Integrasi nilai gotong royong, sopan santun, saling menghargai, kerja sama, kepedulian sosial, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan berkontribusi terhadap perkembangan positif kemampuan bekerja sama, empati, toleransi, komunikasi santun, dan tanggung jawab siswa. Implementasi pembelajaran didukung oleh kebijakan sekolah, dukungan kepala sekolah, program budaya sekolah, pembinaan guru, dan pemanfaatan fasilitas sekolah, namun masih terkendala keterbatasan waktu pembelajaran serta kurangnya bahan ajar berbasis kearifan lokal yang sistematis.
Implementasi Pelatihan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Sekolah bagi Guru Sekolah Dasar di SDN Centre Malino Hamzah Pagarra; Hardianto Rahman; Sayidiman; Muhammad Nur Abdullah; Ahmad Syawaluddin
LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): LESTARI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/lestari.v4i1.3335

Abstract

Pendidikan karakter berbasis budaya sekolah merupakan salah satu strategi penting dalam membentuk peserta didik yang berkarakter, disiplin, dan berintegritas. Namun, implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan kompetensi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam budaya sekolah secara sistematis dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang serta mengimplementasikan pendidikan karakter berbasis budaya sekolah di SDN Centre Malino Kabupaten Gowa. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan partisipatif, diskusi kelompok, studi kasus, simulasi, praktik penyusunan program budaya sekolah, serta pendampingan berbasis Learning Management System menggunakan Google Classroom. Kegiatan diikuti oleh 21 peserta yang terdiri atas kepala sekolah dan guru. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep pendidikan karakter dan budaya sekolah dengan tingkat penguasaan materi mencapai rata-rata 88%. Selain itu, peserta mampu menyusun rancangan program budaya sekolah yang kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan sekolah. Pemanfaatan Google Classroom juga membantu meningkatkan aksesibilitas materi, interaksi peserta, dan efektivitas evaluasi pelatihan. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat budaya sekolah sebagai basis pendidikan karakter sekaligus meningkatkan kompetensi profesional guru sekolah dasar.